<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>rkh blog</title>
	<atom:link href="http://rkhblog.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rkhblog.wordpress.com</link>
	<description>Perjuangan mencapai insan ideal yg ilmuwan, agamawan, hartawan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Nov 2007 14:23:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='rkhblog.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/762b7d74c4ca107fe6e8691badb389d9?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>rkh blog</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Trinitas tidak ada di Alkitab, tapi “Trinitas” ada di Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/11/14/trinitas-tidak-ada-di-alkitab-tapi-%e2%80%9ctrinitas%e2%80%9d-ada-di-al-quran/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/11/14/trinitas-tidak-ada-di-alkitab-tapi-%e2%80%9ctrinitas%e2%80%9d-ada-di-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2007 14:23:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Kristologi]]></category>
		<category><![CDATA[Perbandingan agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/11/14/trinitas-tidak-ada-di-alkitab-tapi-%e2%80%9ctrinitas%e2%80%9d-ada-di-al-quran/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	 	
Trinitas atau Tritunggal adalah salah satu doktrin utama dalam kekristenan yg juga merupakan salah satu “jurang” yg memisahkan antara agama Islam dg agama Kristen, yg mana bila kedua umat sepakat tentang permasalahan ini, mereka akan lebih mudah untuk bersatu. Agama Islam dan Kristen sama2x mengakui mempunyai Tuhan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=58&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Trinitas atau Tritunggal adalah salah satu doktrin utama dalam kekristenan yg juga merupakan salah satu “jurang” yg memisahkan antara agama Islam dg agama Kristen, yg mana bila kedua umat sepakat tentang permasalahan ini, mereka akan lebih mudah untuk bersatu. Agama Islam dan Kristen sama2x mengakui mempunyai Tuhan yang Maha Esa, Tuhan yg satu, akan tetapi dalam konsep yg berbeda. Dalam Islam konsep Tuhan yg satu benar2x dipercaya seperti apa adanya, persis seperti bunyinya, akan tetapi kepercayaan dalam (sebagian besar aliran) Kristen mengatakan bahwa Tuhan mereka adalah satu tetapi tiga, Tuhan yg satu tapi mempunyai tiga pribadi yg berbeda.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Umat Kristen mengaku punya Tuhan Bapa, Tuhan Putra, dan Tuhan Roh Kudus. Tapi mereka bukanlah tiga Tuhan melainkan satu Tuhan. Bagaimanakah sebenarnya konsep Tuhan yg tiga tapi satu itu? Bagaimanakah konsep Tuhan yg satu tapi berwujud tiga pribadi yg berbeda itu? Benarkah ajaran itu memang adalah ajaran dasar yg utama dalam Kristen? Kita akan lihat dalam berbagai sudut pandang. Sedangkan dalam beberapa tempat lain yang membahas hal yg sama seperti misalnya di “<a href="http://agamaku.wordpress.com/2006/05/22/tri-tunggal-mahakudus/">blog agamaku kesaksianku</a>”, menurut saya masih belum memberikan informasi yg cukup tentang topik ini</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Logika dan analogi</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Sekalipun menjadi salah satu doktrin utama dalam kekristenan, tetapi ternyata konsep Trinitas ini sangatlah sulit untuk dijelaskan oleh siapapun, termasuk umat Kristen sendiri, baik yg awam maupun para pendeta dan pasturnya yg terpelajar sekalipun. Kenapa? Ya, karena konsep Trinitas ini memang adalah benar2x suatu konsep yg tidak sejalan dg logika akal budi manusia. Ia mampu hidup selama lebih dari seribu tahun karena diajarkan sebagai suatu doktrin yg tidak boleh ditolak oleh siapapun umat Kristen, dan tidak boleh dipertanyakan, hanya wajib untuk diimani saja.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Siapapun yg mencoba menjelaskannya pasti akan menemui kegagalan. Sudah banyak orang yg mencoba untuk menjelaskannya juga dg menggunakan analogi untuk memudahkan logika berpikir untuk menerimanya, tapi tidak ada satupun dari analogi2x itu yg dapat menjalankan tugasnya dg baik.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Konsep Trinitas yg mereka yakini itu kurang lebih demikian : </strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em><font color="#000000">“<span><font size="2">Tuhan itu ada satu, tapi mempunyai tiga wujud, yaitu : sebagai Tuhan Bapa, Tuhan Putra (Yesus) dan Tuhan Roh Kudus. Tapi mereka bukanlah tiga Tuhan yg berbeda, melainkan satu Tuhan yg sama. Semuanya adalah Tuhan, dan semuanya mempunyai derajat ketuhanan yg sama. Diantara ketiganya tidak ada yg lebih tinggi dari yg lain, alias punya derajat ketuhanan yg sama.”</font></span></font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Tuhan Bapa adalah “Tuhan yg duduk di singgasana-Nya di surga”, Tuhan Putra adalah “firman Tuhan” yg kemudian lahir ke dunia menjadi seorang manusia yg bernama Yesus, sedangkan Roh Kudus adalah suatu roh yg berasal dari Tuhan. Ketiganya mempunyai tugasnya masing2x. Saya tidak akan menjelaskan tentang tugas2x mereka karena akan memerlukan penjelasan yg sangat panjang dan berhubungan dg seluruh konsep kekristenan, seperti : konsep penciptaan alam semesta dan manusia, dosa waris, misi penyelamatan manusia,  penyaliban, penebusan dosa, dll. Saya anggap anda sudah mengetahuinya, atau kalau belum, anda bisa mencari tahu tentang itu di tulisan lain. Atau anda bisa menunggu tulisan saya berikutnya kalau saya berkesempatan untuk menuliskannya di sini, insyaallah.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Pertanyaannya adalah, bagaimana mungkin mengatakan tiga wujud pribadi yg berbeda itu adalah satu Tuhan yg sama? Bagaimana untuk memahami bahwa Tuhan Bapa, Yesus, dan Roh Kudus itu bukanlah tiga Tuhan tetapi satu Tuhan?</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Mengenai hal ini, tidak pernah ada umat Kristen yg dapat menjelaskannya dg memuaskan secara logis dan ilmiah. Kalau secara doktrinal ya memang itulah yg mereka lakukan sehari-hari. Untuk menutupinya kebanyakan mereka akan menjelaskannya menggunakan berbagai analogi yg diharapkan dapat menjadi pengantar bagi pikiran logis manusia. Tapi apakah benar analogi2x itu dapat menjalankan tugasnya dg baik? Kita akan lihat di pembahasan di bawah ini.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Analogi2x yg sering dipakai oleh umat Kristen untuk menjelaskan Trinitas ini misalnya adalah :</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><u><strong>Trinitas itu seperti matahari</strong></u></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Matahari mempunyai tiga bagian yg tidak terpisahkan. Ada mataharinya sendiri, ada panasnya, dan ada sinarnya, tapi semuanya satu membentuk matahari. Seperti itulah gambaran Trinitas itu. Benarkah? Kita lihat : Dalam Trinitas, Tuhan Bapa adalah Tuhan, Yesus adalah Tuhan, roh kudus adalah Tuhan. Dalam analogi itu, matahari memang adalah matahari, tapi apakah panasnya juga bisa disebut matahari, dan apakah sinarnya juga bisa disebut matahari? Tidak. Analogi ini tidak bisa menjelaskan sama sekali tentang Trinitas.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><u><strong>Trinitas itu seperti rokok</strong></u></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Rokok mempunyai tiga unsur, rokoknya sendiri, apinya, dan asapnya. Ketiganya adalah unsur yg tidak dapat dipisahkan dalam sebuah rokok. Seperti itulah gambaran Trinitas. Benarkah? Kita lihat : jika Tuhan Bapa, Yesus, dan roh kudus semuanya adalah disebut Tuhan, dalam analogi itu rokoknya sendiri  memang disebut rokok, tapi apakah apinya bisa disebut rokok? Apakah asapnya bisa disebut rokok? Tidak. Analogi inipun sama sekali juga salah dan tidak dapat dipakai untuk menjelaskan Trinitas.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><u><strong>Trinitas itu seperti air</strong></u></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Air adalah suatu unsur yg dapat mempunyai tiga wujud yaitu : padat, cair, dan gas. Ada es, air, dan uap. Kita harus ingat bahwa komponen air dalam wujud apapun adalah tetap sama yaitu H2O. Dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Unsur pokoknya sama, hanya bentuknya saja yg berubah. Seperti itulah gambaran Trinitas. Analogi ini tampaknya adalah analogi terbaik yg dapat diberikan untuk menjelaskan Trinitas secara logis, dan sepintas memang tampak dapat menjelaskan tentang Trinitas itu. Akan tetapi kalau kita pikirkan lagi, ternyata analogi inipun juga tidak dapat menjelaskan Trinitas dg baik. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Mereka mengatakan bahwa bentuk air bisa berubah, tapi unsurnya tetap sama, yaitu H2O. Bagaimana dg Trinitas? Apakah juga berubah bentuk dari unsur yg sama? Tuhan dan roh kudus berbentuk roh (dalam kepercayaan Kristen), dan makhluk hidup (manusia/Yesus) terdiri dari daging dan tulang, dimana manusia juga butuh makanan untuk hidup, jadi mereka tidak sama. Unsur mereka berbeda, jika air dalam bentuk berbeda tetap mempunyai unsur yg sama, yaitu H2O, maka Trinitas dalam bentuk yg berbeda adalah memang terdiri dari unsur yg berbeda. Jadi mereka tidak sama, mereka berbeda.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Yesus telah memberikan kesaksiannya dalam hal ini dalam <strong>Lukas (24) : ayat 36-39</strong>, dimana Yesus meminta murid2xnya untuk melihat, memegang dan meraba dirinya, tangan dan kakinya. Bahwa ia adalah makhluk yg terdiri dari daging dan tulang, bukan roh yg tidak berdaging dan tidak bertulang. Kemudian ia juga makan sepotong ikan goreng untuk membuktikan bahwa ia juga makhluk hidup yg butuh makanan, bukan roh yg tidak butuh makan. </font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="font-style:normal;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Ternyata analogi inipun tetap tidak dapat menjelaskan Trinitas dg baik. <strong>Jadi jelas, analogi apapun tidak akan dapat menjelaskan tentang konsep Trinitas ini</strong>. Bagaimanapun manusia memaksakan untuk menjelaskannya, tidak ada satupun yg akan berhasil. Kenapa? Umat Islam punya jawaban yg sangat mudah untuk itu, yaitu karena memang bukan demikian kenyataannya. Dan Allah tidak akan mengijinkan manusia untuk menjelaskan tentang esensi diri-Nya dimana Dia sendiri tidak pernah mengajarkan seperti itu.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Frans Donald, seorang pemeluk Kristen Katolik yg kemudian menganut Kristen Tauhid yg tidak percaya Trinitas dan ketuhanan Yesus, dalam bukunya <strong>“Allah dalam Alkitab dan Al-Qur&#8217;an. Sesembahan yang sama atau berbeda?”</strong> menyatakan :</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000">“<strong><em><span><font size="2">Suatu kebenaran semakin pasti terbukti benar jika tidak bisa dibuktikan salah. Dan suatu (yg tampak seperti) kebenaran tidak perlu dipertahankan sedikitpun jika telah terbukti keliru.”</font></span></em></strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p><font color="#000000"><font size="2"><strong>Ayat Trinitas dalam Alkitab/Bible</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Mungkin memang Trinitas bukanlah sesuatu ajaran yg logis menurut pikiran manusia, tapi tetap harus dipercayai karena terdapat ayat2x dalam Bible yg menyatakan hal itu, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru. Demikian menurut umat Kristen. Benarkah? Kita akan lihat.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Ada yg mengatakan bahwa pada kitab Kejadian di Perjanjian Lama terdapat informasi yg dapat kita simpulkan sebagai bukti adanya Trinitas. Saya katakan, hal itu jelas2x dipaksakan. Tidak ada satupun ayat di dalam kitab Kejadian yg menyatakan dg jelas tentang adanya Trinitas. Bahkan kitab Kejadian itu sangat penuh dg masalah seperti yg terdapat pada proses penciptaan alam semesta yg sama sekali tidak logis dan bertentangan dg ilmu pengetahuan modern yg telah terbukti secara empiris (semoga lain waktu saya bisa membahas dan membuktikannya di blog ini, insyaallah)  Bahkan kata “<strong>Trinitas”</strong> itu sendiri juga tidak ada dalam keseluruhan Alkitab.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Kata2x <em>…Allah menciptakan…, …Roh Allah melayang-layang…, …Berfirmanlah Allah…</em> pada <strong>Kejadian 1: 1-3</strong> tidaklah dapat dipahami sebagai <strong>Tuhan Bapa, Roh kudus,</strong> dan <strong>Yesus (Firman)</strong>. Apalagi menyatakan kalau mereka adalah <strong>satu Tuhan</strong> dan bukannya <strong>tiga Tuhan</strong>. Kalau anda membaca ayat2xnya dg lengkap, anda akan setuju dg saya. Bunyi ayatnya demikian :</font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:2;orphans:2;"><em><font size="3"><span><font face="Times New Roman, serif"><font color="#000000">1:1. Pada mulanya <strong>Allah</strong> menciptakan langit dan bumi. </font></font></span></font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:2;orphans:2;"><em><font size="3"><span><font face="Times New Roman, serif"><font color="#000000">1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan <strong>Roh Allah</strong> melayang-layang di atas permukaan air. </font></font></span></font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:2;orphans:2;"><font size="3"><span><font face="Times New Roman, serif"><font color="#000000"><em>1:3. Ber<strong>firman</strong>lah Allah: &#8220;Jadilah terang.&#8221; Lalu terang itu jadi.</em> </font></font></span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Bagian mana yg menyatakan tentang Tuhan Bapa, Tuhan Putra (Yesus), dan Tuhan Roh kudus disana? Mana pula yg menyatakan ketiganya adalah satu Tuhan, bukan tiga Tuhan? Tidak ada! Menggunakan ayat itu untuk menyatakan bukti Trinitas di Alkitab jelas adalah suatu hal yg dipaksakan.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Ada lagi yg menggunakan ayat dalam <strong>Matius 28 : 19</strong> untuk menyatakan konsep Trinitas dalam Bible. Bunyi ayatnya sebagai berikut :</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title>   	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><em>28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan <strong>baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,</strong></em></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title><font color="#000000"><font size="2">Apakah ayat ini dapat menyatakan Trinitas? Sama sekali tidak. Membaptis dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus tidaklah berarti bahwa mereka (ketiganya) adalah satu. Membaptis dg tiga oknum bukan berarti ketiganya adalah satu oknum yg sama. Kalau ada yg berkata : <strong>“undanglah mereka ke pesta kita atas nama Tukul, Pepi, dan Ngatini”</strong>, itu tidaklah berarti kalau Tukul, Pepi, dan Ngatini itu adalah satu orang yg sama. Tidak, itu tidak logis. Tanpa menambahkan kata <strong>“Allah”</strong> di depan masing2x menjadi : <strong>Allah Bapa</strong>, <strong>Allah Putra</strong>, dan <strong>Allah Roh Kudus</strong>, kita juga tidak bisa mengatakan bahwa ayat itu dimaksudkan sebagai unsur ketuhanan. Kalaupun ayat ini dimaksudkan untuk membaptis dg nama <strong>“Tuhan”</strong>, maka artinya di sana bukan ada <strong>satu</strong> Tuhan tapi <strong>tiga</strong> Tuhan. Dan umat Kristen mengaku tidak percaya pada tiga Tuhan, tapi pada satu Tuhan yg berwujud tiga oknum Tuhan. Jadi jelas ayat ini juga tidak dapat dipakai untuk menyatakan adanya konsep Trinitas di Alkitab.</font></font></p>
<p><font color="#000000"><font size="2">Masih beberapa ayat lagi yg sering dipakai untuk menyatakan adanya konsep Trinitas di Alkitab, tapi semuanya tidak dapat mencapai tujuan yg diinginkan dg jelas, semuanya hanya penjelasan yg dipaksakan yg tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan logis, yg semakin jelas menunjukkan bahwa sebenarnya konsep Trinitas memang tidak ada di Alkitab.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Satu-satunya ayat di Alkitab yg paling dekat dg konsep Trinitas (dan memang hanya satu2xnya) yg selalu dijadikan rujukan utama dalam menyatakan bukti konsep Trinitas di Alkitab adalah : <strong>1 Yohanes 5 : 7-8</strong></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000">“<span><font size="2"><em>Ada tiga yg memberi kesaksian, yaitu Bapa, Putra, dan Roh Kudus, dan ketiganya adalah satu”. </em>Kalimat ini sangat jelas menyatakan bahwa ketiga oknum yaitu : Bapa (Allah), Putra (Yesus), dan Roh Kudus, adalah satu oknum yg sama, dan karenanya sangat dekat dg konsep Trinitas yg dipercayai dalam ajaran Kristen sehari-hari.</font></span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Bunyi lengkap ayatnya sebagai berikut :</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><strong><span><font size="2"><font color="#000000">5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian <em>(di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. </em></font></font></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><strong><span><font size="2"><font color="#000000"><em>5:8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi)</em>: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.</font></font></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><u>Tetapi ayat ini ternyata adalah salah satu ayat yg paling bermasalah dalam Alkitab</u>. Kenapa? Tidakkah anda melihat adanya kejanggalan di sana? Apakah itu? Ya, anda benar. Di sana terdapat kata2x yg diletakkan dalam tanda kurung! Kenapa demikian? Apa artinya tanda kurung itu, dan mengapa ada kalimat yg diletakkan di dalam tanda kurung itu? Ya, anda benar lagi. Dalam kitab suci, kata2x yg berada dalam tanda kurung adalah dimaksudkan sebagai penjelasan dari penulis/penerjemah bila ingin membuat bunyi ayatnya menjadi jelas maksudnya. Hal ini terdapat dalam bagian2x lain di Alkitab, juga bahkan terdapat dalam terjemahan kitab suci Al-Qur’an untuk menjelaskan maksud ayat2xnya tanpa mengubah bunyi ayatnya yg asli. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dan itu artinya adalah : <u>kalimat yg berada dalam tanda kurung itu adalah bukan bunyi ayat aslinya</u>, <u>bunyi ayat aslinya akan anda dapatkan kalau anda menghilangkan seluruh kata dalam tanda kurung itu</u>. Jadi bunyi ayat aslinya adalah :</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><strong><em><font color="#000000"><font size="2">5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian : Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.</font></font></em></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Anda lihat! Bila semua kata dalam kurung dihilangkan, bunyi ayat menjadi sangat berbeda artinya. Bunyi ayat aslinya ternyata sama sekali tidak mencantumkan apa yg dianggap sebagai konsep Trinitas dalam Alkitab. Jadi jelasnya, <strong>konsep Trinitas dalam ayat2x tsb adalah sesuatu yg ditambahkan, disisipkan ke dalam bunyi ayat yg aslinya</strong>. <u>Dan karenanya adalah palsu</u>.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Kalau anda membaca Bible versi terbitan baru, bunyi ayat itu sudah dikembalikan ke bentuk aslinya dg menghapus kata2x tentang Trinitas yg dalam Bible terbitan lama telah disisipkan itu.</strong> Pengembalian ke bentuk asli ayat dalam naskah tertua ini didukung oleh 32 sarjana Kristen terbaik di dunia dan 52 golongan utama dalam Kristen, dalam suatu penelitian yg menyimpulkan bahwa <u>dari naskah2x tertua yg diketahui dan masih ada, telah diketahui bahwa bunyi ayat yg terdapat di naskah2x tertua adalah tidak menyertakan kalimat yg menyatakan Trinitas itu tadi</u>.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Kalau anda membuka bersamaan beberapa versi Alkitab/Bible, anda akan tahu perbedaannya.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong>Injil Katolik Roma (Douay version / Roman Catholic Version &#8211; RCV)</strong> diterbitkan di Rheims pada tahun 1582, dari terjemahan Injil berbahasa latin Jerome, dan diproduksi di Douay pada tahun 1609, merupakan Injil versi tertua yg masih dapat dibeli saat ini. Sedang versi Injil yg diautorisasi diterbitkan pada tahun 1611 dg kehendak dan perintah King James, maka kemudian dikenal sebagai <strong>Injil AV (Authorised Version) atau KJV (King James Version)</strong>. Dan Injil2x itu telah mengalami beberapa kali revisi <strong>(?)</strong> hingga versi terbaru sekarang ini yg sudah banyak terdapat revisi2x dari versi sebelumnya.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Holy Bible King James Version (KJV) terbitan Amerika tahun 1972 :</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">1 John 5: 7-8</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">5:7 For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and the Holy Ghost: and these three are one. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">5:8 And there are three that bear witness in earth, the Spirit, and the water, and the blood: and these three agree in one.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Holy Bible New International Version (NIV) terbitan Amerika tahun 2004 :</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">1 John 5: 7-8</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">5:7 For there are three that testify: </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">5:8 the Spirit, the water and the blood; and the three are in agreement.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Footnote : <em>Late manuscripts of the Vulgate testify in heaven: the Father, the Word and the Holy Spirit, and these three are one. And there are three that testify on earth: the (not found in any Greek manuscript before the sixteenth century)</em></font></font></span></p>
<p><font color="#000000"><strong>Alkitab bahasa Indonesia (LAI) terbitan Indonesia tahun 1974 :</strong><br />
</font><br />
<font color="#000000">I Yohanes 5: 7-8</font></p>
<p><font color="#000000"><font size="2">5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian <em>(di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.</em> </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">5:8 <em>Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi)</em>: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dan ketiga versi Alkitab/Bible yg saya kutip ini semuanya tidak ada yg dilarang beredar, dan dapat dibeli dg bebas di toko buku manapun yg menjualnya (misalnya Bible NIV milik saya itu saya beli di Gramedia Jakarta awal 2007 ini). Dan ketiganya saya miliki dalam koleksi saya di rumah.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dari ketiga teks di atas, anda dapat membandingkan sendiri bagaimana perbedaan2x dalam versi2x Alkitab/Bible itu, dan anda dapat mengambil kesimpulan sehubungan dg topik yg sedang kita bahas, yaitu ayat Trinitas dalam Alkitab.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">King James Version adalah yg paling “rusak” karena ayat tsb ditulis seolah-olah memang demikianlah bunyi dari ayat aslinya dg tidak adanya tanda kurung yg seharusnya menyertainya. Wajar saja karena saat dibuat (tahun 1611) Bible masih eksklusif dan hanya menjadi hak bagi kalangan gereja dan penguasa tertentu saja yg boleh membukanya, karena itu pengeditan isi Bible oleh pihak2x tertentu dg tendensi tertentu pula, menjadi sangat mungkin karena kurangnya kontrol dari umat.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dalam buku <strong>Misquoting Jesus, <em>kesalahan penyalinan dalam kitab Perjanjian Baru</em></strong>, Bart D. Ehrman menyatakan bahwa : <em><strong>“The King James Bible didasarkan atas manuskrip2x menyimpang dan bermutu rendah yang seringkali tidak dengan akurat mewakili makna naskah aslinya.”</strong></em><br />
</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dan Alkitab terjemahan Indonesia yg dibuat oleh LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) sudah “agak lumayan” dg memberikan tanda kurung pada kalimat tambahan tadi, akan tetapi terlihat masih “takut2x” dalam memberikan informasi, dimana <u>ayat yg bersangkutan sudah diberi tanda kurung untuk kata2x tambahan, tapi tidak ada penjelasan apapun di catatan kaki tentang apa yg dimaksudkan dg kata2x dalam kurung itu tadi</u>, sedangkan <u>pada Bible NIV sudah diberi catatan kaki bahwa bagian yg dihapus dari ayat tsb adalah tambahan/sisipan yg tidak ada dalam naskah tertua yg dikenal</u>.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><u>Jadi sangat jelas bahwa Trinitas sebenarnya tidak pernah ada dalam Alkitab/Bible. Satu2xnya ayat yg dg gamblang menjelaskan tentang itu ternyata telah terbukti sebagai suatu pemalsuan</u>.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><strong>Trinitas dalam sejarah</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Kalau Trinitas ternyata tidak ada dalam Alkita/Bible, kenapa hal tsb masih diyakini oleh umat Kristen? dan sejak kapan konsep ini dianut? Hal ini berhubungan erat dg sejarah kekristenan, dari ajaran Yesus yg tumbuh dalam lingkungan umat Yahudi kemudian bermetamorfosis hingga menjadi bentuk kekristenan yg ada sekarang ini.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Sesungguhnya <u>ajaran Trinitas ini sebagaimana telah kita buktikan tidak ada dalam Alkitab, memang tidak pernah diajarkan oleh Yesus</u>. Sedangkan umat Kristen yg mengklaim sebagai “pengikut Yesus” malah mempercayai dan mengajarkan suatu ajaran yg tidak pernah diajarkan oleh Yesus sendiri.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dalam Alkitab sendiri, sesungguhnya Musa dan Yesus malah mengajarkan konsep ajaran Tauhid sebagai inti ajaran yg sama dg yg dianut oleh umat Islam (dan Hindu? Lihat tulisan saya <strong>&#8220;<a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/10/hindu-dan-islam-ternyata-sama/">Hindu dan Islam ternyata memang sama?</a>&#8220;</strong>), yaitu ajaran tentang ke-esa-an Tuhan, mengajarkan tentang Tuhan yg satu, Tuhan yang Maha Esa. Hal ini dapat kita lihat dg gamblang dalam ayat2x berikut baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru :</font></font></p>
<p><title></title>  	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"><strong><u> Musa berkata</u></strong> dalam <font color="#000000"><font size="2">Alkitab Perjanjian Lama di kitab <strong>Ulangan: 6 ayat 4<br />
</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2">6:4. <em>Dengarlah, hai orang Israel: <strong>TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!</strong></em> </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2">Dalam bahasa Ibrani :</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2">6:4  <em>Shema o Israel: YHWH Elohim, YHWH Ekhad!</em></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><u><strong>Yesus berkata</strong></u></font></font>dalam <font color="#000000"><font size="2">Alkitab Perjanjian Baru di </font></font><font color="#000000"><font size="2">kitab <strong>Yohanes: 17 ayat 3</strong><br />
</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2">17:3 <em>Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, <strong>satu-satunya Allah yang benar</strong>, dan mengenal <strong>Yesus Kristus yang telah Engkau utus</strong></em>. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2">(ayat ini mirip dg <em>&#8220;dua kalimat syahadat&#8221;</em> dalam Islam yg menyatakan bahwa <em>tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah</em>)</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong><u>Yesus berkata</u></strong> </font></font>dalam <font color="#000000"><font size="2">Alkitab Perjanjian Baru di </font></font><font color="#000000"><font size="2">kitab <strong>Markus: 12 ayat 29</strong><br />
</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2">12:29 Jawab Yesus: <em>&#8220;Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, <strong>Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa</strong>.</em> </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Tidak adanya ajaran Trinitas dalam kitab suci Kristen baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru juga tercatat di dalam berbagai Encyclopedia yang ada, seperti :</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong>The Encyclopedia of Religion</strong> mengakui : <em>“Para teolog dewasa ini sepakat, bahwa Alkitab Ibrani (Perjanjian Lama) tidak memuat doktrin mengenai Trinitas.”</em></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong>The Encyclopedia of Religion</strong> juga mengakui : <em>“Para teolog setuju, bahwa Perjanjian Baru juga tidak memuat doktrin yang jelas mengenai Trinitas</em></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong>New Catholic Encyclopedia</strong> juga mengatakan : <em>“Doktrin Trinitas Kudus tidak diajarkan dalam Perjanjian Lama.”</em></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong>The New Encyclopedia Britannica</strong> menyatakan : <em>“Kata Trinitas atau doktrinnya yang jelas tidak terdapat dalam Perjanjian Baru.”</em></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Lantas dari mana doktrin Trinitas itu berasal?</strong> </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2">Sesungguhnya <u>Trinitas itu dalam sejarah mulai disahkan penggunaannya dalam ajaran Kristen adalah sejak Konsili gereja di Konstantinopel pada tahun 381 Masehi</u> yg dipimpin oleh Kaisar Teodosius. Beberapa pendapat yg menyatakan bahwa Konsep Trinitas sudah dirumuskan pada konsili Nicea tahun 325 adalah salah. Konsili Nicea tahun 325 yg sangat kontroversial itu hanya memutuskan bahwa Bapa dan Firman (Allah dan Yesus) adalah satu substansi yg sama. Dan terlepas dari segala kontroversi yg ada, kita hanya akan melihat dari topik kita tentang trinitas, maka <u>konsili Nicea hanya meresmikan <strong>“Duanitas”</strong> yaitu Allah dan Yesus adalah satu substansi, bukan <strong>“Trinitas”</strong> yg menyatakan Allah, Yesus, dan Roh Kudus adalah satu</u>. <u>Rumusan Trinitas baru diresmikan adalah pada tahun 381 Masehi dalam konsili Konstantinopel I, dg menambahkan satu oknum lagi dalam ketuhanan yaitu Roh Kudus</u>.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <strong><font color="#000000"><font size="2">Kenapa Trinitas dianggap begitu penting dalam ajaran Kristen?</font></font></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2">Konsep Trinitas, yaitu dg menambahkan satu oknum lagi dalam unsur ketuhanan adalah untuk memberikan wibawa bagi Alkitab/Bible sebagai kitab suci umat Kristen. Sebenarnya dalam ajaran Kristen (tidak seperti yg masih banyak dipercaya umat Kristen awam) diakui kalau <u>penulis Alkitab/Bible yg terdiri dari banyak kitab yg “dibundel” jadi satu itu adalah bukan para murid utama Yesus yg 12 itu</u>, yg mana nama mereka dijadikan judul kitab2x tsb. seperti kitab Matius, kitab Markus, kitab Lukas, dan kitab Yohanes, <u>melainkan ditulis oleh banyak sekali orang dalam kurun waktu ratusan bahkan ribuan tahun yg mana banyak diantaranya yg bahkan tidak diketahui namanya</u>.</font></font></p>
<p> <font color="#000000"><font size="2">Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan mengenai keabsahan nilai wahyu/ketuhanan yg ada pada Alkitab/Bible. Bagaimana kita bisa percaya bahwa Alkitab itu berisi firman Tuhan kalau para penulis kitabnya saja tidak diketahui namanya? Apalagi berharap mereka punya kredibilitas yg layak untuk menuliskan “pesan Tuhan”dalam Alkitab?</font></font></p>
<p><font color="#000000"><font size="2">Maka untuk memberikan wibawa bahwa Alkitab itu memang berisi firman Tuhan, maka dikatakan bahwa memang banyak penulis Alkitab itu yg bahkan tidak diketahui namanya, akan tetapi tulisan mereka tetap bernilai wahyu Tuhan karena dalam menulis mereka semua telah dibimbing oleh Roh Kudus secara langsung. Dan Roh Kudus ini haruslah oknum ketuhanan karena “bimbingannya” harus tidak boleh salah, karena tulisan itu akan dipercaya umat Kristen sebagai wahyu Tuhan. <u>Maka kemudian diresmikanlah Roh Kudus untuk masuk menjadi salah satu oknum Tuhan, meskipun dibelakang hari ternyata harus dibayar mahal karena keinginan untuk memberi wibawa pada Alkitab itu ternyata malah menghancurkan wibawa dari Roh Kudus itu sendiri sebagai pemberi ilham dan pembimbing para penulis Alkitab dalam membuat tulisannya, dg ditemukannya ratusan bahkan ribuan masalah dalam Bible</u> (insyaallah kapan2x saya akan buktikan juga di blog ini).</font></font></p>
<p><font color="#000000"><font size="2">Sedangkan karena ajaran Kristen sangat terkait dg ajaran dari nabi2x sebelumnya di Perjanjian Lama yg menyatakan bahwa Tuhan itu satu, hanya ada satu Tuhan, maka jadilah bahwa Tuhan itu harus satu, tapi juga harus tiga, maka jadilah konsep Trinitas itu diresmikan dan menjadi dasar keimanan Kristen meskipun dari segi logika akal budi, kitab sucinya (Bible/Alkitab), maupun data sejarah, ternyata benar2x tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan telah menyeret umat Kristen ke dalam pola pikir yg sangat membahayakan jiwa karena mereka harus meyakini, mengimani, dan membela habis-habisan doktrin ini tanpa sebuah dasar yg dapat dijadikan pegangan dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p><font color="#000000">“<strong><span><font size="2">Trinitas” dalam Al-Qur’an</font></span></strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Lantas kalau konsep Trinitas tidak ada dalam Alkitab, apakah konsep itu ada dalam Al-Qur’an? “<u>Trinitas” memang ada dalam Al-Qur’an, tapi bukan sebagai ajaran yg harus diimani, malahan menyatakan bahwa mempercayai Tuhan yg satu dari yang tiga itu adalah tidak dibenarkan dan harus dihindari</u>.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Ayat-ayat itu adalah :</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>QS. An-Nisa (4) : ayat 171</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em><font color="#000000">“<span><font size="2">Hai ahli kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya <strong>al-Masih, Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah</strong> (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya pada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan<strong> janganlah kamu mengatakan,”(Tuhan itu) tiga”</strong>, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. <strong>Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa</strong>, Maha Suci Allah dari mempunyai anak; segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai pemelihara.”</font></span></font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>QS. Al Maidah (5) : ayat 73</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em><font color="#000000">“<span><font size="2"><u>Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan, “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga</u>”, padahal sekali-kali <strong>tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Maha Esa</strong>. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.”</font></span></font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Sedangkan <u>tidak ada satupun ayat2x dalam Al-Qur’an yg mendukung doktrin Trinitas sebagai ajaran yang harus diimani</u>, sekalipun terdapat orang2x dari umat Kristen yg berusaha mencari-cari pembenaran di Qur’an dg mengutip dan memotong-motong ayat, serta mencabutnya dari konteks pemahaman untuk “digeretnya” ke arah pemahaman yang mendukung doktrin Trinitas yg di agama mereka sendiri ternyata tidak mempunyai dasar yg kuat untuk diimani sebagai salah satu ajaran utama.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Kesimpulan</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Konsep Trinitas yg telah menjadi doktrin utama di sebagian besar sekte Kristen dewasa ini, memang benar2x hanya sebuah doktrin sejati, yaitu suatu ajaran yg hanya boleh dan hanya bisa dipercayai saja, tidak boleh dipikirkan dan dipertanyakan. Karena apabila hal itu dipertanyakan, memang tidak akan ada yg mampu menjawabnya, karena memang tidak logis dan tidak dapat dipertanggungjawabkan dg pasti dasar pemuatannya sebagai ajaran inti dari kekristenan.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Bila dilihat dari segi dasar kitab sucinya pun ajaran ini ternyata tidak terdapat dalam Bible. Semua ayat2x yg dipakai untuk menjustifikasi keberadaan dasar ajaran ini dalam Alkitab adalah dipaksakan pemahamannya ke dalam lingkup Trinitas, padahal sebenarnya tidak menjelaskan hal itu. Bahkan satu-satunya ayat yg menjelaskan doktrin Trinitas dg cukup gamblang bahwa 3 oknum Bapa, Putra, dan Roh Kudus adalah satu, yaitu : <strong>1 Yohanes 5 : 7-8</strong> ternyata adalah tambahan/sisipan dari penyalin Alkitab yg ternyata tidak terdapat dalam salinan naskah yg tertua dan dikenal, karenanya ayat itupun tidak dapat dibuat rujukan.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dari segi sejarahpun ternyata bisa dilihat kalau doktrin Trinitas itu hanyalah sebuah kesepakatan dari pemimpin gereja2x dalam konsili Konstantinopel I tahun 381 M untuk memasukkan satu oknum lagi yaitu Roh Kudus dalam rumusan ketuhanan “duanitas” (Bapa dan Yesus) yg telah disepakati sebelumnya dalam konsili Nicea tahun 325 M</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Catatan2x dari berbagai Encyclopedia juga menyatakan bahwa dalam Alkitab/Bible baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru ternyata memang tidak terdapat ayat2x yang secara jelas menyatakan atau mengajarkan tentang doktrin Trinitas ini.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Karena hal2x itulah maka jelas kita ketahui bahwa <u><strong>ajaran Trinitas itu hanyalah sebuah doktrin yang tidak berdasar</strong></u>, karena itu tampaknya sekte Kristen yang tidak menuhankan Yesus dan tidak mempercayai Trinitas seperti komunitas Kristen sekte Saksi Yehovah, Unitarian, dll. ternyata lebih dapat memahami ajaran agamanya dengan benar untuk topik Trinitas ini dibanding saudara2x seagama mereka dalam sekte2x besar seperti Katolik Roma, Protestan, Ortodox, dll. yg banyak mempunyai cabang2x sekte yg menganut doktrin Trinitas sebagai doktrin utama dalam agamanya. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dari referensi yg saya sebutkan di bawah, tiga diantaranya adalah buku yg ditulis oleh umat Kristen sendiri, yg setelah meneliti ajaran agamanya dari berbagai segi, telah memutuskan untuk meninggalkan doktrin Trinitas ini untuk kembali keajaran Tauhid yg hanya menuhankan Allah, Tuhan Yang Maha Esa.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Dan hal ini juga sekaligus membuktikan bahwa Al-Qur’an adalah kitab suci yg memuat ajaran yg benar yg tidak pernah memberi tempat pada upaya apapun untuk menyelewengkan arti dari ajaran Tauhid yang mengajarkan tentang Tuhan yang satu, Tuhan Yang Maha Esa, seperti yang dijelaskan dg gamblang dalam <strong>QS. Al-Ikhlas (112) : 1-4</strong> sebagai berikut :</font></font></span></p>
<ol>
<li><font color="#000000"><font size="2">Katakanlah, 	“ Dialah Allah, Yang Maha Esa</font></font></li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Allah 	tempat meminta segala sesuatu</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dia 	tiada beranak dan tiada diperanakkan</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">dan 	tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia.”</font></font></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000">“<em><span><font size="2">Maha benar Allah, dengan segala firman-Nya”</font></span></em></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">-rkh-</font></font></p>
<p><title></title>   	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em>Referensi :</em></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title>   	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em>Ahmed 	Deedat, The Choice, Islam and Christianity</em></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em>Bart 	D. Ehrman, Misquoting Jesus, Kesalahan penyalinan dalam kitab suci 	Perjanjian Baru, Kisah dibalik siapa yang mengubah Alkitab dan apa 	alasannya.</em></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em>Frans 	Donald, Allah dalam Alkitab dan Al-Qur’an sesembahan yang sama 	atau berbeda?</em></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em>Yehovah 	Witnesses, Menolak mitos Trinitas (Should you believe in the 	Trinity).</em></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em>Dr. 	Rauf Syalabi, Distorsi sejarah dan ajaran Yesus</em></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em>Al-Qur’an 	dan terjemahan bahasa Indonesia – Departemen Agama</em></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em><font size="2">Holy 	Bible – King James Version (KJV)</font></em></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em>Holy 	Bible – New International Version (NIV)</em></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><em>Alkitab 	terjemahan Indonesia (LAI)</em></font></font></p>
</li>
</ol>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/58/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/58/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=58&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/11/14/trinitas-tidak-ada-di-alkitab-tapi-%e2%80%9ctrinitas%e2%80%9d-ada-di-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tuhan atau Agama, mana yang anda pilih ?</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/18/tuhan-atau-agama-mana-yang-anda-pilih-part1/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/18/tuhan-atau-agama-mana-yang-anda-pilih-part1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Sep 2007 13:39:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Perbandingan agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/18/tuhan-atau-agama-mana-yang-anda-pilih-part1/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	
Ada banyak agama di dunia ini. Masing2x mereka mempunyai ajarannya sendiri. Manakala suatu agama tidak lagi dijalankan dengan dilandasi pemikiran &#38; hati nurani melainkan dijalankan dg dilandasi ajaran doktrin &#38; menganut asas “pokoknya”, akan membuat seorang penganut agama menjadi dibutakan oleh fanatisme akan kebenaran apa yg diyakininya sendiri tanpa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=55&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Ada banyak agama di dunia ini. Masing2x mereka mempunyai ajarannya sendiri. Manakala suatu agama tidak lagi dijalankan dengan dilandasi pemikiran &amp; hati nurani melainkan dijalankan dg dilandasi <strong>ajaran doktrin</strong> &amp; menganut asas <strong>“pokoknya”</strong>, akan membuat seorang penganut agama menjadi dibutakan oleh fanatisme akan kebenaran apa yg diyakininya sendiri tanpa membuka hati &amp; pikirannya lebih jauh.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Pada saat pemeluk agama saling bertikai, pada saat orang berperang dan membunuh hanya karena perbedaan, banyak orang berpikir kenapa bisa jadi begini? Kenapa agama yg seharusnya jadi acuan untuk bersikap &amp; bertindak lebih baik, justru menjadi pangkal permasalahan untuk saling menghancurkan dan saling membunuh? Hal ini telah membawa banyak orang yg <em>(maaf)</em> malas berpikir telah dg mudah menyimpulkan bahwa sesungguhnya semua agama itu sama, semua agama itu benar <em>(termasuk semua ajarannya?)</em>, meskipun pandangan ini akan berarti juga mengatakan bahwa tidak ada kebenaran yg hakiki (absolute), dan bahwa kebenaran itu adalah relatif, yaitu tergantung melihatnya dari pandangan siapa <em>(benarkah bahwa Tuhan tidak pernah membuat suatu kebenaran yg hakiki dan hanya membuat suatu kebenaran yg relatif?)</em>. Bahkan lebih celaka lagi ada yg lantas menyimpulkan bahwa agama memang adalah sumber perpecahan, maka tidak layak untuk diikuti <em>(Tuhan membuat suatu ajaran perpecahan? Atau apa mungkin Tuhan memang tidak pernah membuat agama?)</em>. Mereka mengatakan hanya akan percaya pada Tuhan secara langsung, tanpa membutuhkan lagi agama. Sebab apa gunanya memeluk suatu agama jika hanya menjadi sumber perpecahan dg orang lain? <em>(Saat itu mungkin tanpa mereka sadari, sang Iblis sedang terkekeh-kekeh menertawai mereka..)</em></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Benarkah pandangan demikian? Benarkah pandangan bahwa semua agama adalah sama? Benarkah tidak ada kebenaran hakiki itu, dan yg ada hanyalah kebenaran yg relatif? Atau bahwa agama adalah sumber perpecahan yg tidak layak untuk diikuti? Bahwa sebaiknya beragama saja tanpa ber-Tuhan karena banyak orang yg saling bertikai, berperang, dan membunuh dg mengatas-namakan Tuhan? Atau sebaiknya ber-Tuhan saja tanpa ber-agama karena justru ajaran agama-lah sebenarnya yg menjadi sumber perpecahan, jadi cukup dg percaya pada Tuhan dan berbuat baik, titik.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Baiklah, kita akan coba analisa satu per-satu.   <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Kalau misalnya semua agama itu sama dan bertujuan untuk menyembah Tuhan yg sama, mengapa justru pada kenyataanya semua agama itu ditampilkan berbeda? </strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Kalau anda mengatakan semua agama itu menyembah Tuhan yg sama, apakah anda tahu kalau dalam  agama Budha itu tidak ada figur Tuhan seperti dalam konsep agama2x pada umumnya? (saya juga pernah berdiskusi dg umat Budha intelek, seorang yg juga mengaku “beragama dg logika” bukan dg doktrin, yg telah meninggalkan agama lamanya Kristen Katolik, sebelum akhirnya singgah di agama Budha, tentang konsep ketuhanan dalam Budhism). <u>Dalam agama Budha tidak ada konsep Tuhan yg menciptakan seluruh alam semesta spt umumnya terdapat dalam agama2x lain</u>. Di sana juga tidak ada konsep Tuhan yg menjadi hakim penentu dalam timbangan amalan baik &amp; buruk dari seorang manusia, yg ada adalah konsep reinkarnasi spt yg dipercaya umat agama Hindu yg ditentukan oleh “Karma”, karma baik akan membawa kelahiran kembali yg lebih baik, karma buruk akan membawa kelahiran kembali yg buruk, bahkan menjadi bisa makhluk yg lebih rendah spt binatang. Apa yg dianggap “Tuhan” oleh orang Budha awam dan dibuatkan patungnya untuk disembah adalah sosok manusia bernama <strong>Sidharta Gautama</strong> (yg sebelum menyampaikan ajarannya sebenarnya adalah seorang beragama Hindu) <u>sang pencetus ajaran itu yg sebenarnya memang tidak pernah mengaku sbg Tuhan, hanya sbg orang yg telah berhasil mencapai tingkat spiritual tertinggi yg disebut dg “<strong>Nirwana</strong>”</u>. Ia dianggap sbg Tuhan karena ia dianggap maha melihat, maha mendengar, maha bijaksana, maha pengasih dan penyayang, dan maha2x yg lain kecuali maha pencipta, yg sebenarnya ia dianggap punya kemampuan demikian adalah karena taraf spiritualnya yg telah mencapai Nirwana itu tadi. Apakah hal ini sama dg di agama2x lain spt Islam, Kristen, dan Hindu yg menyatakan adanya Tuhan yg menciptakan alam semesta ini, dan yg menjadi hakim penentu dalam timbangan amalan baik buruk dari seseorang?</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Kalau <u>agama Hindu menyatakan manusia itu harus dibedakan pada berbagai tingkatan derajat yg dinamakan sistem <strong>Kasta</strong></u> (yg tertinggi adalah kasta “Brahmana” bagi para pendetanya dan terendah adalah kasta “Sudra” untuk orang pekerja biasa), dan <u>mempunyai bermacam-macam Tuhan</u> (beberapa orang India beragama Hindu yg saya kenal mempunyai “Tuhan”-nya sendiri2x yg berbeda satu sama lain yg mereka pajang gambarnya di rumah &amp; meja mereka masing2x), apakah itu sama dg umat Kristen yg menyatakan mempunyai Tuhan yg <strong>“satu tapi tiga”</strong>, dan umat Islam yg menyatakan ke-Esa-an Tuhan secara murni dg syahadatnya bahwa <strong>“tiada Tuhan selain Allah”</strong> dan menyatakan bahwa semua manusia di hadapan Tuhan adalah sama ?</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Apakah kalau agama Kristen menyatakan bahwa Yesus itu adalah Tuhan, adalah seorang putra Tuhan, seorang anggota dari <strong>“Tuhan yg satu tapi tiga”</strong>, kalau mereka menyatakan bahwa seorang Yesus yg juga makan, minum, tidur, lahir dan mati seperti juga manusia yg lain adalah seorang Tuhan, apakah sama dg <u>Islam yg menempatkan Yesus sbg seorang manusia biasa (yg luar biasa) yg dipilih menjadi utusan Tuhan untuk  bangsanya ?</u></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Kalau Islam menetapkan bahwa syarat nomor satu untuk menjadi umat Islam adalah dg membuat pengakuan keimanan (syahadat) bahwa <strong>&#8220;tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah&#8221;</strong>, apakah umat Budha juga mengakui Allah sbg Tuhan, dan yg menciptakan alam semesta ini? Apakah umat Kristen juga mengakui Allah adalah Tuhan yg Esa, yg bukan “salah satu dari yg satu tapi tiga”? Apakah umat Budha, Hindu, Kristen juga mengakui bahwa Muhammad adalah seorang utusan Tuhan untuk seluruh umat manusia (termasuk mereka)? </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Itu baru untuk agama2x besar dunia saja, belum lagi agama2x kecil lainnya termasuk agama2x adat yg bisa jadi mempunyai konsep ketuhanan dan ajaran yg juga berbeda jauh dg agama2x besar itu. Jadi apakah memang semua agama itu sama..?</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><u>Bila merujuk pada apa yg dipercayai oleh umat masing2x agama, sangat jelas semuanya tidak sama</u>. Orang yg mengatakan semua agama adalah sama, bila merujuk pada apa yg diyakini umat masing2x agama, (secara umum menurut pandangan umat masing2x agama) pada hakikatnya adalah seperti bukan orang beragama. <u>Karena kalau seseorang berpendapat semua agama adalah sama, maka dia harus menyetujui bahwa konsep Tuhan dan semua aturan dalam semua agama adalah sama</u>. Dan bila ia melakukan itu, bisa jadi dalam pandangan umum umat masing2x agama ia sudah dianggap murtad dan kafir dalam setiap agama (jadi sebenarnya saat itu ia seperti tidak sedang memeluk agama apapun..!   <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />    ) </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Juga bila semua agama adalah sama maka tidak ada masalah jika anda memeluk agama apapun ataupun berpindah ke agama apapun setiap bulannya. Jadi kalau ada seorang Islam yg berkata spt itu, mestinya tidak masalah kalau ia harus pindah ke agama Kristen, Hindu, Budha, dll. sesering mungkin, demikian juga sebaliknya. Tapi apakah mereka mau? Tidak. Mereka tidak mau. Sangat sulit bagi seseorang untuk bisa berpindah agama, hanya mereka yg benar2x telah menemukan alasan yg tepat secara pribadi-lah yg mampu melakukannya. Kalau begitu apakah mereka benar2x menganggap semua agama sama? Tidak. <u>Sesungguhnya tidak pernah ada orang yg benar2x dari pikiran dan hati nurani-nya menyatakan bahwa semua agama adalah sama, hanya alasan2x tertentu untuk kondisi sosial-lah yg memaksa mereka untuk menyetujui hal itu</u>.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Jadi <u>semua agama memang berbeda kalau menurut ajaran yg diyakini umatnya masing2x secara subyektif</u>, namun kalau anda mempelajari agama2x tsb langsung dari kitab sucinya (bukan semata-mata menurut apa yg diyakini umatnya), karena <u>inti dari ajaran agama adalah kitab sucinya</u>, dan juga mempelajari sejarah agamanya dan sebanyak mungkin informasi tentang agama tsb, anda akan menemukan hal2x yg sangat menarik. Contohnya adalah seperti yg sebagiannya sudah saya sampaikan pada anda melalui tulisan saya : </font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000">“<span><font size="2"><a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/01/antara-davinci-code-dan-ayat-ayat-setan/">Antara 	Davinci code dan ayat-ayat Setan</a>”</font></span></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000">“<span><font size="2"><a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/28/muhammad-adalah-nabi-umat-hindu/">Muhammad 	adalah nabi umat Hindu ?</a>” </font></span></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000">“<span><font size="2"><a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/10/hindu-dan-islam-ternyata-sama/">Hindu 	dan Islam ternyata sama ?</a>”</font></span></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dan 	beberapa tulisan saya yg lain.</font></font></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Lantas apakah benar pendapat bahwa tidak ada kebenaran yg hakiki, karena semua kebenaran adalah relatif, tergantung dari siapa yg memandang, dan hal ini terbukti dalam ajaran agama yg berbeda-beda? Sedangkan tidak mungkin Tuhan mengajarkan hal yg salah pada manusia..?</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Penganut paham ini memang umumnya menyimpulkan pendapatnya berdasar dari berbedanya ajaran masing2x agama, sedangkan agama pasti akan mengajarkan kebaikan dan kebenaran dari Tuhan, karena itu-lah mereka berpendapat bahwa <u>kebenaran itu pastilah hanya merupakan hal yg relatif, yg berbeda antara satu orang dg orang lain, yg berbeda antara satu agama dg agama lainnya, tapi semuanya bernilai kebenaran</u>.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Sesungguhnya hal ini juga berhubungan dg pembahasan di atas tadi, bahwa semua agama itu sama atau berbeda adalah umumnya hanya disimpulkan secara gampang dari apa yg menjadi keyakinan dari umatnya saja, tanpa mau susah2x untuk mencarinya lebih jauh. <u>Sedangkan apa yg dipahami dan diyakini oleh umat suatu agama adalah belum tentu merupakan ajaran yg terdapat dalam kitab sucinya</u>, karena banyak hal yg bisa mempengaruhi ajaran suatu agama saat disampaikan pada umat, seperti budaya setempat, pemikiran &amp; pendapat pribadi si pendeta/ulama, dan ajaran2x lain yg sebenarnya tidak diajarkan oleh ajaran dalam kitab sucinya. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Jadi kalau orang mau lebih “ke dalam” untuk mencari informasi dg mempelajari kitab suci, sejarah, dan sebanyak mungkin informasi tentang agama2x tsb, insyaallah ia akan menemui hal2x menarik yg mungkin bisa sangat berbeda dg pemahamannya selama ini (bahkan mungkin dg apa yg didapat dari ajaran para pendeta/ulamanya sekalipun). <u>Karena sesungguhnya pasti ada yg dinamakan kebenaran hakiki itu</u>. <strong>Tuhan tidak mungkin tidak membuat suatu kebenaran yg hakiki.</strong> <u>Disamping kebenaran relatif yg memang ada, pasti juga ada kebenaran yg hakiki</u>, <u>sedangkan di dunia saja banyak hal yg dapat menjadi contoh adanya kebenaran yg hakiki itu, kebenaran yg (seharusnya) sama benarnya dalam semua pandangan orang (dan dalam pandangan semua agama)</u></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Jadi jangan cepat mengambil kesimpulan bahwa semua agama itu memang sama ataukah semua agama memang berbeda, apakah kebenaran hakiki itu ada ataukah yg ada hanya kebenaran relatif saja. Hanya dengan mempelajari agama2x lebih dalam dari kitab2x sucinya, sejarahnya, dan informasi2x lainnya, kemudian membuat studi komparatif diantara mereka dg jujur dan obyektif berlandaskan pemikiran dan hati nurani-lah yg akan dapat membawa seseorang lebih mudah dalam memahami permasalahan ini.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Bagaimana dg pandangan bahwa sebaiknya beragama saja tanpa ber-Tuhan karena banyak orang yg saling bertikai, berperang, dan membunuh dg mengatas-namakan Tuhan?</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dalam pandangan saya, sesungguhnya yg layak bisa disebut sebagai agama itu adalah yg bernilai <strong>“ketuhanan”</strong>, artinya mengajarkan unsur2x ketuhanan. <u>Bila sebuah agama tidak mengajarkan unsur ketuhanan bahkan menolak adanya konsep “Tuhan”, ia tidak ada bedanya dg ajaran filsafat dan ajaran kebaikan buatan manusia lainnya</u>. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><u>Sesungguhnya banyak hal yg akan jadi “pertanyaan besar&#8221; apabila orang hanya beragama saja tanpa ber-Tuhan</u>. Pada siapakah kita tujukan kalau berdoa dan mengadu bila hati sedang kering dan galau? Kekuatan apakah (atau siapakah) yg membangkitkan manusia dari kematian pada hari kiamat nanti? Ataukah tidak ada hari akhirat dan kehidupan manusia berakhir setelah kematiannya di dunia ini? Lantas apa tujuan manusia lahir dan hidup di dunia ini dg kondisi yg seperti ini? </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Ataupun siapakah yg telah menciptakan alam semesta beserta isinya yg sangat menakjubkan ini? Siapa pula yg mengaturnya menjadi demikian teratur, misalnya spt bumi berputar mengelilingi matahari, bulan mengelilingi bumi, bumi punya atmosfir untuk melindungi bumi dari radiasi matahari, manusia dan hewan masing2x mempunyai struktur tubuh dan metode pencernaan yg berbeda-beda dan bekerja dg sistem yg sungguh luar biasa, dll. dll. ? Bagaimana semua itu ada dan berjalan? Begitu saja? Tidak adakah yg menciptakan semua kedahsyatan itu? <u>Sedangkan kalau tulisan di blog anda dikatakan tidak ada yg menciptakan, atau ada dan muncul secara tiba2x saja mungkin anda tidak akan terima, bagaimana bisa manusia mengatakan kalau semua sistem yg ada dan bekerja dg luar biasa itu tidak ada yg menciptakan, tidak ada yg mengatur, dan sudah ada begitu saja..?</u> Butuh pemikiran yg jernih untuk menjawabnya.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Lantas kalau bukan ajaran dari Tuhan, agama yg dianut itu menggunakan ajaran buatan siapa? Buatan manusia? Sesuatu yg dibuat oleh manusia tidak pernah mampu mencapai nilai sempurna yg mampu menyelesaikan semua masalah.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Singkatnya, <u>akan banyak sekali pertanyaan dari logika normal yg perlu dijawab (dan akan sulit sekali dijawab) kalau manusia hanya beragama tapi tanpa ber-Tuhan</u>. Jadi mestinya hal ini juga tidak benar. Harus ada konsep yg lebih baik dari itu.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em>- Bersambung ke bagian 2 &#8211; </em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em>(Tulisan ini tadinya diposting dulu bagian pertama-nya, dan baru dibuat yg kedua. Dan sempat dibuat jadi dua tulisan (part1 &amp; part2) karena kuatir terlalu panjang dan membuat bosan membacanya  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   , tapi karena part2-nya ternyata tidak terlalu panjang, jadi lantas saya gabung lagi jadi satu tulisan. -rkh-)   <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em>- Bagian 2 &#8211; </em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Lantas bagaimana dg yg mengatakan bahwa mereka tidak perlu mempercayai agama, hanya perlu percaya pada Tuhan, melaksanakan keinginan Tuhan, dan berbuat baik..?</strong></font></font><br />
<font color="#000000"><font size="2">Benarkah pendapat hanya percaya pada Tuhan, bukan pada agama, adalah pilihan yg bagus? Biasanya orang punya pandangan spt ini kalau ia menganggap semua agama adalah salah dan/atau agama hanyalah sumber perpecahan yg tidak pantas untuk diikuti.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Coba kita analisa masalah ini.  <img src="http://rkhblog.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /><br />
</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><u>Anggaplah semua orang menganut pemikiran yg sama dg itu, lalu tidak ada lagi orang yg menganut suatu agama, mereka hanya merasa perlu mengenal Tuhan dan berbuat baik tapi tanpa melalui agama</u>. Kira2x apa yg akan terjadi? Satu hal yg perlu dijawab di sini adalah <strong>bisakah orang mengenal Tuhannya tanpa melalui agama?</strong> Kalau anda ditanya seperti apakah Tuhan itu? lalu anda menjawab : Tuhan itu yg menciptakan alam semesta, Tuhan itu Maha Esa, Tuhan itu penuh kasih, dll, dari manakah anda mengetahui hal itu kalau bukan dari agama? <u>Kalau misalnya anda lahir dan dibesarkan tanpa pendidikan agama sama sekali, apakah anda yakin pada saat dewasa anda akan mampu untuk mengetahui seperti apa Tuhan itu?</u> Tidak. Kita semua merasa mengenal &amp; mengetahui Tuhan itu seperti apa adalah melalui pendidikan agama yg kita terima sejak kecil, atau merupakan hasil pemikiran kita setelah dewasa yg masih berdasar pada pemikiran agama atau dg melakukan komparasi terhadap agama2x. <u>Tanpa itu kita akan cenderung untuk <strong>“menciptakan”</strong> sendiri Tuhan yg sesuai menurut pemikiran &amp; kehendak kita, tanpa kita mempunyai rel untuk membatasi imajinasi kita untuk “menciptakan” Tuhan versi kita sendiri itu.</u> Dan bila sudah begitu, orang akan menjadikan diri mereka “lebih” dari Tuhan, karena mampu untuk “menciptakan” Tuhan mereka sendiri, sedangkan <u>Tuhan saja tidak bisa menciptakan Tuhan, karena Tuhan bukanlah ciptaan, melainkan pencipta. Kalau ada sesuatu yg diciptakan, itu pasti bukan Tuhan.</u></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dan bila sudah demikian tidak akan ada lagi perbedaan misalnya dengan jaman jahiliyah pra Islam nabi Muhammad dahulu dimana orang bisa memilih &amp; menciptakan Tuhannya sendiri, kemudian membuat patungnya, lantas menyembahnya. Tidak heran kalau pada jaman pra Islam nabi Muhammad dulu, di dalam Ka’bah konon terdapat ratusan “Tuhan” yg dibuat dalam berbagai macam bentuk dan bahan, lha setiap orang ingin membentuk sendiri Tuhan yg sesuai dg selera mereka tanpa ada yg membatasi…!</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><u>Jadi pandangan untuk tidak perlu mempercayai agama, hanya perlu untuk percaya pada Tuhan saja adalah pandangan yg bisa sangat menyesatkan</u></strong>. </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Katakanlah ada orang2x yg mungkin saja mampu melakukannya (merefleksikan Tuhan dg benar tanpa melalui agama), berapa persen-kah jumlahnya dari keseluruhan jumlah umat manusia ? Dan <u>selain beberapa gelintir orang yg mampu merefleksikan Tuhan dg benar itu, bisa jadi masih akan ada berjuta-juta <strong>“Tuhan”</strong> yg berbeda yg telah diciptakan oleh masing2x orang yg lain sesuai dg imajinasi, harapan, dan keinginannya akan figur Tuhan</u>. Mampukah anda membayangkan apa yg akan terjadi dg kondisi seperti itu..? </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong>Melaksanakan keinginan Tuhan..? </strong>Keinginan Tuhan yg mana? Bagaimana kita bisa tahu apa yg diinginkan Tuhan kalau kita tidak “mengenal-Nya” dg baik? Sedangkan sudah kita bahas diatas bahwa tidak mungkin kita bisa mengenal Tuhan dg benar dan mengerti apa yg diinginkan Tuhan tanpa melalui agama, dan <strong><u>mencoba mengenal Tuhan tanpa melalui agama adalah dekat sekali dg kesesatan.</u></strong></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong>Berbuat baik..?</strong> Berbuat baik seperti apa? Apa patokan sebuah perbuatan itu adalah baik atau buruk? Ya, Agama! Tanpa itu orang akan cenderung untuk menetapkan sendiri standard baik &amp; buruk. Lantas bila bukan agama, apa yg jadi patokan bahwa sebuah perbuatan itu baik bagi kita &amp; orang lain, dan benar2x bernilai baik menurut Tuhan? Hukum setempat yg berlaku? Hukum produk manusia tidak pernah dapat menyelesaikan semua persoalan dg baik. <u>Bila pembuat hukumnya kebetulan orang yg “benar”, maka hukum yg dibuat bisa bagus, tapi kalau pembuat hukumnya kebetulan seorang yg “tidak benar” maka apa yg mestinya benar bisa jadi salah, dan yg mestinya salah bisa jadi benar</u>. Jadi apakah hukum yg berlaku selalu dapat dijadikan patokan berbuat baik? Tidak. </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Sebab walaupun sangat mungkin seseorang bisa menjadi “orang baik” dg mengikuti agama apapun (bahkan tanpa beragama sekalipun) tapi tanpa bimbingan suatu fondasi yg benar sangat mungkin suatu saat nanti dia akan bisa tersesat karena menganggap tindakannya benar, padahal sebenarnya tidak. <u>Berbuat baik bisa punya ukuran yg berbeda pada setiap orang. Hal ini karena “kebaikan” bagi seseorang belum tentu juga merupakan “kebaikan” bagi orang yg lain</u> (ini sudah merupakan hukum alam), dan siapa yg menjadi hakim penilai kebaikan yg mana yg sesungguhnya adalah kebaikan yg hakiki dan bernilai di mata Tuhan? Tidak lain adalah Tuhan sendiri. Melalui apa? Melalui pikiran masing2x orang? <u>Pikiran orang bisa tidak sama, dan manusia bukan mahkluk yg sempurna yg selalu mengetahui mana yg benar dan mana yg tidak benar</u>. Lantas melalui apa? Ya, melalui agama tentunya. </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><u><strong>Jadi pendapat bahwa manusia dapat berbuat baik saja tanpa menggunakan patokan agama adalah tidak mungkin dan dapat sangat dekat dengan kesesatan.</strong></u></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dan karena orang mengenal perbuatan baik-buruk adalah dari agamanya, maka <u>sangat penting untuk mengetahui apakah ajaran suatu agama adalah benar2x ajaran yg berasal dari Tuhan</u>. Karena bila apa yg kita yakini itu ternyata bukan berasal dari Tuhan, tentunya suatu saat kita bisa terkena hukum alam bahwa produk buatan manusia itu tidak sempurna dan pasti mengandung cacat yg suatu saat bisa menjerumuskan kita pada kesesatan.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Nah kalau agama itu ternyata bukan berisi nilai2x dari Tuhan sendiri, apakah mungkin bisa 100% selalu memberikan penuntun yg baik bagi umatnya? Tentu tidak, manusia butuh agama yg benar2x bernilai ajaran Tuhan. Karena itulah manusia harus mencarinya. Bagaimana kita bisa tahu ajaran agama mana yg benar2x bernilai ajaran Tuhan? Ya dg mempelajari agama kita sendiri dan juga agama2x lain, dan melakukan studi komparasi terhadap semuanya. Bagaimana bisa mengetahuinya sedangkan semua agama (sepertinya) mengklaim dirinya sendiri yg benar? <u>Bersyukurlah bahwa Tuhan memberi manusia otak untuk berpikir dan hati nurani untuk “merasakan” sebagai perbedaan dg makhluk Tuhan yg lebih rendah spt binatang</u>. Kita harus memakai keduanya secara seimbang sesuai porsinya, karena kalau hanya salah satu saja malah bisa menimbulkan pemikiran2x yg aneh yg bisa malah “<em>meng-agama-kan akal</em>” atau “<em>meng-agama-kan hati nurani”. </em><u>Yg harus dilakukan memang adalah beragama dg logika, yg menggabungkan akal &amp; hati nurani di dalamnya</u>.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Memang tidak semua orang mempunyai kualitas intelektual yg memadai untuk melakukannya, tapi setidaknya kalau anda dan semua komunitas blogger sudah bisa “nge-blog”, atau anda bisa membaca tulisan ini, mestinya berarti kualitas intelektual kita semua sebenarnya sudah mendukung untuk melakukan itu. Tinggal masalah mau atau tidak saja melakukannya. <img src="http://rkhblog.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /> </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Sedangkan untuk bisa menilai ajaran agama manakah yg paling benar dan dapat diandalkan sbg pegangan dan penuntun hidup, kita tidak bisa menentukan hanya dg melihat pemeluk agama tsb. Sebab <u>sangat mungkin seseorang tidak menerapkan dg benar apa yg diajarkan oleh agamanya, bahkan mungkin juga ia tidak mengetahui dg benar bagaimana sesungguhnya ajaran agamanya</u>. <u>Cara terbaik untuk mengetahui seperti apa sebenarnya ajaran suatu agama, adalah dg mempelajari langsung dari kitab sucinya sebagai dasar dari agama tsb</u>. Tentu saja harus dilakukan dg dilandasi pemikiran dan hati nurani. Sebab tanpa itu, mempelajari agama juga bisa menyesatkan kalau salah dalam melakukan pemahaman kalau melakukannya dengan seenaknya. </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Kesimpulan :</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Tuhan dan agama adalah satu kesatuan yg tidak dapat dipisahkan</strong>. Untuk beragama tidaklah dapat dilakukan tanpa adanya konsep ketuhanan di sana. Sedangkan untuk ber-Tuhan juga tidak dapat dilakukan tanpa dilandasi ajaran agama yg benar. <strong>Berbuat baik adalah perbuatan baik yg bernilai di sisi Tuhan dan dilandasi dg ajaran agama yg benar yg dipahami dg logika yaitu yg berlandaskan pemikiran dan hati nurani</strong>. Manusia tidak dapat menjalankannya secara terpisah-pisah, karena menjalankan bagian2x itu secara terpisah dapat menyeret manusia ke dalam jurang kesesatan.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Sedangkan kerusakan2x yg diakibatkan oleh pertikaian antar umat beragama itu adalah diakibatkan dari dijalankannya agama, ketuhanan, dan kebaikan itu tidak secara bersama-sama ataupun menjalankannya secara bersama-sama tapi tanpa dilandasi pemahaman yg berlandaskan pada pemikiran dan hati nurani, malah hanya didasarkan pada doktrin yg mencuci otak umat dan membuat mereka hanya menelan saja apa yg dijejalkan ke dalam otak mereka tanpa membiasakan umat untuk berpikir, menyaring, dan mendiskusikan apa yg mereka terima.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Maka untuk dapat memahami agama dg benar dan membuat hidup lebih tenang dan damai, tinggalkanlah pola pemahaman agama dg doktrin, dan biasakanlah untuk beragama dg logika, yaitu beragama yg dilandasi dg pemikiran dan hati nurani yg jernih agar dapat menjadi pencerahan pada umat, baik yg beragama sama maupun dg umat beragama lain.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Demikianlah sekelumit pembahasan saya mengenai ber-Tuhan dan ber-agama. Adakah yg akan anda pilih salah satunya? Setelah pembahasan saya diatas? Itu mutlak adalah hak anda, sebab anda sendirilah yg akan mempertanggung jawabkannya nanti. Atau anda ada pendapat lain..? <img src="http://rkhblog.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /> </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">-rkh-</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/55/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/55/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=55&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/18/tuhan-atau-agama-mana-yang-anda-pilih-part1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Remote Control VNC untuk Linux dan Windows</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/17/remote-control-vnc-untuk-linux-dan-windows/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/17/remote-control-vnc-untuk-linux-dan-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2007 13:42:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/17/remote-control-vnc-untuk-linux-dan-windows/</guid>
		<description><![CDATA[VNC adalah sebuah software remote control, dimana dg melalui software ini suatu komputer dapat melakukan akses untuk bekerja di suatu komputer lain yg terhubung dg jaringan. Hal ini dapat dilakukan baik dalam lingkungan LAN (Local Area Network) yg relatif berjarak dekat sampai dalam jaringan internet yg dapat berjarak ribuan kilometer.Teknologi remote control sebenarnya bukanlah barang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=54&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>VNC adalah sebuah software remote control, dimana dg melalui software ini suatu komputer dapat melakukan akses untuk bekerja di suatu komputer lain yg terhubung dg jaringan. Hal ini dapat dilakukan baik dalam lingkungan LAN (Local Area Network) yg relatif berjarak dekat sampai dalam jaringan internet yg dapat berjarak ribuan kilometer.Teknologi remote control sebenarnya bukanlah barang baru. Kehadiran teknologi ini sudah cukup lama di dunia komputerisasi. Di dalam dunia operating system UNIX beserta keluarganya, komunikasi remote sudah sangat biasa dilakukan oleh penggunanya. Operating system yang berbasiskan UNIX memang telah dikenal lama sebagai salah satu operating system jaringan yang menonjol dalam aplikasi-aplikasi jaringan termasuk fasilitas untuk mengontrol komputer melalui jaringan dari jarak jauh yang juga telah dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang sangat baik. Maka dari itulah teknologi remote control pada awalnya lebih banyak digunakan di lingkungan Unix, termasuk juga dalam operating system Linux.</p>
<p>Remote control di Linux/Unix yang secara native menggunakan command shell dilakukan hanya dengan menampilkan teks saja. Ini karena semua OS clone Unix dapat dioperasikan hanya dengan command text. Contoh yang paling banyak digunakan adalah koneksi SSH. SSH merupakan fasilitas remote yang building pada semua operating system Linux. Selain bisa menyediakan koneksi remote, SSH juga cukup aman untuk digunakan.</p>
<p>Setelah mengetikkan command text pada baris pertama, sistem akan meminta untuk dimasukkan password. Dan setelah password dimasukkan secara benar, maka tampilan prompt akan berubah menjadi tampilan prompt di komputer remote seakan-akan kita sedang berada di depan komputer remote yang mungkin saja berjarak beberapa meter ataupun ribuan kilometer dari komputer client.</p>
<p>Tetapi karena pada tahun2x belakangan ini, terutama dg berkembangnya sistem operasi Macintosh &amp; Windows yang berbasis grafis (yg juga diikuti secara pesat oleh Linux), maka muncul kebutuhan yang lebih besar lagi untuk menggunakan remote control yang tidak sekedar dapat menampilkan text saja. Maka kemudian muncullah program-program remote control yg berbasis grafis seperti PCAnywhere, Radmin, dll. Salah satu dari software remote control berbasis grafis yang terkenal adalah VNC (Virtual Network Computing) yg akan kita pakai di sini.</p>
<p>Penggunaan Remote Control sangat membantu pekerjaan seorang administrator jaringan yang membutuhkan suatu tool yang handal untuk dapat menjangkau seluruh komputer yang ada dalam jaringannya atau karena suatu sebab tidak dapat berada di depan komputer yang bersangkutan, sehingga perbedaan lokasi yang jauh tidak menjadi masalah untuk dapat melakukan pekerjaan sehari-hari. Teknologi remote control saat ini sudah cukup maju dengan adanya software-software semacam VNC yang sangat powerfull karena kecepatannya, tampilannya yang berbasis grafis, dapat dijalankan menggunakan browser, dan dapat digunakan sama baiknya dalam platform komputer yang sama maupun dalam platform komputer yang berbeda seperti lintas platform antara Linux dan Windows.</p>
<p><strong>Karakteristik VNC</strong></p>
<p>Karekteristik yang merupakan keunggulan dari software VNC dibanding software-software sejenis adalah  :<br />
1. <strong>Multi platform</strong>. Software VNC ini dapat digunakan dengan baik di lingkungan Windows, Linux, Beos, Macintosh, Unix dll. bahkan penggunaannya juga dapat dilakukan secara lintas platform. VNC client &amp; VCN server dapat saling diakses misalnya dari sistem Windows ke sistem Linux, maupun dari sistem Linux ke sistem Windows.<br />
2. <strong>Client-server</strong>. Software terdiri dari aplikasi server &amp; client dan harus diinstall di kedua sisi. Bagi orang-orang tertentu hal ini mungkin malah merepotkan, tapi ini juga berarti melindungi privacy komputer yg menggunakan VNC yang diniatkan untuk sesuatu yang positif.<br />
3. <strong>HTTP support</strong>. VNC dapat diakses menggunakan default <strong>port 5900 atau 5901 untuk TCP</strong> maupun <strong>port 5800 atau 5801 untuk HTTP</strong>. Jadi sebuah VNC server juga dapat diakses oleh VNC client menggunakan sebuah browser seperti Mozilla Firefox, Opera, dan Internet Explorer dengan menggunakan java aplet.<br />
4. <strong>Transparan</strong>. VNC adalah sebuah program yang sopan, tidak seperti beberapa software remote desktop lain yang menyembunyikan keberadaan dirinya dari user awam sehingga dapat dikategorikan sebagai sebuah software trojan yang akan dideteksi oleh software antivirus. Apabila sebuah komputer Windows dipasang VNC server, akan muncul sebuah icon kecil logo VNC di sebelah kanan taskbar yang akan berubah warna apabila komputer tersebut sedang diakses. VNC juga mengharuskan kita memasang password untuk bisa diaktifkan. Sebelum password dipasang, ia tidak akan mau bekerja.<br />
5. <strong>Across internet</strong>. VNC dapat digunakan across internet. Cukup mengetahui nomor IP Address dan password VNC tujuan, kita dapat memperlakukannya menjadi program semacam PCAnywhere untuk mengontrol komputer dari jarak jauh melalui Internet.<br />
6.<strong> Open Source</strong>. VNC bersifat Open Source dengan lisensi GPL (General Publik License). Dengan sifatnya ini, kita bisa dengan leluasa menggunakan dan mendistribusikannya, meski tentu saja harus mengikuti sifat lisensi open-source-nya. VNC telah disediakan secara gratis sejak tahun 1988 dan telah didownload lebih dari 50 juta copy</p>
<p>VNC menggunakan protokol yang sederhana berbasiskan <strong>RFB (Remote Frame Buffer</strong>). Protokol ini memungkinkan aplikasi remote mengupdate <strong>framebuffer</strong> yang ditampilkan di pengguna. Viewer di VNC tersedia untuk sistem UNIX, Linux, MS Windows, bahkan PDA. Saat ini VNC memang telah berkembang menjadi beberapa versi yg masing-masing juga dapat dijalankan dalam platform yang berbeda-beda, misalnya saja <strong>RealVNC</strong> (www.realvnc.com), <strong>TightVNC</strong> (www.tightvnc.com), dan <strong>metaVNC</strong> (http://sourceforge.net/projects/metavnc). RealVNC sekarang juga telah mempunyai versi Free, Personal edition, dan Enterprise edition, masing-masing punya harga &amp; kemampuan yang berbeda-beda.</p>
<p><strong>Instalasi VNC di Windows XP</strong></p>
<p>Untuk platform Windows kita bisa menggunakan software RealVNC yg cukup bagus dan juga dapt digunakan secara gratis. Misalnya di sini kita memakai : <strong>vnc-3.3.7-x86_win32.exe.</strong></p>
<p>Instalasi software VNC di Windows sangat mudah, hanya dengan menjalankan file executable instalasinya saja, mengikuti step-step instalasi yang semuanya menggunakan form-form grafis, kemudian VNC sudah siap untuk digunakan. Step-step singkat instalasinya adalah sebagai berikut :<br />
1.   Double-click pada file instalasinya, misalnya :  <strong>VNC.3.3.7-x86_win32.exe</strong>.</p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin1.jpg" title="vncwin1.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin1.jpg" alt="vncwin1.jpg" /></a></p>
<p>2. Setelah tampilan window welcome &amp; perjanjian lisensi, instalasi akan meminta memasukkan lokasi software &amp; komponen apa saja yang dipilih.<br />
3. Lalu setelah menentukan folder untuk start menu, instalasi akan meminta kita untuk memilih beberapa opsi tambahan berupa pembuatan icon di desktop &amp; mendaftarkan sebagai system service.</p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin5.jpg" title="vncwin5.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin5.jpg" alt="vncwin5.jpg" /></a></p>
<p>4. Setelah tampilan review, instalasi akan berjalan sampai selesai. Setelah itu VNC akan meminta kita memasukkan password untuk dapat menjalankan service-nya dan memberi check pada bagian Accept Socket Connections. Enable Java Viewer akan mengaktifkan kemampuan akses VNC menggunakan Java aplet. Sedangkan beberapa opsi lain adalah untuk disconnect &amp; tampilan secara remote. Setelah click Apply &amp; OK maka instalasi VNC server &amp; client di Windows XP telah selesai dan dapat langsung digunakan.</p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin7.jpg" title="vncwin7.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin7.jpg" alt="vncwin7.jpg" /></a></p>
<p>5. Sampai di sini service VNC di Windows telah dapat digunakan baik sebagai server maupun client.</p>
<p><strong>Instalasi VNC di Linux Mandriva 2007.1</strong></p>
<p>Untuk platform Linux di sini kita menggunakan software <strong>TightVNC</strong> yang merupakan pengembangan dari VNC standard yg juga dapat digunakan secara gratis. <strong><em>Versi VNC ini dirancang untuk penggunaan remote control untuk media jaringan yang lambat seperti koneksi dial-up modem</em></strong>. Karena itu akses dari VNC versi ini sangat cepat sesuai sifatnya yang memang dirancang untuk penggunaan jaringan dengan koneksi terbatas. Software ini sudah include dalam distro Linux Mandriva 2007.1 yang kita pakai di sini. Tinggal melakukan instalasi saja. Software-software tersebut adalah :<br />
<strong>- tightvnc-server-1.2.9-16mdv2007.1<br />
- tightvnc-doc-1.2.9-16mdv2007.1<br />
- x11-server-xvnc-1.2.9-16mdv2007.1<br />
- tightvnc-1.2.9-16mdv2007.1</strong></p>
<p>Instalasi VNC di Linux secara basic adalah menggunakan command text yang diketikkan dalam shell. Misalnya untuk distro-distro Linux turunan Red Hat dapat menggunakan metode instalasi <strong>RPM (RedHat Package Manager)</strong>.</p>
<p>Satu masalah yang sangat menyulitkan pengguna Linux dalam hal instalasi adalah masalah <strong>dependensi </strong>atau ketergantungan suatu software dengan software lain. Jadi kalau instalasi tidak mau berjalan karena software membutuhkan sebuah software lain yang jadi syaratnya, kita harus menginstalkan dulu software dependensi-nya itu yang mungkin juga masih membutuhkan software lain lagi untuk berjalan.</p>
<p>Karena di sini kita menggunakan Linux distro Mandriva 2007.1, sebuah distro yg juga merupakan turunan dari distro RedHat, jadi dalam penginstalan aplikasinya dapat menggunakan metode instalasi RPM yg lebih mudah daripada melakukan penginstalan dari source code. Bahkan dalam keluarga distro Mandrake/Mandriva seperti pada Mandriva 2007.1 ini sudah dilengkapi dengan tool tambahan untuk kemudahan penginstalan suatu paket software di dalam shell, yaitu <strong>“urpmi”</strong>. Bahkan keluarga distro ini juga sudah menyediakan suatu tool installer software berbasis grafis yg sangat bagus yg terdapat pada semacam control panel yg bernama <strong>MCC (Mandriva Control Centre)</strong>. Instalasi via shell untuk software tightvnc seperti berikut (sebagi root) :</p>
<p><strong># urpmi vnc</strong></p>
<p>maka software tightvnc akan terinstall lengkap dengan semua dependensinya.</p>
<p>Sedangkan instalasi dengan tampilan grafis menggunakan MCC adalah sebagai berikut :<br />
1. Buka (double click) menu <strong>Configure Your Desktop</strong> di Linux Mandriva 2007.1 sehingga muncul window MCC Kemudian pilih tab sebelah kiri pada bagian Software Management<br />
2. Buka bagian Install<strong> Software Packages</strong>, search dengan kata <strong>“vnc”</strong>, maka software2x yang berhubungan dengan vnc akan muncul. Kemudian pilih yang akan diinstall.</p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv5.jpg" title="vnc_mdv5.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv5.thumbnail.jpg" alt="vnc_mdv5.jpg" /></a></p>
<p>3. Klik Apply, maka proses instalasi akan berjalan menginstalkan software yang dipilih berikut semua dependensi yang dibutuhkan olehnya.<br />
4. Setelah semua software yang dibutuhkan terinstall, dapat dilakukan pengecekan dengan menggunakan RPM untuk memastikan semua software yang dibutuhkan sudah terinstall.</p>
<p># rpm -qa |grep vnc</p>
<p>maka sistem akan menampilkan software2x yg berhubungan dg vnc yg telah terinstall.</p>
<p>5. Langkah berikutnya adalah melakukan setting terhadap aplikasi vncserver agar komputer Linux dapat di remote dari komputer lain melalui jaringan. Caranya adalah dengan mengetikkan :</p>
<p><strong># vncserver :1</strong></p>
<p>Maksudnya adalah menyuruh vncserver untuk membuka koneksi remote dari luar untuk <strong>virtual desktop 1</strong> (hal ini karena tidak seperti Windows, Linux mempunyai banyak virtual desktop). Kemudian sistem akan meminta untuk memasukkan password. Setelah password dimasukkan, maka vncserver sudah aktif dan siap untuk di remote dari komputer lain. VNC server juga akan membuat sebuah script yaitu <strong>.vnc/xstartup</strong> yang akan diletakkan di <strong>home direktori user</strong> yang digunakan waktu melakukan setting vncserver. Jadi letak dan isi dari file script ini akan berbeda tergantung dari siapa user yang sedang aktif saat melakukan setting, dan sistem Linux (distro) apa yang digunakan.</p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv6.jpg" title="vnc_mdv6.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv6.jpg" alt="vnc_mdv6.jpg" /></a></p>
<p>6. Kemudian terakhir adalah memastikan service vncserver berjalan dengan baik dengan melakukan perintah :<br />
<strong> # /etc/init.d/vncserver start<br />
# /etc/init.d/vncserver restart</strong></p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv7.jpg" title="vnc_mdv7.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv7.jpg" alt="vnc_mdv7.jpg" /></a></p>
<p><strong>Menggunakan VNC di komputer Windows</strong></p>
<p>Cara menggunakan VNC di desktop Windows sangat mudah, karena dapat langsung diakses dari menu Start ataupun dengan klik dua kali pada icon yang ada di desktop (kalau fasilitas ini diinstall pada saat instalasi program). Kemudian akan muncul sebuah window untuk memulai koneksi dengan memasukkan IP address atau nama komputer tujuan yang akan diakses.</p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin8.jpg" title="vncwin8.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin8.jpg" alt="vncwin8.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin10.jpg" title="vncwin10.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin10.jpg" alt="vncwin10.jpg" /></a></p>
<p>Sebelum mulai membuka koneksi, kita masih bisa memilih beberapa opsi yang mungkin akan digunakan dengan mengklik tombol <strong>Options..</strong> maka akan muncul window <strong>Connection Options…</strong> yang bisa digunakan untuk melakukan setting penggunaan mouse, kemudian untuk <strong>Display </strong>bisa dipilih hanya untuk view saja atau Full-screen mode. Sedang pada bagian <strong>Misc</strong> terdapat opsi-opsi untuk menshare koneksi dengan user lain dan mendisable <strong>clipboard transfer</strong>.</p>
<p><strong>Menggunakan VNC di komputer Linux</strong></p>
<p>Menggunakan VNC di komputer Linux sedikit lebih sulit karena biasanya VNC tidak langsung membuatkan menu atau sebuah icon shortcut di desktop, tapi kita harus mengetikkan perintahnya langsung dari shell atau membuat icon shortcut sendiri secara manual. Cara menjalankan VNC dari shell adalah dengan mengetikkan perintah sbb :</p>
<p><strong>&gt; vncviewer  (Tekan Enter)</strong></p>
<p>maka akan muncul menu untuk menuliskan IP address atau nama komputer dan password seperti ini :</p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_suse8.jpg" title="vnc_suse8.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_suse8.jpg" alt="vnc_suse8.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_suse9.jpg" title="vnc_suse9.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_suse9.jpg" alt="vnc_suse9.jpg" /></a></p>
<p>Atau bisa juga dengan langsung menuliskan command-nya di shell secara lengkap dengan opsi-opsi yang diinginkan. Perintah-perintah VNC dapat dilihat dengan mengetikkan kata <strong>“vnc”</strong> diikuti dengan menekan tombol <strong>tab</strong>, sedangkan opsi-opsi tambahan untuk perintah-perintah VNC dapat dilihat di manualnya dengan menggunakan perintah<strong> man</strong> atau <strong>–help</strong>.</p>
<p><strong># man vncserver</strong></p>
<p>atau</p>
<p><strong># vncviewer –help</strong></p>
<p>Setelah address tujuan dan password dimasukkan akan terbuka sebuah window yang akan berisi tampilan desktop dari komputer yang sedang kita akses secara remote. Hasil tampilan dari komputer remote dengan menggunakan VNC di Linux tidak ada perbedaan dengan di Windows. Hanya saja pada tampilan VNC di Windows mempunyai beberapa fasilitas yang sulit dilakukan di Linux. Misalnya saja fasilitas untuk mengirimkan perintah <em>Ctrl-Alt-Del</em> yang lazim digunakan di komputer Windows, pada VNC di Windows hal ini dapat dilakukan dengan klik kanan di bagian atas konsol aksesnya, tapi di Linux tidak dapat dilakukan. Tapi kekurangan itu dapat diatasi dengan adanya kemampuan VNC untuk diakses melalui browser yang menyediakan fasilitas sama baiknya untuk Windows ataupun Linux.</p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/tightvnc2.jpg" title="tightvnc2.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/tightvnc2.thumbnail.jpg" alt="tightvnc2.jpg" /></a></p>
<p><strong>Menggunakan VNC secara lintas platform</strong></p>
<p>Satu hal yang sangat menarik dari VNC adalah kemampuannya yang dapat dioperasikan secara lintas platform. Suatu VNC viewer yang dijalankan dari komputer platform apapun (Linux, Windows, Mac, dll.) dapat juga digunakan untuk mengakses komputer yang telah diinstall VNC server juga dalam platform apapun (Linux, Windows, Mac, dll.). Saya telah menggunakan VNC pada sesama komputer Windows, pada sesama komputer Linux, dari komputer Windows ke komputer Linux, dan dari komputer Linux ke komputer Windows, yang telah dicoba aksesnya menggunakan file <strong>vncviewer</strong> di Linux &amp; Windows dan juga melalui <strong>browser</strong> Mozilla Firefox &amp; Internet Explorer dari masing-masing platform, dan berjalan dengan baik. Gambar berikut adalah contoh penggunaan VNC viewer dari komputer Linux openSUSE 10.2  untuk mengakses secara remote komputer Windows XP Professional menggunakan port HTTP 5800 melalui browser Firefox.</p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv8.jpg" title="vnc_mdv8.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv8.thumbnail.jpg" alt="vnc_mdv8.jpg" /></a></p>
<p>-rkh-</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=54&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/17/remote-control-vnc-untuk-linux-dan-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vncwin1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vncwin5.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vncwin7.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv5.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vnc_mdv5.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vnc_mdv6.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vnc_mdv7.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vncwin8.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vncwin10.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vncwin10.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_suse8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vnc_suse8.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_suse9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vnc_suse9.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/tightvnc2.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tightvnc2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/09/vnc_mdv8.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vnc_mdv8.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hindu dan Islam Ternyata Sama ?</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/10/hindu-dan-islam-ternyata-sama/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/10/hindu-dan-islam-ternyata-sama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Sep 2007 14:50:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Perbandingan agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/10/hindu-dan-islam-ternyata-sama/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	
Hindu dan Islam ternyata memang sama ? Kebanyakan umat Hindu dan umat Islam mungkin juga akan terkejut membaca kalimat tersebut, seperti juga saat membaca tulisan saya tempo hari “Muhammad adalah nabi umat Hindu ?”. Tulisan ini memang saya buat sebagai kelanjutan dari tulisan itu yg memang sudah saya janjikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=38&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Hindu dan Islam ternyata memang sama ? Kebanyakan umat Hindu dan umat Islam mungkin juga akan terkejut membaca kalimat tersebut, seperti juga saat membaca tulisan saya tempo hari <a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/28/muhammad-adalah-nabi-umat-hindu/">“Muhammad adalah nabi umat Hindu ?”</a>. Tulisan ini memang saya buat sebagai kelanjutan dari tulisan itu yg memang sudah saya janjikan untuk saya buatkan kelanjutannya  </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Mungkin tidak seorangpun yg pernah membayangkannya, tidak juga saya sendiri. Hal ini saya dapatkan dalam sebuah ceramah dari Dr. Zakir Naik, seorang ulama perbandingan agama kelas dunia yg berasal dari India, seorang ulama yg terkenal sangat brillian, dimana dalam setiap ceramah ataupun diskusi/debat ilmiah tentang agama, dia selalu dapat menyebutkan dalil2x yg tepat untuk setiap permasalahan yg merujuk pada kitab2x suci agama Islam, Yahudi, Kristen, dan Hindu, dimana semuanya dia menyebutkan secara hapal diluar kepala, dan dilakukan di hadapan masing2x umat agama2x tersebut termasuk ulama2x dan pendeta2xnya. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Hal itu tidak mungkin berani ia lakukan kalau memang tidak mempunyai kemampuan untuk memahami &amp; menghapal masing2x kitab suci tersebut (meskipun mungkin utk kitab2x selain Al-Qur&#8217;an tidak 100% hafal). Itupun mungkin masih ada kitab2x agama lain lagi yg juga ia juga paham &amp; hapal isinya, misalnya kitab2x agama Budha, yg hal ini belum saya ketahui karena belum pernah melihat ceramahnya atau debat ilmiah religi-nya yg berhubungan dg agama Budha, kalau yg berhubungan dg agama Islam, Kristen, Yahudi, dan Hindu, saya sudah melihatnya sendiri.</font></font></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong>Ada satu hal yg menjadi dasar apabila kita ingin untuk mengetahui ajaran dari suatu agama dg lebih baik, yaitu dari kitab suci-nya</strong>. Ya benar, kitab suci-nya. Hal ini juga membuat saya teringat saat SD dulu pernah diajarkan bahwa <strong>syarat sebuah ajaran/kepercayaan dapat dikatakan sebagai agama, adalah adanya kitab suci</strong>. Tanpa itu tidak layak sebuah ajaran/kepercayaan dipandang sebagai sebuah agama.</font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Orang dapat mengatakan agamanya mengajarkan ini dan itu, bahwa mereka harus mempercayai dan melakukan ini dan itu, tapi jika itu semua ternyata berbeda atau bertentangan dg apa yg disebutkan dalam kitab sucinya, maka semua yg dipercayai atau dijalankan itu mungkin saja tidak akan ada gunanya. Karena dalam agama apapun selalu ada (sedikit atau banyak) pengaruh kebudayaan atau bahkan pemikiran/ajaran yg dianggap orang menjadi bagian dari ajaran agama tsb, tapi ternyata bukan seperti itu yg diajarkan dalam kitab sucinya. Dan ternyata bila kita membaca dan mempelajari suatu agama langsung dari kitab sucinya, kita akan menemui hal2x yg sangat menarik yg mungkin sangat berbeda dari pemahaman kita semula tentang suatu agama, seperti yg sudah dilakukan dg sangat baik oleh ulama2x besar perbandingan agama seperti Ahmed Deedat dan Zakir Naik, seperti topik utama yg akan kita bahas dalam tulisan ini.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title>   	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Definisi Hindu</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Agama Hindu adalah sebuah agama yg berasal dari daratan India, kemudian baru menyebar ke seluruh dunia. Sesungguhnya kata Hindu memiliki definisi geografis, yaitu orang atau keadaan orang yg menghuni di sekitar sungai Sindu. Menurut ahli sejarah, kata Hindu pertama kali dipergunakan oleh orang Persia ketika pertama datang ke India melalui jalan sebelah barat laut Himalaya. Menurut <strong>Encyclopedia of Religion and Ethics vol. 6 ref 699</strong> : kata Hindu tidak ada disebutkan dalam setiap literatur India, bahkan dalam kitab sucinya sendiri sebelum orang Muslim datang ke India.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Menurut <strong>Jawaharlal Nehru</strong> dalam bukunya : <strong>Discovery of India page : 74 – 75</strong> &#8211;&gt; kata <strong>Hindu</strong> pertama kali digunakan pada abad ke 8 pada masa Persia, dan tidak pernah digunakan untuk menerangkan pengikut agama tertentu, tapi untuk menunjukkan suatu komunitas masyarakat. Dan kata Hindu pertama kali digunakan oleh orang Inggris untuk menunjukkan kepercayaan sebagian besar orang India.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Menurut <strong>Encyclopedia Britanica vol. 20 Ref. 581</strong>  :  kata Hindu pertama kali digunakan oleh penulis Inggris pada tahun 1830 untuk menggambarkan keadaan dan kepercayaan orang India. Dan karena berasal dari orang Inggris, maka kata itu sekarang menjadi bahasa Inggris. </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Sebenarnya orang Hindu terpelajar keberatan thd penggunaan kata itu, karena menurut mereka itu salah kaprah. <strong>Seharusnya nama agama Hindu adalah : Sanata Dharma (agama yg abadi), Vedic Dharma (agama Weda), atau Vedantist (pengikut Weda)</strong>. Hal ini karena kata Sanata Dharma, Vedic, ataupun Vedantist memang ada tersebut dalam kitab2x suci Hindu. Apalagi saat ini agama Hindu sudah menyebar ke seluruh dunia, bukan hanya menjadi kepercayaan yg dianut oleh orang India saja.</font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Definisi Islam</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Islam berasal dari kata bahasa arab <strong>“salam”</strong> yg artinya <strong>“damai”</strong>, atau kata <strong>“Slim”</strong> yg artinya penyerahan diri pada Tuhan. Jadi <strong>Islam berarti : kedamaian yg didapat karena penyerahan diri pada Tuhan</strong>. Dan semua yg menyerahkan diri kepada Tuhan disebut muslim.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Kata Islam banyak terapat dalam Qur&#8217;an dan hadits nabi spt di  <strong>QS. Al-Baqarah(2) : 208</strong>, sedangkan kata muslim banyak juga terdapat dalamQur&#8217;an &amp; hadits spt pada <strong>QS. Ali Imran(2) : 64</strong></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Sebenarnya menurut kepercayaan agama Islam, <strong>adalah salah kalau mengatakan Islam adalah sebuah agama yg didirikan oleh nabi Muhammad. Islam sudah ada sejak dahulu</strong>, sejak manusia pertama ada di bumi ini. <strong>Nabi Muhammad bukanlah pendiri Islam, melainkan penutup para nabi</strong>. Jadi sebelum nabi Muhammad telah ada banyak nabi2x yg lain yg juga mengemban amanat Tuhan untuk menyebarkan ajaran agama dari Tuhan.</font></font></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Konsep Tuhan dalam Hindu</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Menurut  orang Hindu awam, Tuhan bisa ada 1, 10 ,100, 1000, atau mungkin sejuta. Tapi <u>kalangan Hindu yg terpelajar (umat Hindu yg mempelajari kitab suci &amp; sejarah Hindu) akan mengatakan bahwa <strong>ajaran Hindu hanya percaya pada satu Tuhan</strong></u><strong>.</strong></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Kebanyakan umat Hindu menganut paham <strong>Phanteism/Fantaisme (Pancaran</strong>), yaitu <strong>“Everything is God”</strong> (semua adalah Tuhan). Matahari, bulan, bintang, bahkan ular-pun dianggap Tuhan. Sedang umat Islam menganut paham <strong>“Everything is God&#8217;s”</strong> (semuanya milik Tuhan). Pohon, manusia, bumi, bulan, bintang, dll. semua adalah milik Tuhan. Dalam Hindu &#8211;&gt; God, dalam Islam &#8211;&gt; God&#8217;s, perbedaannya hanya pada <strong>“&#8217;s”</strong>. Maka jika umat Hindu &amp; Islam sepakat pada <strong>“&#8217;s”</strong> ini maka mereka akan bersatu.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong>Kitab suci Hindu</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Kitab Hindu terbagi dalam 2 kategori besar, yaitu : <strong>Sruti </strong><span>dan</span><strong> Smirit</strong>i. <u>Sruti = sesuatu yg diturunkan, yg  didengar, yg dirasakan, dan yg dipahami</u>. Inilah yg diakui oleh cendekiawan Hindu sebagai wahyu Tuhan dan derajatnya lebih tinggi dari kitab2x lain. <u>Sruti terbagi dua yaitu : Weda dan Upanishad</u>.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Veda diambil dari kata sansekerta “ved” yg artinya : pengetahuan. Jadi <strong>Weda artinya : pengetahuan yg sangat mulia.</strong></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Veda dibagi menjadi :</font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Rigveda 	&#8211;&gt; inti weda</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Yajurveda 	 &#8211;&gt;  tentang mantra</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Samaveda 	&#8211;&gt;  tentang melodi</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Atharva 	veda  &#8211;&gt;  formula magis</font></font></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><u>Veda dianggap paling dijamin keasliannya &amp; paling di kramatkan, serta dianggap bernilai wahyu dari Tuhan</u>. Usia yg pasti dari kitab ini tidak ada yg tahu, ada bermacam-macam pendapat. Dari yg bilang sudah 1310 juta tahun, sampai ada juga yg mengatakan hanya sekitar 400 tahun saja. Siapa yg menulis, diturunkan pada siapa, kapan pertama kali diturunkan, tidak ada yg tahu.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Kitab “kelas dua” setelah Sriti adalah <strong>Smriti</strong>. <u>Smriti artinya ingatan</u>. “sm” berarti mengingat. Cendekiawan Hindu mengatakan kitab ini bukan dari Tuhan, tapi buatan manusia sebagai petunjuk hidup sehari-hari. Ada juga kitab itihas – epik, ada 2 epik besar yaitu : Ramayana &amp; Mahabarata yang mengisahkan tentang peperangan.</font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Ayat2x tentang Tuhan dalam kitab Hindu</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dalam kitab Upanishad :</font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Chandogya 	Upanishad Ch. 6 Sec. 2 V. 1</em></strong> menyatakan bahwa <strong><span style="text-decoration:none;">Tuhan 	hanya ada satu</span></strong>.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Shvetashatara 	Upanishad Ch. 6 V. 9</em></strong> menyatakan bahwa <strong><span style="text-decoration:none;">Tuhan 	itu tidak punya ibu dan bapak</span></strong>, Dia tidak punya tuan dan 	pelindung.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Shvetashatara 	 Upanishad Ch. 4 v. 19</em></strong> menyatakan bahwa <strong><span style="text-decoration:none;">Tuhan 	itu tidak ada sesuatupun yg menyerupai Dia</span></strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Shvetashatara 	 Upanishad Ch. 4 v. 19</em></strong> menyatakan bahwa <strong><span style="text-decoration:none;">Tuhan 	tidak bisa dilihat</span></strong>. Tidak ada orang yg mampu melihat dg 	mata.</font></font></span></p>
</li>
</ul>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dalam kitab suci Hindu yg paling sering dibaca orang yaitu Bhagavad Gita :</font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Bhagavat 	Gita Ch. 10 V. 3 menyatakan bahwa <strong><span style="text-decoration:none;">Dia 	tidak dilahirkan, tak ada permulaan, Tuhan seru sekalian alam</span></strong>.</font></font></span></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dalam kitab utama Hindu, Veda :</font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Yajurveda 	Ch. 32 V. 3</em></strong> menyatakan bahwa <strong><span style="text-decoration:none;">tidak 	ada rupa bagi Tuhan, Dia tidak pernah dilahirkan, Dia yg berhak 	disembah</span></strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Yajurveda 	Ch. 40 V. 8</em></strong> menyatakan bahwa <strong>Tuhan tidak berbentuk dan 	dia suci</strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Yajurveda 	Ch. 40 V. 9</em></strong> menyatakan bahwa “<em>Andhatma pravishanti”</em> 	artinya memasuki, dan <em>“assambhuti”</em> artinya benda/alam 	seperti api, air, dan udara. Maksudnya <u>mereka yg menyembah 	benda/alam spt api, air, udara, telah masuk kedalam kegelapan</u></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Atharvaveda 	Bk. 20 Hymn 58 V. 3</em></strong> menyatakan bahwa sungguh <strong>Tuhan itu 	Maha Besar</strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Pada 	Rigveda yg dianggap paling suci, pada <strong><em>Rigveda Bk. 1 Hymn 64. 	V. 46</em></strong> dinyatakan : <span style="text-decoration:none;"><strong>Tuhan 	itu Maha Esa, panggillah Dia dg berbagai nama</strong>. Di Islam juga ada 	99 nama untuk Tuhan yang satu.</span></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Juga 	diulangi pada <strong><em>Rigveda Bk. 10 Hymn 114 V. 5</em></strong> menyatakan 	<strong>Tuhan itu satu tapi Dia disebut dg nama yg bermacam-macam</strong> </font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Pada 	<strong><em>Rigveda Bk. 2 Hymn 1</em></strong>  menyatakan bahwa ada 33 nama yg 	ditujukan pada Tuhan, diantaranya :</font></font></span></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Rigveda 		Bk. 2 Hymn 1 V. 3</em></strong> : <strong><u>Brahama</u></strong> (pencipta), 		bahasa arabnya <strong><u><span style="font-style:normal;">Choliq</span></u></strong>. 		Umat muslim tidak keberatan kalau Allah dipanggil dg Khalik atau 		Creator, atau Brahama. Tapi kalau orang menyebutkan Brahama itu 		adalah Tuhan yg berkepala 4 dg mahkota, umat muslim sangat tidak 		setuju.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Shvetashvatara 		Upanishad Ch. 4 V. 19</em></strong> menyatakan <strong><span style="text-decoration:none;">tidak 		ada satu makhlukpun yg menyerupai Tuhan</span></strong>.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Rigveda 		Bk. 2 Hymn 1 V. 3</em></strong> : <strong><u>Vishnu</u></strong> (Wishnu) artinya 		<strong><u>Sustainer</u></strong> (pemelihara alam), yg memberi rizki. Bahasa 		arabnya adalah <strong><u>“Rabb”</u></strong>. Orang muslim tidak 		keberatan Allah disebut Rabb, Vishnu, Sustainer, Cheriser. Yg jadi 		masalah adalah Vishnu adalah Tuhan yg punya 4 tangan, tiap tangan 		memegang cakra, tangan kirinya memegang rumah kerang, menaiki 		seekor burung garuda sambil bersandar pada gulungan ular. Umat 		muslim tidak bisa menerima itu.</font></font></span></p>
</li>
</ul>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Apalagi 	<strong><em>Yajurveda Ch. 32 V. 3</em></strong> menyatakan bahwa <strong><span style="text-decoration:none;">tidak 	ada rupa bagi Tuhan</span></strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Rigveda 	Bk. 1 Hymn 1 V. 1</em></strong> menyebutkan : <strong>kami tidak menyembah 	kecuali Tuhan yg satu</strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Rigveda 	Bk. 6 Hymn 45 V. 6</em></strong> menyebutkan <strong>“sembahlah Dia saja, 	Tuhan yang sesungguhnya”</strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Dalam 	<strong><span style="text-decoration:none;"><em>Brahama Sutra</em></span></strong> 	disebutkan : <strong>“Hanya ada satu Tuhan, tidak ada yg kedua. Tuhan 	tidak berbilang sama sekali”</strong>.</font></font></span></p>
</li>
</ul>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong>Konsep Tuhan menurut Islam</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Jawaban terbaik umat Islam tentang Konsep Tuhan adalah apa yg terdapat pada <strong>QS. Al-Ikhlas (112) : 1 – 4</strong>  :</font></font></span></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Ayat 	1 : <strong><em>Katakanlah, “Dialah Allah, Yang Maha Esa”</em></strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Ayat 	2 : <strong><em>Allah tempat meminta segala sesuatu</em></strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Ayat 	3 : <strong><em>Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,</em></strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Ayat 	4 : <strong><em>dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia.</em></strong></font></font></span></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Ternyata ayat2x dalam kitab2x Hindu yg disebut diatas tadi mempunyai kecocokan dg apa yg tertulis dalam surat Al-Ikhlas, seperti sebagai berikut :</font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">QS. 	Al-Ikhlas (112) : 1 = Chandogya Upanishad Ch. 6 Sec. 2 V. 1 &#8211;&gt; 	<strong>Tuhan hanya satu</strong>.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">QS. 	Al-Ikhlas (112) : 2 = Bhagavat Gita Ch. 10 V. 3  &#8211;&gt;  <strong>Dia 	adalah Tuhan semesta alam</strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">QS. 	Al-Ikhlas (112) : 3 = Shvetashatara  Upanishad Ch. 6 V. 9  &#8211;&gt;  	<strong>Tuhan tidak punya bapak &amp; ibu</strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">QS. 	Al-Ikhlas (112) : 4 = Shvetashatara  Upanishad Ch. 4 v. 19 dan 	Yajurveda Ch. 32 V. 3  &#8211;&gt; <strong>tidak ada yg menyerupai Tuhan</strong></font></font></span></p>
</li>
</ul>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Ayat2x dalam QS. Al-Ikhlas dalam Al-Qur&#8217;an dan ayat2x dalam kitab2x Hindu tadi adalah merupakan batu ujian terhadap keimanan. Jika ada yg mengatakan bahwa dia atau sesuatu itu Tuhan, masukkan pada ayat2x dari Qur&#8217;an dan kitab2x Hindu tadi, bila lulus, maka dia atau sesuatu itu benar adalah Tuhan, tapi kalau gagal maka dia/sesuatu itu bukanlah Tuhan.</font></font></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Sebagai contoh :</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Ada “sebagian” umat Hindu yg menyatakan bahwa <strong>Bhagwan Rajneesh adalah Tuhan</strong>. Dalam kitab suci Hindu memang tidak ada satupun yg menyatakan dia adalah Tuhan, tapi ada orang2x yg menyatakan dia sbg Tuhan. Untuk mengetahui seseorang/sesuatu adalah Tuhan, masukkan dalam ayat2x tadi, kalau lulus, dia benar Tuhan, kalau tidak berarti dia “Tuhan palsu”.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Al-Ikhlas ayat 1</em></strong>  :  dia unik / hanya satu2xnya? Tidak. Masih banyak orang lain yg mengaku sebagai Tuhan. Banyak orang juga menjalani kehidupan seperti dia : makan, minum, tidur, berbicara, dll.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Al-Ikhlas ayat 2</em></strong>  :  dia mutlak dan abadi? Tidak. Dia penderita asma, penyakit gula, dan nyeri punggung kronis.<em> Tuhan penyakitan? </em><span style="font-style:normal;">Dan pada akhirnya dia juga mati seperti manusia lainnya. </span><em>Tuhan mati?</em></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Al-Ikhlas ayat 3</em></strong>  :  dia tidak dilahirkan dan tidak punya ayah-ibu? Dia lahir di India dan punya ayah-ibu. Th 1981 dia pergi ke Amerika dan melakukan ribuan kunjungan di Amerika, kemudian membangun sebuah kota di daerah Oregon yg bernama Rajneesh furm. Tapi kemudian dia ditangkap di Amerika dan pemerintah Amerika menaruhnya di Furmbash. Dan dia mengaku sebagai Tuhan di Amerika. Dan orang yg mengaku Tuhan itu minta rokok ketika di penjara. <em>Tuhan dipenjara? Tuhan minta rokok?</em> Setelah dia kembali ke India, di kota Puna dia kembali membuat markas yg dikenal sbg masyarakat <strong><u><span style="font-style:normal;">Osho</span></u></strong>. Di sana ada sebuah prasasti bertuliskan <strong>“Rajneesh tidak pernah lahir dan tidak pernah mati, pernah singgah di planet bumi pada tgl 11 des 1991 s/d 19 jan 1990”</strong>. Tapi mungkin mereka lupa mencantumkan kalau ia pernah tidak diijinkan masuk ke 21 negara karena tidak punya visa. <em>Tuhan yg menciptakan dunia harus mengemis visa untuk masuk ke negara2x yg terdapat dalam bumi yg telah diciptakan-Nya ?</em></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Al-Ikhlas ayat 4</em></strong>  : tidak ada makhluk yg menyerupai Tuhan. Jadi apapun dan siapapun di jagat raya ini yg dibandingkan dg Tuhan, maka dia bukanlah Tuhan. Rajneesh adalah manusia yg sama dg manusia lain. <u>Makhluk apapun di alam semesta ini tidak ada yg akan lolos dari ayat ini untuk dapat dinyatakan sebagai Tuhan</u>.</font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Orang Islam memanggil Tuhannya dengan nama <strong>“Allah”</strong>. <u>Sekalipun kata “Allah” secara umum bisa diartikan sebagai Tuhan, tapi nama ini adalah nama yg unik, benar2x menyatakan ke-esa-an Tuhan</u>, tidak bisa seperti kata “God” dalam bahasa Inggris yg bisa jadi Gods, Godes, God father, God mother, dll. yg tidak dapat digunakan untuk meyatakan ke-esa-an Tuhan. Bahkan kalau dalam bahasa Indonesia kita mengenal dua kata yg berbeda untuk “Tuhan” dan “Dewa”, maka kata “God” dalam bahasa Inggris tidak bisa membedakannya. Misalnya kata “God of gambler” bukan diartikan sebagai Tuhannya penjudi, tapi diartikan sebagai Dewa Judi.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><font color="#000000"><font size="2"><strong>Konsep kehidupan dan kematian dalam Hindu</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Umumnya umat Hindu percaya apa yg dinamakan <strong>“Samsara”</strong>, yaitu perputaran kelahiran &amp; kematian berulang kali, yg dikenal dg nama <strong>“Reinkarnasi”</strong>. Yaitu orang yang sudah mati rohnya akan berpindah pada sosok lain yang akan lahir kembali di dunia. Bila amalannya baik, maka ia akan terlahir kembali dg kehidupan yg lebih baik, tapi bila amalannya jelek ia akan terlahir kembali dg kehidupan yg buruk atau menjadi makhluk yg lebih rendah derajatnya. Begitulah terjadi berulang kali. Mereka mengatakan konsep Samsara inilah yg dapat menjawab mengapa ada orang yang lahir cacat dan miskin. Sebab untuk apa Tuhan menciptakan orang cacat dan orang miskin di dunia ini? Begitulah kepercayaan umum kebanyakan umat Hindu.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Akan tetapi ternyata hal ini tidak terdapat dalam Weda. Yg disebutkan Weda hanya <strong>“Punarjanam”</strong> atau <strong>hidup berikutnya</strong> atau <strong>hidup lagi</strong>, tapi <u>bukan</u> perputaran hidup-mati. <u>Para cendekiawan Hindu mengatakan bahwa tidak pernah ada konsep perpindahan roh / reinkarnasi dalam Weda</u>.</font></font></span></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Rigveda 	Bk. 10 Hymn 16 V. 4 – 5</em></strong> berbicara mengenai <u>kehidupan 	sesudah mati</u>, bukan <u>perputaran hidup-mati</u>.</font></font></span></p>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dalam 	Weda juga terdapat konsep surga dan neraka yg mirip dg konsep dalam 	Islam. Surga digambarkan sbg tempat yg sangat indah, banyak mengalir 	sungai susu, buah2xan bermacam-macam, tempatnya indah, dll. Neraka 	juga digambarkan mrip dg konsep dalam Islam, dimana neraka 	digambarkan dg gambaran api, dimana di neraka orang akan mengalami 	penderitaan.</font></font></p>
</li>
</ul>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Konsep kehidupan dan kematian dalam Islam</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2">Terdapat beberapa ayat yg dapat jadi acuan :</font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>QS. 	Al-Baqarah(2) : 28</em></strong> menyebutkan bahwa manusia pada awalnya 	adalah mati, kemudian dihidupkan oleh Allah, lalu akan mati dan 	dibangkitkan kembali.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>QS. 	Al-Mulk(67) : 2</em></strong> menyebutkan bahwa Allah yg menciptakan hidup 	untuk jadi batu ujian. Hidup ini adalah ujian untuk kesuksesan di 	akhirat.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>QS. 	Ali-Imran (3) : 185</em></strong> menyebutkan bahwa setiap jiwa akan 	merasakan mati, pada hari akhir akan diperhitungkan semua amalan 	manusia. Orang2x yg selamat dari siksa api neraka dan memasuki 	surga, di sana mereka akan mendapatkan apa yg mereka inginkan di 	dunia, dunia ini hanyalah berisi permainan dan tipuan belaka.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>QS. 	Al-Baqarah (2) : 24</em></strong> isinya menjelaskan tentang neraka.</font></font></span></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><u>Dalam konsep Islam, manusia lahir ada yg kaya, miskin, sehat, cacat, semua adalah ujian bagi manusia. Dan karena ujian yg berbeda-beda itulah kehidupan bisa berlangsung</u>.</font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Minuman keras dalam Hindu dan Islam</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>QS. Al-Maidah(5) : 90</em></strong> menyebutkan larangan terhadap minuman keras, judi, menyembah berhala, mengundi nasib, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan syaitan. Dan menyuruh menjauhi perbuatan itu agar mendapat keberuntungan.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dalam Hindu ternyata juga ada konsep yg serupa :</font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span><font size="2"><font color="#000000"><u>Minuman 	keras dilarang dalam kitab2x Hindu</u> : <strong><em>Manusmriti Ch. 9 V. 	235</em></strong>, <strong><em>Manusmriti Ch. 11  V. 55</em></strong>, <strong><em>Rigveda 	Bk. 8 Hymn 2 V. 12</em></strong>, dan banyak lagi bagian yg lain</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span><font size="2"><font color="#000000"><u>Judi 	dilarang</u> dalam kitab Weda, misalnya : <strong><em>Rigveda Bk. 10 Hymn 	34 V. 3 </em></strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;"><span><font size="2"><font color="#000000"><u>Mengundi 	nasib dg bermain dadu dilarang</u>, mis :  <strong><em>Rigveda Bk. 10 Hymn 	34 V. 13</em></strong></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><u>Hal2x 	yg berhubungan dg meramal adalah dosa</u>, mis : <strong><em>Manusmriti 	Ch. 9 V. 258</em></strong></font></font></span></p>
</li>
</ul>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Poligami dalam Hindu dan Islam</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Telah dikenal secara luas bahwa dalam Islam terdapat konsep poligami. Masalah yg belakangan sempat jadi isu kontroversial dg pendapat yg pro dan kontra. Secara umum pula banyak orang (di dalam ataupun di luar Islam) telah menganggap bahwa konsep poligami hanya ada di agama Islam. Tentang topik ini lebih lengkap anda bisa membaca tulisan saya tentang <a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/06/22/5/">Poligami</a>. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Di Islam konsep Poligami terdapat dalam surat An-Nisa&#8217; ayat 3. Bagaimana dalam Hindu? Adakah disebutkan tentang poligami? Beberapa yg hal dapat dijadikan acuan adalah :</font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Vishnusutra 	Ch. 24 V. 1</em></strong> menyebutkan kalau ayahanda Sri Rama punya 4 	istri</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Mahabarata 	Anushasana Parva Sec. 15</em></strong> menyebutkan Krisna punya 16100 	istri</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Jika 	dianalisa, <u>orang Hindu boleh mempunyai istri berapapun ia mau, 	hanya pemerintah India saja yg membatasi dg mengeluarkan undang2x 	perkawinan pd th 1956 bahwa orang Hindu hanya boleh menikah dg 1 	istri, sedangkan kitab sucinya membolehkan sesukanya</u>.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dalam 	data pemerintah India, terdapat data poligami dari seluruh penduduk 	India, bahwa dalam kurun waktu 10 tahun dari tahun 1961 – 1971 	orang muslim yg berpoligami sebanyak 4.31% dari jumlah komunitasnya, 	sedangkan orang Hindu yg poligami adalah sebanyak 5.06% dari jumlah 	komunitasnya.</font></font></p>
</li>
</ul>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong>Jihad dalam Hindu dan Islam</strong></font></font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Hindu 	juga punya konsep Jihad yg sama dg Islam yaitu berjuang/berperang 	melawan kebathilan, seperti pada : <strong>Bhagavat Gita 2 : 50</strong> 	ketika Krisna menyuruh Arjuna untuk berjihad, “Berjihadlah engkau 	demi memperoleh “Yoga” (syahid). Jihad itu demi kebaikan kamu, 	Jihadlah!</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Kalau 	di Al-Qur&#8217;an terdapat kisah2x tentang perang, Kitab Mahabarata 	adalah kitab yg berisi peperangan antara Pandawa dan Kurawa. Kitab 	setebal ribuan halaman itu isinya hanya kisah peperangan.</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Bhagavat 	Gita &#8211;&gt; adalah berisi nasihat Sri Krisna kepada Arjuna di medan 	pertempuran</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Bhagavat 	Gita Ch.1 V. 42-46 &#8211;&gt; Arjuna berkata pada Sri Krisna kalau ia 	lebih baik mati tak bersenjata tanpa perang daripada harus membunuh 	saudara sepupu (Kurawa)</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Bhagavat 	GitaCh. 2 : 2 &#8211;&gt;  Krisna berkata, “Oh Arjuna kenapa pikiran 	kotor itu bisa masuk ke dalam benakmu? Kalau engkau enggan 	berperang, engkau tidak akan masuk surga, kenapa engkau berkata 	seperti itu, itu bisa melemahkan hatimu.”</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Bhagavat 	Gita Ch. 2 : V.31-33 &#8211;&gt; Hai Arjuna, kamu ini satria, kamu harus 	berperang. Dengan begitu engkau akan masuk surga, mereka tidak.</font></font></p>
</li>
</ul>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong>Rukun Islam dalam Hindu</strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Hadits Bukhari Vol 1 kitab Iman hadits no 8</em></strong> menyatakan : <strong><u>Islam itu terdiri atas 5 tiang : Syahadat, Sholat, puasa, zakat, haji</u></strong>.</font></font></span></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Syahadat 	&#8211;&gt; kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah (konsep Tuhan yang 	Esa) dan Muhammad adalah utusan Allah. Di atas sudah dibuktikan 	bahwa konsep Tuhan yang Esa memang ada dalam Hindu. Dan tentang 	Muhammad adalah utusan Tuhan juga sudah pernah kita bahas di tulisan 	“Muhammad adalah nabi umat Hindu?”</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Sholat 	&#8211;&gt; kegiatan utama dlm sholat adalah bersujud, seperti terdapat 	pada : <strong><em>QS. Ali-Imron(3) : 43 </em></strong><span><span style="font-style:normal;">dan</span></span><strong><em> 	QS. Al-Hajj(22) : 77</em></strong>. Dalam Hindu ada banyak bentuk 	peribadatan, salah satunya disebut <strong>“Shastang”</strong> yg artinya 	<strong>menyembah dg 8 anggota badan</strong>. Bila kita perhatikan sujud juga 	dilakukan dg 8 anggota badan, yaitu : dahi, hidung, 2 telapak 	tangan, 2 lutut, dan 2 kaki. Jadi dalam Hindu juga ada konsep 	beribadah dg bersujud seperti dalam sholat.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Zakat 	&#8211;&gt; <strong><em>Rigveda Bk. 10 Hymn 117 ayat 5</em></strong> menjelaskan 	tentang berderma.</font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Puasa 	&#8211;&gt; <strong><em>Manusmriti Ch. 4 ayat 222</em></strong> dan <strong><em>Manusmriti 	Ch. 6 ayat 24 </em></strong><span><span style="font-style:normal;">menyebutkan 	tentang puasa</span></span></font></font></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong><em>Rigveda 	Bk. 3 Hymn 29 ayat 4</em></strong> menyebutkan tentang <strong>“Ilaspad” </strong>yg 	artinya adalah juga <strong>baitullah</strong>. Dan juga dikatakan berada 	ditengah2x dunia <strong>“prathvi”</strong>. Dan kita tahu letak Mekkah 	ada ditengah dunia pada daerah garis Katulistiwa. Hal yg sama Juga 	disebut pada <strong><em>Rigveda Bk. 1 Hymn 128 V. 1</em></strong></font></font></span></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Jadi ternyata dalam Hindu juga terdapat konsep yang mirip dg Rukun Islam.</font></font></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-left:-0.01in;margin-bottom:0;" align="justify"> <font color="#000000"><font size="2"><strong>Kembali ke ajaran kitab suci </strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Sumber referensi pada akhir ceramahnya menyampaikan suatu hal yang sangat menarik tentang ajakan untuk kembali ke kitab suci sebagai dasar utama ajaran agama. Karena hanya dengan kembali ke kitab suci-lah seseorang dapat menemukan esensi sebenarnya dari ajaran agamanya yg mungkin saja tidak pernah diketahuinya karena minimnya akses umat ke kitab suci, dan selama ini hanya menerima saja apa yg diberikan oleh pemimpin agama mereka. Masalahnya adalah banyaknya para pemuka agama yg melarang umatnya untuk membaca kitab suci, membuat terhalangnya umat untuk memahami kitab sucinya.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Islam yg tidak mengenal konsep kependetaan sebagai perantara antara umat dan Tuhannya dapat menjadi contoh yg bagus dimana justru dengan tidak adanya konsep kependetaan itu membuat umat Islam mempunyai akses terhadap kitab sucinya jauh lebih besar dibandingkan umat2x agama lainnya.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Ia juga berpendapat, seperti umat Islam yg tetap menjaga bahasa arab dalam Al-Qur&#8217;an, seharusnya umat Hindu juga menghidupkan lagi bahasa Sansekerta sebagai alat untuk memahami kitab sucinya, karena seperti yg sudah sering berhasil ia buktikan dalam berbagai diskusi agama, sebuah kitab suci akan lebih dapat dipahami dg benar apabila ia dibaca dan dipahami melalui bahasa aslinya. Ia mengatakan, Jika orang Hindu memahami kitab sucinya dg baik, mereka akan menemukan bahwa kitab suci Hindu dan Islam sama berbicara tentang Tuhan yg satu, mereka akan punya misi yg sama seperti yg dikatakan oleh nabi Muhammad, dan mereka akan percaya adanya kehidupan setelah kematian.</font></font></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Beberapa pertanyaan yg mungkin timbul dari apa yg dipaparkan di atas tadi adalah : </strong></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong>Kalau ternyata banyak ajaran yg sama antara Hindu dan Islam, apakah itu berarti bahwa umat Hindu juga bisa disebut Ahlul Kitab?</strong> Jawaban ini mungkin bisa mewakili : <em>“Dalam pandangan Islam, mungkin saja kitab Hindu adalah dari Tuhan dan tokoh2xnya adalah nabi utusan Tuhan. Tapi andaikata itu benar, itu hanya untuk masa lalu, setelah nabi Muhammad datang dg ajarannya, itulah yg harus diikuti..”. </em><span style="font-style:normal;">Dalam ajaran Islam jelas menyatakan bahwa pada masa sebelum Al-Qur&#8217;an dan nabi Muhammad, sudah terdapat ajaran dan kitab2x suci dari Tuhan, tetapi setelah nabi Muhammad dan Al-Qur&#8217;an muncul, itulah versi terakhir dan terlengkap untuk menyempurnakan semua ajaran2x Tuhan yg telah diturunkan sebelumnya.</span></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Lantas kalau agama Hindu itu memiliki banyak kesamaan dg Islam, <strong>apakah kita setuju dg pendapat bahwa semua agama adalah sama?</strong> Beberapa hal berikut bisa menjadi pertimbangan :</font></font></span></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Kalau 	semua agama sama, tidak akan ada orang yg berdakwah untuk agamanya. 	Bahkan semua orang tidak akan keberatan untuk berpindah agama 	sebulan sekali misalnya. Tapi kenyataannya tidak mudah bagi 	seseorang untuk berpindah agama, termasuk mereka yg sering berteriak 	menyatakan  bahwa semua agama adalah sama. Hanya mereka yg benar2x 	telah menemukan alasan yg benar2x kuat secara pribadi-lah yg mampu 	melakukannya.</font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Mengatakan 	semua agama sama adalah seperti menanyakan 2+2 = berapa? apakah 2, 	3, atau 4?, lalu ada orang yg menjawab bahwa semuanya benar. Hal ini 	tentu saja tidak benar. Dari sekian banyak agama pasti ada yg 100% 	firman Tuhan. Tidak masalah mana yg seorang percayai kalau ia yakin 	pilihannya adalah 100% benar, karena itu adalah haknya. Tapi karena 	perbedaan itu pasti ada, cara terbaik mengetahui mana yg paling baik 	dan paling benar, adalah dg mengumpulkan semua kitab suci agama2x 	dan mempelajarinya, kemudian memilih yg paling baik dan paling benar 	diantaranya. </font></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Maka 	kalau kita ingin mengetahui apakah semua agama memang sama, atau 	apakah semua agama memang beda dan ingin mengetahui yg paling benar 	diantaranya (dan ini merupakan hak setiap orang), jalan satu-satunya 	adalah dengan mempelajari dan mendalami perbandingan agama dg 	mencari tahu sebanyak mungkin ajaran2x utama dari berbagai agama 	(nomor 1 adalah dari kitab sucinya) dan mengadakan studi komparatif 	secara ilmiah terhadapnya. Karena kalau kita juga mempelajari 	agama2x lain untuk mencari kebenaran yg merupakan hak semua orang, 	maka insyaallah Tuhan juga akan menunjukkannya pada kita. </font></font></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">-rkh-</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em>&#8220;Tulisan ini dibuat bukan untuk menggali perpecahan, tetapi justru untuk menanam kebersamaan sesuai dg tema ceramah dari sumber referensi yg dg ceramahnya itu berharap agar umat kedua agama dapat melihat sebuah inti persamaan dalam agama mereka, sehingga mereka akan lebih mudah untuk bersatu (hal ini didasarkan pada kerapnya terjadi pertikaian antara kedua pemeluk agama tsb di India sana).&#8221;</em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em>&#8220;Tentu saja orang boleh berbeda pendapat asal dapat menyikapinya secara baik dan dewasa. Semoga dapat berguna bagi kita semua dalam pencarian kebenaran yg hakiki.&#8221;  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Referensi :</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">- Ceramah dr. Zakir Abdul Karim Naik, seorang ulama perbandingan agama terkenal dari India, dalam topik :<em> “Persamaan antara Hindu dan Islam”</em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><br />
</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=38&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/10/hindu-dan-islam-ternyata-sama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>74</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muhammad adalah nabi umat Hindu ?</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/28/muhammad-adalah-nabi-umat-hindu/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/28/muhammad-adalah-nabi-umat-hindu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 11:34:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Perbandingan agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/28/muhammad-adalah-nabi-umat-hindu/</guid>
		<description><![CDATA[Nabi Muhammad adalah nabi umat Hindu? Kalimat itu pasti mengejutkan bagi kebanyakan umat Islam maupun umat Hindu, bahkan mungkin bagi umat di luar kedua agama itu. Betapa tidak, syariat dari dua agama itu sangat jauh berbeda. Mungkinkah nabi Muhammad adalah nabi dari kedua agama itu?
Jika dikatakan bahwa nabi Muhammad adalah juga nabi dari umat Yahudi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=37&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Nabi Muhammad adalah nabi umat Hindu? Kalimat itu pasti mengejutkan bagi kebanyakan umat Islam maupun umat Hindu, bahkan mungkin bagi umat di luar kedua agama itu. Betapa tidak, syariat dari dua agama itu sangat jauh berbeda. Mungkinkah nabi Muhammad adalah nabi dari kedua agama itu?</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Jika dikatakan bahwa nabi Muhammad adalah juga nabi dari umat Yahudi &amp; umat Kristen, mungkin banyak dari kalangan umat Islam akan setuju, mengingat dalam Al-Qur&#8217;an memang terdapat ayat2x yg menyatakan kalau kedatangan nabi Muhammad sebenarnya sudah diberitakan dalam kitab2x suci pendahulunya, seperti Taurat &amp; Injil. Lima kitab awal dari kitab Perjanjian Lama Kristen adalah apa yg oleh umat Yahudi diakui sebagai <strong>Torah/Taurat/Pentatouch</strong>, yaitu kitab2x <strong>Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan</strong>. Sedangkan 4 kitab awal dari kitab Perjanjian Baru Kristen diakui oleh umat Kristen sebagai kitab Injil, yaitu kitab2x <strong>Matius, Markus, Lukas,</strong> dan <strong>Yohanes</strong>. </font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Sekalipun umat Islam menyatakan bahwa Taurat &amp; Injil yg diturunkan pada nabi Musa &amp; nabi Isa adalah bukan yg diakui oleh umat Yahudi &amp; Kristen sekarang, atau setidaknya sudah berubah/diubah  dari aslinya, banyak para pakar ilmu Kristologi yg menyatakan kalau dalam Taurat &amp; Injil yg diakui umat Yahudi &amp; Kristen sekarang inipun masih terdapat sisa2x ramalan kedatangan nabi Muhammad (sebenarnya sangat menarik untuk menampilkan argumentasi pembuktiannya, tapi hal itu bukan topik utama dari tulisan ini).</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Jika umat Islam mempercayai ramalan kedatangan nabi Muhammad dalam kitab Taurat &amp; Injil, bagaimana dg kitab suci umat Hindu? Mungkinkah nabi Muhammad adalah seorang nabi yang kedatangannya sudah diramalkan oleh kitab suci umat Hindu? itulah yang akan kita bahas di sini.</font></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Sebenarnya dalam Al-Qur&#8217;an terdapat ayat2x yang dapat dijadikan acuan bahwa nabi Muhammad mungkin saja adalah juga seorang nabi umat Hindu yang ramalan kedatangannya terdapat dalam kitab2x suci umat Hindu. Diantaranya :</font></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam surat 	<strong>Asy-Syu&#8217;ara(26) ayat 196</strong> : <em>“Dan sesungguhnya Al-Qur&#8217;an 	itu benar-benar (tersebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu”</em>. 	Jadi dalam kitab2x sebelum Al-Qur&#8217;an juga terdapat wahyu Tuhan</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam surat 	<strong>Fatir(35) ayat 24</strong> dinyatakan bahwa tidak ada suatu kaum di 	masa lalu tanpa seorang pemberi peringatan</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam surat 	<strong>Al-Ahzab(33) ayat 40</strong> dinyatakan bahwa Muhammad adalah utusan 	Tuhan dan merupakan penutup para nabi (utusan terakhir)</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam surat 	<strong>Al-Anbiya(21) ayat 107</strong> dinyatakan bahwa nabi Muhammad tidak 	diutus melainkan untuk seluruh semesta alam.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam surat 	<strong>Saba&#8217; (34) ayat 28</strong> dinyatakan bahwa Tuhan mengutus Muhammad 	untuk seluruh umat manusia, pemberi kabar gembira, dan peringatan 	akan dosa, tapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.</font></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Juga dalam <strong>hadits Bukhari vol 1. dalam kitab Shalat bab 56 hadits no 429</strong>, nabi Muhammad bersabda :</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">“<font size="2"><em>Semua rasul yg diutus sebelumku hanya berlaku untuk umat/bangsanya saja, tapi aku diutus untuk semua umat manusia”</em>.</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title>   	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Sekarang akan kita lihat dalam kitab suci agama Hindu. Ada banyak kitab dalam agama Hindu yg diakui sebagai kitab suci mereka. Dari semuanya yang dianggap paling suci adalah kitab <strong>Veda (Weda)</strong>. Bila diantara kitab2x itu ada yg bertentangan, maka yg harus menjadi rujukan utama adalah Weda yg juga masih terbagi lagi menjadi beberapa kitab. Kitab2x lain selain Weda adalah : <strong>Upanishad, Smriti, Dharma Sastra, Bhagavat Gita, Puranas,</strong> dll.</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Ayat2x ramalan kedatangan nabi Muhammad</strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Disebutkan dalam <strong>Bhavisa Purana</strong> &#8211;&gt; dalam <strong>Pratisarag Parv III, Khand 3, Adhyay 3, Shalokas 10 to 27 :</strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">“<font size="2">Aryadarma akan tampil di muka bumi ini. &#8216;Agama kebenaran&#8217; akan memimpin dunia ini. Saya diutus oleh Isyparmatma. Dan pengikut saya adalah orang yg berada di lingkungan itu, yg kepalanya tidak dikucir, mereka akan memelihara jenggot dan akan mendengarkan wahyu, mereka akan mendengarkan panggilan sholat (adzan), mereka akan memakan apa saja kecuali daging babi, mereka tidak akan disucikan dg tanaman semak2x/umbi-umbian tapi mereka akan suci di medan perang. Meraka akan dipanggil “Musalaman” (perantara kedamaian).” </font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Kalau anda baca tulisan diatas dg baik, maka anda akan melihat bahwa ciri2x dari pengikut agama kebenaran yg disebutkan adalah ciri2x yg umum terdapat pada umat Islam.</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title>   	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam <strong>Atharvaveda book 20 Hymn 127 Shlokas 1-14</strong> disebutkan tentang <strong>Kuntupsuktas</strong> yg mengisyaratkan bahwa nabi Muhammad akan terungkap kemudian. </font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Mantra 	1 </strong>mengatakan : ia akan disebut <strong>Narasangsa</strong>. <span>“Nars” 	artinya orang, “sangsa” artinya “yg terpuji”</span>. <strong>Jadi 	Narasangsa artinya : orang yg terpuji. Kata “Muhammad” dalam 	bahasa arab juga berarti : orang yg terpuji</strong>. Jadi Narasangsa 	dalam bahasa Sansekerta adalah identik dg Muhammad dalam bahasa 	arab. Jadi Narasangsa adalah figur yg sama dg nabi Muhammad. Ia akan 	disebut <strong>“Kaurama”</strong> yg bisa berarti : <strong>pangeran 	kedamaian</strong>, dan bisa berarti : <strong>orang yg pindah (hijrah). Nabi 	Muhammad adalah seorang pangeran kedamaian yg hijrah dari Makkah ke 	Madinah.</strong> Ia akan dilindungi dari musuh yg akan dikalahkannya yg 	berjumlah 60.090 orang. Jumlah itu adalah sebanyak penduduk Makkah 	pada masa Muhammad hidup yaitu sekitar 60.000 orang.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Mantra 	2 </strong>mengatakan : ia adalah resi yg naik unta. Ini berarti ia bukan 	seorang bangsawan India, karena dikatakan dalam <strong>Mansuriti(11) : 	202</strong> mengatakan bahwa Brahma tidak boleh menaiki unta atau 	keledai. Jadi tokoh ini jelas bukan dari golongan Brahmana (pendeta 	tinggi Hindu), tapi seorang asing.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Mantra 	3</strong> mengatakan : ia adalah “Mama Rishi” atau resi agung. Ini 	cocok dg nabi agung umat Islam yaitu nabi Muhammad SAW. </font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Mantra 	4</strong> mengatakan : ia adalah Washwereda (Rebb) artinya orang yg 	terpuji. Nabi Muhammad yg juga dipanggil dg nama Ahmad adalah 	berarti juga “orang yg terpuji” yg terjemahan bahasa 	Sansekerta-nya adalah Rebb. </font></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title>   	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Beberapa ramalan lainnya :</font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Atharvaveda book 20 hymn 21 : 6</strong> dinyatakan bahwa di sana 	disebutkan dg istilah : <strong>“akkaru”</strong> yg artinya : <strong>“yg 	mendapat pujian”</strong>.  Dia akan mengalahkan 10.000 musuh tanpa 	pertumpahan darah. Hal ini merujuk pada perang Ahzab yg mana Nabi 	Muhammad mengalahkan musuh yg berjumlah 10.000 orang tanpa 	pertumpahan darah.</font></p>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Atharvaveda book 20 hymn 21 : 7</strong> dinyatakan bahwa Abandu akan 	mengalahkan 20 penguasa. Abandu juga berarti seorang yatim atau 	seorang yg mendapat pujian. Ini mengarah pada nabi Muhammad yg 	seorang yatim sejak lahir dan arti kata Muhammad/Ahmad yg berarti yg 	terpuji, yg akan mengalahkan kepala-suku2x dari suku2x di sekitar 	Makkah yg berjumlah sekitar 20 suku.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Rigveda book 1 Hymn 53 : 9</strong> nabi dipanggil dg sebutan 	<strong>“Suslama”</strong> yg artinya lagi2x adalah : <strong>orang yg terpuji</strong> 	yg merupakan arti dari nama Muhammad.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Samaveda Agni Mantra 64</strong> dinyatakan bahwa ia tidak disusui 	oleh ibunya. Hal ini persis dg nabi Muhammad yg tidak disusui oleh 	ibunya tapi oleh seorang wanita bernama Halimah.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Samaveda Uttararchika Mantra 1500</strong> dinyatakan bahwa Ahmad akan 	dianugrahi undang2x abadi, yg jelas mengacu pada nabi Muhammad yg 	akan dianugrahi kitab suci Al-Qur&#8217;an. Tapi karena orang India yg 	berbahasa sansekerta tidak paham kata Ahmad, maka diterjemahkan 	menjadi “a” dan “mahdi” yaitu “saya sendiri”, jadi 	diartikan “saya sendiri yg menerima undang2x abadi”. Padahal 	seharusnya “Muhammad sendiri yg dianugrahi undang2x abadi”.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Nabi 	Muhammad diramalkan dengan nama Ahmad pada banyak bagian dalam 	kitab2x Weda. Juga diramalkan pada tak kurang dari 16 tempat yg 	berbeda dalam kitab weda dg nama <strong>Narasangsa</strong> artinya adalah 	sama dg arti dari nama Muhammad, yaitu <strong>“yang terpuji”</strong>.</font></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title>   	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Kalky Autar</strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Salah satu ramalan kedatangan nabi Muhammad yg sangat terkenal yang juga telah membuat s<span><font color="#000000">eorang professor bahasa dari <strong>ALAHABAD University India</strong></font></span> mengajak kepada umat Hindu untuk segera memeluk agama Islam, adalah terdapatnya sebuah ramalan penting dalam kitab suci Hindu tentang kedatangan yg ditunggu-tunggu dari seorang <strong>Kalky Avtar (baca : autar)</strong>. <strong>“av”</strong> artinya : <em>turun</em>. <strong>“tr”</strong> artinya <em>melewat</em>i. Jadi arti kata Avtar adalah <em>“diturunkan atau diutus untuk turun”</em>. <strong>Kalky Avtar artinya adalah : “utusan terakhir”</strong>.</font></p>
<p align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong>Pundit Vaid Parkash</strong> &#8211; sang professor (yg menulis buku berjudul “Kalky Avtar”), secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW, karena menurutnya, sebenarnya nabi Muhammad adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual dalam agama Hindu.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Disebutkan dalam <strong>Nashpropesy</strong>, nabi Muhammad diramalkan dg nama Kalky Avtar (Autar terakhir) dan Amtim Rishi. Sedangkan dalam kitab <strong>Puranas</strong> disebutkan tentang Kalky Autar dan kedatangannya. Diantara ayat2x yg menyebutkan adalah :</font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Baghavata Purana Khand 12 Adhyay 2 Shloka 18-20</strong> disebutkan 	dalam rumah <strong>Visnuyash</strong> akan dilahirkan Kalky Avtar yg 	diramalkan akan menjadi penguasa dunia, yg terkenal dg sifat2xnya yg 	baik &amp; menonjol. Dia akan diberi tanda2x. Dia akan diberi oleh 	malaikat sebuah kendaraan yg cepat. Dia akan menaiki kuda putih 	sambil memegang pedang. Dia akan mengalahkan orang2x jahat dan dia 	akan terkenal di  dunia. </font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Baghavata Purana Khand 1 Adhyay 3 Shloka 25</strong> disebutkan akan 	ada juru selamat di rumah Visnuyash</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Kalki Purana (2) : 4 </strong>disebutkan bahwa di rumah Visnuyash 	pemimpin kampung Sambala akan lahir Kalki Avtar</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Kalki Purana (2) : 5</strong> disebutkan bahwa dia akan datang bersama 	para sahabatnya (4 orang sahabat) mengalahkan orang2x jahat </font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Kalki Purana (2) : 7 </strong>disebutkan bahwa dia akan dijaga oleh 	malaikat di medan perang</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	<strong>Kalki Purana (2) : 11</strong> disebutkan bahwa dalam rumah <strong>Visnuyash</strong> 	dan dalam rumah <strong>Summati</strong> Kalki Autar akan lahir</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dalam 	 <strong>Kalki Purana (2) : 15</strong> disebutkan bahwa dia akan lahir pada 	tanggal 12 bulan pertama Madhop </font></p>
</li>
</ul>
<p><title></title> <!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Semua ramalan yg disebut diatas tadi tiada lain merujuk pada nabi Muhammad SAW. Penjelasannya demikian :</font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dirumah 	<strong>Visnuyash</strong> berarti dirumah <strong>pengikut Vishnu</strong> (pengikut 	Tuhan) sedangkan ayah dari nabi Muhammad adalah bernama <strong>Abdullah</strong> 	yg artinya adalah <strong>pengikut Allah</strong> (pengikut Tuhan). Orang 	Islam menyebut “Allah” sbg Tuhan, sedang orang Hindu menyebut 	“Vishnu” sbg Tuhan. Jadi di rumah Visnuyash adalah di rumah 	Abdullah.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Summati</strong> 	dalam bahasa sansekerta <strong>artinya adalah orang yg sangat setia</strong>. 	Sedangkan ibunda nabi Muhammad adalah bernama <strong>Aminah</strong> yg dalam 	bahasa arab <strong>artinya juga orang yg setia</strong>.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Sambala</strong> 	bahasa arabnya adalah tempat yg aman &amp; damai. Nabi Muhammad 	dilahirkan di Makkah yg terkenal dg nama <strong>“Darul Aman”</strong> 	yaitu <strong>tempat yg aman &amp; damai</strong>. Akan lahir diantara kepala 	suku Sambala, artinya bahwa nabi akan lahir diantara kepala suku di 	Makkah.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dilahirkan 	pada tanggal 12 di bulan pertama Madhop. Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 rabiul 	awal</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Sbg 	<strong>Amtim Rishi (resi terakhir)</strong>. Nabi Muhammad adalah juga <strong>nabi 	terakhir</strong> dari deretan nabi2x yg dikirim Tuhan spt yg terdapat 	pada <strong>QS. Al- Ahzab : 40</strong>.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dia 	akan memperoleh bimbingan di atas gunung dan akan kembali lagi ke 	arah utara. Nabi Muhammad memperoleh wahyu pertamanya <strong>di gua Hira 	di Jabal Nur</strong>. Jabal Nur artinya Gunung Cahaya lalu kembali lagi 	ke Makkah.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dia 	akan memiliki sifat2x yg sangat mulia. Persis seperti nabi Muhammad 	spt terdapat pada <strong>QS. Al-Qalam : 14</strong> <em>“Dan sesungguhnya 	kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur”</em>.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Kalki 	Autar akan diberi 8 kemampuan spiritual, yaitu : bijaksana, punya 	kendali diri, keturunan yg terhormat, punya pengetahuan wahyu, 	pemberani, perkataannya bertarget kurikulum, sangat dermawan, dan 	sangat ramah. Semuanya adalah sifat2x yg dimiliki oleh nabi Muhammad</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dia 	akan diberi kendaraan yg sangat cepat oleh Shiva. Nabi Muhammad juga 	diberi bouraq yg sangat cepat oleh Allah yg membawanya ke langit 	dalam peristiwa Mi&#8217;raj.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dia 	akan naik kuda putih dg tangan kanannya memegang pedang. Nabi 	Muhammad juga ambil bagian dalam peperangan termasuk dg menunggang 	kuda dan bertempur dg memegang pedang dg tangan kanannya.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dia 	akan menjadi penyelamat umat manusia. Dalam <strong>QS. Faatir(35) ayat 	24 dan QS. Saba(34) ayat 28</strong> disebutkan bahwa Nabi Muhammad 	adalah pembawa berita gembira &amp; peringatan bagi seluruh umat 	manusia, tapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dia 	akan menjadi pembimbing ke jalan yg benar. Nabi Muhammad hidup pada 	jaman jahiliyah yg penuh kegelapan dimana ia membawa umatnya ke 	jalan yg terang benderang. </font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dia 	akan dibantu oleh 4 sahabat dalam menyebarkan misi. Kita tau ada 4 	orang khalifah sahabat nabi yaitu : <strong>Sayyidina Abubakar, Umar bin 	Khattab, Utsman bin Affan, </strong>dan <strong>Ali bin Abi Thalib</strong>.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Dia 	akan ditolong oleh malaikat di medan pertempuran. Dalam <strong>perang 	Badr</strong> nabi Muhammad dibantu oleh para malaikat Allah spt tersebut 	dalam <strong>QS. Ali Imran (3) ayat 123 &amp; 125</strong> : “Jika kamu 	bersabar dan bertaqwa dan mereka menyerang kamu dengan seketika itu 	juga niscaya Allah menolong kamu dengan 5000 malaikat yg memakai 	tanda”.  Juga <strong>QS. Al-Anfal(8) ayat 9</strong> yang berbunyi “&#8230;. 	sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan 	seribu malaikat yg datang berturut-turut.”</font></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Subhanallah..</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Ternyata sekian banyak ayat tersebut (yg sebenarnya belum semuanya ditampilkan) yg meramalkan akan datangnya seorang nabi yang ditunggu-tunggu oleh umat Hindu, begitu cocok dengan gambaran nabi Muhammad, umat Islam, dan sejarahnya. Mungkin saja ini juga merupakan pembuktian yg diberikan Allah bahwa nabi Muhammad memang diutus Allah untuk seluruh umat manusia.</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Hal ini juga dapat membuka diskusi yg menarik tentang agama Hindu, kitab suci umat Hindu, dan syariat-nya. Benarkah agama Hindu memang merupakan agama yg diturunkan oleh Allah jauh sebelum nabi Muhammad lahir? Kalau ya, apakah berarti umat Hindu bisa disebut “muslim”, atau juga bisa disebut “ahlul kitab”? Bagaimana sesungguhnya ajaran agama Hindu itu, dan sesuaikah dg ajaran Islam? Bagaimana pendapat anda sendiri?</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"> -rkh-</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="left"># Baca juga lanjutan topik ini dalam tulisan : <a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/10/hindu-dan-islam-ternyata-sama/"><strong>Hindu dan Islam Ternyata Sama</strong></a></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Referensi :</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">- Ceramah dr. Zakir Abdul Karim Naik, seorang ulama perbandingan agama terkenal dari India, dalam topik :<em> &#8220;Persamaan antara Hindu dan Islam&#8221;</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=37&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/28/muhammad-adalah-nabi-umat-hindu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>112</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keajaiban keseimbangan kata dalam Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/14/keajaiban-keseimbangan-kata-dalam-al-quran/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/14/keajaiban-keseimbangan-kata-dalam-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2007 12:53:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/14/keajaiban-keseimbangan-kata-dalam-al-quran/</guid>
		<description><![CDATA[   	
Al-Qur&#8217;an adalah sebuah kitab yang sangat luar biasa. Kitab suci umat Islam ini berisi ayat2x yang diturunkan Allah kepada nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Al-Qur&#8217;an telah terbukti sebagai kitab yg tak lekang terhadap jaman. Setelah diturunkan sekitar 1400 tahun lalu, tidak satupun ayat2x di dalamnya yang berubah, semuanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=36&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><title></title>   	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Al-Qur&#8217;an adalah sebuah kitab yang sangat luar biasa. Kitab suci umat Islam ini berisi ayat2x yang diturunkan Allah kepada nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Al-Qur&#8217;an telah terbukti sebagai kitab yg tak lekang terhadap jaman. Setelah diturunkan sekitar 1400 tahun lalu, tidak satupun ayat2x di dalamnya yang berubah, semuanya masih sama persis seperti aslinya saat diturunkan pada nabi Muhammad SAW dan dibukukan oleh para sahabatnya. Al-Qur&#8217;an yg beredar sekarang isinya juga masih sama dengan Mushaf Utsmani (pembukuan Qur&#8217;an pada jaman khalifah Utsman bin Affan), dan masih tetap relevan untuk diimani oleh umat Islam pada jaman modern sekarang ini. </font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Al-Qur&#8217;an adalah kitab yg penuh dengan kejaiban yang banyak diantaranya berupa informasi menakjubkan tentang ilmu pengetahuan dan teknologi yg pada saat diturunkan sampai beberapa abad ke depan belum diketahui orang atau belum terbukti karena pemikiran &amp; teknologi yg belum memadai. Banyak keajaiban2x informasi dari Al-Qur&#8217;an yang baru diketahui orang pada abad modern ini setelah teknologi cukup maju untuk membantu manusia menemukan &amp; membuktikan informasi2x itu. Misalnya dalam bidang astronomi seperti dalam tulisan saya terdahulu “<a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/06/29/atmosfer-%e2%80%9ctujuh-langit%e2%80%9d/" target="_blank">Atmosfir &amp; tujuh langit</a>”, bidang biologi &amp; fisika seperti pada tulisan “<a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/06/29/berpasangan-dalam-penciptaan/" title="Berpasangan dalam penciptaan" target="_blank">Berpasangan dalam penciptaan</a>” yg tidak mungkin terbayangkan oleh manusia pada 14 abad yg lalu saat ayat2x yg bersangkutan diturunkan. <strong>Hal ini membuktikan bahwa Al-Qur&#8217;an bukanlah hasil dari intelegensia manusia pada jaman itu</strong>, khususnya buah pikiran nabi Muhammad seperti yg dituduhkan oleh orang diluar Islam <em>(atau bahkan mungkin oleh orang2x sekuler di beberapa blog ngetop di wordpress sini yg ngaku-nya beragama Islam tapi gak mau diskusi agama memakai ayat2x Qur&#8217;an..  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</em> yg tidak mau mengakui bahwa Al-Qur&#8217;an adalah berisi wahyu Tuhan untuk seluruh umat manusia</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Al-Qur&#8217;an banyak mengajarkan tentang konsep keseimbangan dalam kehidupan ini.</strong> Seperti keseimbangan dalam pemenuhan kebutuhan dunia dan akhirat, tidak seperti beberapa ajaran lain yg hanya mengutamakan pemenuhan kebutuhan akhirat saja atau malah hanya pemenuhan kebutuhan dunia saja. Al-Qur&#8217;an juga mengajarkan keseimbangan dalam hubungan antara manusia dg Tuhan dan manusia dg sesamanya, tidak hanya dg Tuhan saja ataupun hanya dg sesamanya saja. Konsep ibadahpun juga diajarkan untuk dilakukan secara seimbang antara ibadah rohani dan ibadah jasmani, dll. Yang mana semua itu bila manusia tidak melakukannya secara seimbang dapat mengakibatkan ketimpangan2x yg dapat berpengaruh tidak baik dalam kehidupannya. Banyak hal di alam semesta ini juga berjalan dg konsep keseimbangan, yg jika keseimbangan itu terganggu maka bisa berakibat terganggunya pula keserasian alam semesta ini </font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>Konsep keseimbangan ini ternyata juga dilukiskan dalam Al-Qur&#8217;an secara menakjubkan dalam susunan kata yang dipakai pada ayat2x di dalamnya</strong> seperti menurut <em>Dr. Tariq Al-Swaidan</em> dan yg tertulis di buku <em>Al I&#8217;jas Al Adabiy li Al Quran Al Karim</em> karya <em>Abdurrazaq Nawfal</em> yg diungkapkan oleh<em> Dr. M. Quraish shihab</em> dalam bukunya <em>&#8220;Membumikan Al-Qur&#8217;an&#8221;</em>, yg berupa keseimbangan penggunaan kata dalam ayat2x Al-Qur&#8217;an yg kini telah dapat diungkapkan. Mungkin juga ini tidak lepas dari adanya teknologi modern seperti pemakaian sistem database dalam Al-Qur&#8217;an digital.</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Beberapa contoh dari keseimbangan penggunaan kata tersebut adalah :</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><u><strong><font size="2">1. Keseimbangan 	kata yg bertolak belakang</font></strong></u></p>
<p> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-hayah</em></strong> 	(hidup) dan <strong><em>al-mawt</em></strong> (mati), masing2x disebut 145 kali</font></p>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em><strong>Al-naf</strong> 	</em>(manfaat) dan <strong><em>al-madharrah</em></strong> (mudarat) masing2x 	disebut 50 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-har 	</em></strong>(panas) dan <strong><em>al-bard</em></strong> masing2x disebut 4 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-shalihat</em></strong> 	(kebajikan) dan <em><strong>al-sayyi&#8217;at</strong> </em>(keburukan) masing2x 	disebut 167 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al- 	tuma&#8217;ninah</em></strong> (kelapangan / ketenangan) dan <strong><em>al-dhiq</em></strong> 	(kesempitan / kekesalan), masing2x disebut 13 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-rahbah</em></strong> 	(cemas/takut) dan <strong><em>al-raghbah</em></strong> (harap/ingin) masing2x 	disebut 8 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-kufr</em></strong> 	(kekufuran) dan <strong>i<em>man</em></strong> (iman) dalam bentuk indifinite, 	masing2x disebut 8 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-shayf 	</em></strong>(musim panas) dan <strong><em>al-syita&#8217;</em> </strong>(musim dingin) 	masing2x disebut 1 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Dunia</em> 	</strong>disebut 115 kali dan <strong><em>akhirat</em></strong> disebut 115 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Malaikat</em></strong> 	disebut 88 kali dan<em> <strong>syaitan</strong></em> juga disebut 88 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Penderitaan</em> 	</strong>disebut 114 kali dan <em><strong>kesabaran</strong> </em>juga disebut 114 	kali</font></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title><strong><u>2.    	 	 	 	 	 	<font size="2">Keseimbangan 	jumlah kata dengan sinonimnya (dua kata yg artinya sama)</font></u></strong></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong>A<em>L-harts</em></strong> 	dan <strong><em>al-Zira&#8217;ah</em></strong> (membajak/bertani) masing2x disebut 14 	kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em><strong>Al-uhb</strong> 	</em>dan <strong><em>al-dhurur</em></strong> (membanggakan diri/ angkuh) masing2x 	disebut 27 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-aql</em></strong> 	dan <strong><em>al-nur</em></strong> (akal dan cahaya) masing2x disebut 49 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-jahr</em></strong> 	dan <em><strong>al-alaniyah</strong> </em>(nyata), masing2x disebut 16 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><span style="font-style:normal;">Zakat</span></strong> 	disebut 32 kali dan <strong><em>barokah</em></strong> juga disebut 32 kali</font></p>
</li>
</ul>
<p><title></title><u><strong>3.</strong></u><font size="2"><u><strong> </strong></u><u><strong>Keseimbangan 	antara jumlah kata yang menunjuk kepada akibatnya</strong></u></font></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-infak</em> 	</strong>(infak) dengan <strong>al-ridha</strong> (kerelaan), masing2x disebut 73 	kali.</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em><strong>Al-bukl</strong> 	</em>(kekifiran) dengan <strong>al-hasanah</strong> (penyesalan) masing2x 	disebut 12 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-kafirun</em></strong> 	(orang2x kafir) dengan <strong><em>al-nar/al-ahraq</em></strong> 	(neraka/pembayaran) masing2x disebut 154 kali </font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-zakah</em></strong> 	(zakat/penyucian) dg <strong><em>al-barakat</em></strong> (kebajikan yg banyak) 	masing2x disebut 32 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-fahisyah</em></strong> 	(kekejian) dengan <strong><em>al-ghadb</em></strong> (murka), masing2x disebut 	26 kali</font></p>
</li>
</ul>
<p><strong><u>4.    	<font size="2">Keseimbangan 	jumlah kata dengan kata penyebabnya</font></u></strong><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em><strong>Al-israf</strong> 	</em>(pemborosan) dengan <strong><em>al-sur&#8217;ah</em></strong> (ketergesa-gesaan) 	masing2x disebut 23 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-maw&#8217;izhah</em></strong> 	(nasihat/petuah) dengan <strong><em>al-lisan</em></strong> (lidah), masing2x 	disebut 25 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><em><strong>Al-asra</strong> 	</em>(tawanan) dengan <strong><em>al-harb</em></strong> (perang) masing2x disebut 	6 kali</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><strong><em>Al-salam</em></strong> 	(kedamaian) dan <strong><em>al-thayyibat</em></strong> (kebijakan) masing2x 	disebut 60 kali</font></p>
</li>
</ul>
<p><strong><u>5. Keseimbangan khusus</u></strong></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Kata 	<strong><em>yawm</em></strong> (hari) dalam bentuk tunggal disebut sejumlah <strong>365 	kal</strong>i sebanyak <u>hari-hari dalam setahun</u></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Kata 	<strong><em>hari</em></strong> yg menunjuk pada bentuk plural (<strong><em>ayyam</em></strong>) 	atau dua (<strong><em>yawmayni</em></strong>) jumlah keseluruhannya hanya <strong>30 	kali</strong>, sama dg <u>jumlah hari dalam sebulan</u></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Kata 	yg berarti <strong>“bulan”</strong> <strong><em>(syahr)</em></strong> hanya terdapat 	<strong>12 kal</strong>i, sama dg <u>jumlah bulan dalam setahun</u></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Kata 	yg menunjuk pada utusan Tuhan, baik <strong><em>rasul</em></strong> (rasul), 	atau <em><strong>nabiy</strong> </em>(nabi), atau <strong><em>basyir</em></strong> (pembawa 	berita gembira), atau <strong><em>nadzir</em></strong> (pemberi peringatan), 	keseluruhannya berjumlah 518 kali. Jumlah ini seimbang dengan jumlah 	penyebutan nama2x nabi, rasul, dan pembawa berita tsb, yakni 518 	kali.</font></p>
</li>
</ul>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Subhanallah !</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Apakah anda akan menganggap hal ini adalah suatu kebetulan yg amat-sangat-terlalu-banget kebetulannya? Sungguh sangat luar biasa, “kebetulan” yg semacam ini tidaklah bisa kita anggap hanya sebagai suatu kebetulan saja. <strong>Ada intelegensia di luar jangkauan manusia untuk dapat membuat kebetulan yg seperti itu</strong>.</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Al-Qur&#8217;an diturunkan kepada nabi Muhammad bukanlah seketika, atau seperti sebuah kitab utuh yg “jatuh dari langit”, melainkan diturunkan secara bertahap dalam kurun waktu yg sangat panjang : 22 tahun, 2 bulan, 22 hari dalam kehidupan nabi Muhammad. Banyak diantara ayat2x itu diturunkan kepada Rasulullah untuk memberikan jawaban dalam berbagai peristiwa yg terjadi saat itu, yg tentu saja tidak dapat diramalkan sebelumnya akan muncul kejadian seperti itu. <u>Mungkin Allah memang sudah merancangnya demikian untuk menepis tudingan orang2x yg menganggap Al-Qur&#8217;an adalah hasil buah pikiran atau rekayasa dari nabi Muhammad semata.</u> </font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Kebetulan seperti itu mungkin saja dapat dirancang oleh seorang jenius kalau ayat2x itu diberikan oleh nabi Muhammad pada umatnya secara sekaligus sudah berbentuk buku dg keseluruhan ayat2x yg sudah lengkap. Tapi sangat tidak mungkin untuk dapat merancang susunan kata seperti itu dalam keseluruhan Al-Qur&#8217;an yg mana ayat2xnya diturunkan secara bertahap dalam waktu yg sangat panjang, dg banyak ayat yg diturunkan adalah untuk menjawab berbagai masalah yg terjadi dalam lingkungan nabi Muhammad saat itu.</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Analoginya seperti ini. Kalau anda membuat sebuah tulisan di blog anda, bila anda cukup jenius, mungkin saja anda bisa merancang untuk membuat sebuah tulisan yg terdiri dari keseimbangan penggunaan kata seperti itu dalam tulisan anda. Tapi bila tulisan anda itu adalah merupakan kumpulan dari komentar2x anda pada tulisan di berbagai blog selama 2 tahun ke depan, yg mana anda tidak tahu tulisan apa yg akan anda komentari selama 2 tahun ke depan, adalah sangat mustahil kumpulan dari komentar2x anda selama 2 tahun itu dapat anda rancang dg menggunakan keseimbangan kata seperti itu.   <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2">Hal ini tidak dapat dipungkiri lagi telah membuktikan bahwa Al-Qur&#8217;an adalah merupakan kalam Illahi sejati yg diturunkan pada nabi Muhammad untuk disampaikan pada seluruh umat manusia.</font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><em>“<font size="2">Maha benar Allah dengan segala firman-Nya”</font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">-rkh-</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=36&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/14/keajaiban-keseimbangan-kata-dalam-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DHCP Server di Linux dg client Linux &amp; Windows</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/07/dhcp-server-di-linux-dg-client-linux-windows/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/07/dhcp-server-di-linux-dg-client-linux-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2007 14:21:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/07/dhcp-server-di-linux-dg-client-linux-windows/</guid>
		<description><![CDATA[Buat rekan2x yg belum bisa pasang server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) di Linux, ini aku ada share sedikit tentang server DHCP di Linux, instalasi &#38; settingnya. Karena untuk ulasan konsep &#38; teorinya sudah banyak sekali yang share di Internet, jadi yg aku tulis di sini terutama untuk praktek instalasi &#38; settingnya saja.

   [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=30&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="snap_preview">Buat rekan2x yg belum bisa pasang server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) di Linux, ini aku ada share sedikit tentang server DHCP di Linux, instalasi &amp; settingnya. Karena untuk ulasan konsep &amp; teorinya sudah banyak sekali yang share di Internet, jadi yg aku tulis di sini terutama untuk praktek instalasi &amp; settingnya saja.<br />
<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">   	 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span><font color="#000000">Server DHCP di Linux</font></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">DHCP server adalah sebuah service yg memberikan pelayanan dalam sebuah jaringan komputer dimana IP address (+ beberapa setting lain) tidak dipasang secara statis di masing2x komputer, melainkan diberikan oleh server secara dinamis (bisa juga statis tapi tetap diberikan oleh server, yg dikenal dg reservasi atau pencadangan IP address tertentu yg diberikan kepada komputer dg MAC address tertentu pula). Hal ini akan sangat membantu seorang administrator jaringan untuk mengelola suatu jaringan besar yg terdiri dari ratusan bahkan ribuan komputer dengan mempermudah pengelolaan jaringan dg memusatkan pengelolaan IP address jaringan dalam sebuah server. Jadi setiap komputer dalam jaringan akan meminta konfigurasi IP kepada server DHCP yg akan membagikan IP address sesuai konfigurasi yg dipasang di server tsb.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><font color="#000000">DHCP server berjalan di atas sistem Windows maupun Linux dg hampir tidak ada perbedaan dalam kemampuannya memberikan layanan utama berupa pemberian IP Address pada jaringan secara dinamis. </font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000">Karakteristik dari DHCP server yang berjalan di sistem Linux:</font></p>
<ol>
<li><font color="#000000">Server dapat berjalan lebih cepat &amp; stabil. Sistem-sistem Unix clone sudah diakui mempunyai reliabilitas yang sangat tinggi dalam menjalankan aplikasi-aplikasinya, dan ini berarti termasuk juga di Linux yang juga merupakan salah satu clone Unix. Linux juga seperti turunan Unix lain dapat dioperasikan hanya dengan command text saja. Ini berarti resource yang dibutuhkan server pasti lebih kecil daripada resource yang dibutuhkan untuk menjalankan software berbasis grafis seperti di sistem Windows.</font></li>
<li><span><font color="#000000">Dijalankan 		dengan dua aplikasi daemon untuk server dan client, misalnya : 		<strong>dhcpd</strong> (DHCP daemon) untuk server dan <strong>dhcpcd</strong> (DHCP 		client daemon) untuk client.</font></span></li>
<li><span></span><span><font color="#000000">File-file 		setting untuk DHCP di Linux umumnya diletakkan di dalam direktori 		<strong>/etc</strong> dan <strong>/var/lib/dhcp</strong></font></span></li>
<li><span></span><span><font color="#000000">Setting 		DHCP dilakukan dalam sebuah file yaitu : <strong>/etc/dhcpd.conf</strong> dan 		akan menyimpan hasil transaksi penyewaan IP address di dalam sebuah 		file yang bernama <strong>/var/lib/dhcpcd.leases</strong>. Bila file ini tidak 		ada, DHCP tidak akan dapat bekerja.</font></span></li>
<li><span></span><span><font color="#000000">Setting 		relatif mudah karena hanya dipusatkan di satu file saja 		<strong>(/etc/dhcpd.conf</strong>) dan hanya terdiri dari beberapa baris 		perintah untuk memberikan layanan yang cukup lengkap.</font></span><strong><span><font color="#000000"><br />
</font></span></strong></li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span><font color="#000000">Bagaimana DHCP bekerja dalam Linux</font></span></strong><span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">Client DHCP bekerja sebagai program level aplikasi. Sekalipun mengkonfigurasikan beberapa aspek mendasar dari operasi kernel sistem operasi, namun tidak perlu dijalankan sebagai kode kernel level. Dalam hal ini semua yang dilakukan client sebenarnya adalah :</font></span></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> 	<font color="#000000">Mengirim 	dan menerima beberapa paket UDP</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> 	<font color="#000000">Mengekstrak 	nilai dari jawaban DHCPACK</font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> 	<font color="#000000">Menerapkan 	nilai tersebut pada sistem, seperti yang dilakukan ifconfig atau 	route.</font></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000">Sedikit kesulitannya adalah client harus menangani lease DHCP sehingga setiap kali ia harus menghubungi server untuk memperpanjang lease terbaru. Untuk alasan ini, client berjalan sebagai <strong>“daemon”</strong>, yaitu aplikasi yang berjalan pada background, tidak terkoneksi ke terminal apapun (hal ini menjelaskan nama client <strong>dhcpcd</strong>, sekalipun untuk pertamakalinya akan tampak membingungkan).</font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">Detail lease dicatat dalam dalam suatu file teks. Sekalipun mesin tersebut reboot dalam masa itu, client DHCP dapat menggunakan informasi ini pada saat berikutnya client me-request lease dari server DHCP. Dengan demikian satu mesin dapat menggunakan IP yg sama selama beberapa lama sekalipun alamat tersebut dialokasikan secara dinamis. Informasi ini juga disimpan dalam file <strong>dhcpcd.leases</strong> yg biasanya terdapat dalam direktodi <strong>/var/lib/dhcp</strong></font></span></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span><font color="#000000">Instalasi DHCP server pada Linux </font></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">Cara menginstall server DHCP pada Linux relatif mudah. Di sini saya menggunakan <strong>Linux Mandriva 2007.1</strong> yang merupakan turunan dari Red Hat Linux sehingga dapat menggunakan paket instalasi RPM yang lebih mudah. Perintah text instalasi secara manual misalnya seperti ini (sbg root) :</font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000"><strong># rpm –ivh dhcp-server-3.0.5-7mdv2007.1.rpm</strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">maka sistem akan menginstalkan paket instalasi DHCP server. Bila ada dependensi harus diinstall dulu secara manual. Tetapi pada distro Mandriva 2007.1 dapat dilakukan cara instalasi yang lebih mudah yaitu dengan menggunakan utility <strong>urpmi</strong> seperti ini :</font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000"><strong># urpmi dhcp</strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">maka sistem akan menginstallkan paket DHCP sekaligus dengan semua dependensi yang dibutuhkan. Untuk melakukan pengecekan apakah software sudah terinstall digunakan perintah :</font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000"><strong># rpm –qa |grep dhcp</strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">maka sistem akan menampilkan software-software terinstall yang mengandung kata </font></span><span><font color="#000000"><strong>“dhcp”</strong>.</font></span><br />
<a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp1.jpg" title="dhcp1.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp1.jpg" alt="dhcp1.jpg" /></a></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000">Setelah instalasi selesai, sistem akan membuat file-file konfigurasi untuk DHCP yang terdiri dari 2 file utama yang harus ada untuk dapat menjalankan aplikasi DHCP yang diinstall, yaitu :</font></p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> 	<font color="#000000"><strong>/etc/dhcpd.conf</strong></font></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> 	<font color="#000000"><strong>/var/lib/dhcp/dhcpcd.leases</strong></font></p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">Isi dari file <strong>/etc/dhcpd.conf</strong> yang digunakan untuk memberikan layanan DHCP server pada jaringan bisa di setting sesuai kebutuhan dan dapat dipakai oleh DHCP client baik dari sistem Linux maupun dari sistem Windows. File <strong>/var/lib/dhcpd/dhcpcd.leases</strong> juga harus ada walaupun pada awalnya hanya sebuah file kosong. Tanpa file ini DHCP tidak akan berjalan.</font></span> Sebagai contoh di sini kita akan setting server DHCP  untuk kebutuhan2x sebagai berikut :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>1. PC 			server DHCP (Linux Mandriva 2007.1) disetting </strong><strong>IP statis 			192.168.0.1</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>2. <span><font color="#000000">Memberikan 			alamat IP antara 192.168.0.11 dan 192.168.0.100 pada jaringan</font></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>3. <span><font color="#000000">Memberikan pada client setting-setting sebagai berikut : subnet mask 255.255.255.0, alamat broadcast 192.168.0.255, default gateway 192.168.0.1, server DNS 192.168.0.10, nama domain default adalah jarkom.net, dan server WINS pada 192.168.0.11 (untuk client windows versi lama) </font></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>4. <span><font color="#000000">Memberikan 			lease-lease untuk waktu default 6 jam dan maximal 12 jam</font></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>5. <span><font color="#000000">Memberikan reservasi alamat IP untuk kartu ethernet dengan MAC address 00-14-2A-06-18-D5 dengan alamat 192.168.0.30 pada komputer Windows XP dan MAC address 00-0C-29-77-78-67 dengan alamat 192.168.0.50 pada komputer Linux openSUSE 10.2</font></span></strong></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">Untuk kebutuhan setting seperti itu maka isi file <strong>/etc/dhcpd.conf</strong> harus diedit &amp; disesuaikan sehingga menjadi seperti dalam gambar berikut yg sudah diberikan keterangan penggunaan masing2x barisnya.</font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp2.jpg" title="dhcp2.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp2.jpg" alt="dhcp2.jpg" /></a></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000">Dan kemudian untuk menjalankannya harus dilakukan restart terhadap service-nya dulu :</font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span><font color="#000000"># /etc/rc.d/init.d/dhcpd restart</font></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">Perintah ini juga harus selalu dilakukan setelah melakukan perubahan apapun pada isi file <strong>/etc/dhcpd.conf</strong>. Kemudian apabila menghendaki agar DHCP server selalu start secara otomatis pada saat komputer dijalankan, maka perintah “<strong>/etc/rc.d/init.d/dhcpd start” </strong>harus dimasukkan dalam file <strong>/etc/rc.local</strong> yang berfungsi seperti file <strong>autoexec.bat</strong> dalam sistem Windows.</font></span></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span><font color="#000000">Instalasi DHCP Client</font></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000">Memperoleh IP address dinamis server DHCP dari PC client dilakukan dengan cukup mudah baik pada sistem Windows maupun pada sistem Linux. Dan keduanya juga dapat dikonfigurasi dengan menggunakan utility grafis maupun text command. Cara instalasinya misalnya seperti demikian :</font></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--><strong><span></span>1. Client Windows XP Professional SP2</strong>. <span></span></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">Dari client Windows bisa dilakukan setting untuk permintaan IP addres di server dengan memilih <strong><em>Obtain</em></strong> dalam halaman setting <strong><em>Control Panel &#8211; Network.</em></strong><br />
</font></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">Atau juga dapat dengan command text di command prompt dengan mengetikkan di <strong><em>Command Prompt</em></strong> perintah untuk meminta lease IP address baru pada server DHCP :</font></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <strong><span><font color="#000000">C:\&gt; ipconfig /renew</font></span></strong></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000">Dan bila diinginkan untuk menghapus konfigurasi lesase DHCP yang sedang berjalan digunakan perintah :</font></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;"> <font color="#000000"><strong>C:\&gt; ipconfig /release</strong></font></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;">Untuk melihat konfigurasi yang telah terpasang, gunakan perintah :</p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;"><font color="#000000"><strong>C:\&gt; ipconfig /all</strong></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/client2.jpg" title="client2.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/client2.jpg" alt="client2.jpg" /></a><br />
<strong><span></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span><font color="#000000">2. Client 				Linux openSUSE 10.2</font></span></strong></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span><font color="#000000">Untuk DHCP client di Linux juga relatif mudah memasangnya, pertama dengan menyesuaikan setting di file <strong>/etc/sysconfig/network/ifcfg-eth0-[mac-address]</strong> seperti gambar berikut. <strong>Catatan : </strong>path dan nama file bisa tidak sama tergantung distro Linux yang dipakai. Path dan nama file tadi adalah untuk distro Linux <strong>openSUSE 10.2</strong> yang saya pakai di sini.</font></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcpclient1.jpg" title="dhcpclient1.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcpclient1.jpg" alt="dhcpclient1.jpg" /></a><br />
<span></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Kemudian cek apakah aplikasi <strong>dhcpcd</strong> sudah terinstall di komputer Linux yg akan dijadikan DHCP client (<strong>cat :</strong> untuk distro selain openSUSE mungkin bisa berbeda) :</p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong># rpm -qa |grep dhcpcd</strong></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Kalau belum terinstall, install dulu dengan menggunakan tool <strong>YaST</strong> untuk software DHCP client. Bisa  lakukan dg  memasukkan kata<strong> &#8220;dhcpcd&#8221;</strong> di kolom search software. Setelah muncul, beri check lalu jalankan instalasi. Setelah instalasi selesai ulangi pengecekan di shell dg perintah yg sama.</p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span><font color="#000000">Kemudian gunakan command text seperti berikut untuk melepas lease IP (<strong>dhcpcd –d –k eth0</strong>) dan merequest IP address dari server DHCP (<strong>dhcpcd –d –B eth0</strong>):</font></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">   	 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><span></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcpclient2.jpg" title="dhcpclient2.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcpclient2.jpg" alt="dhcpclient2.jpg" /></a></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">   	 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span><font color="#000000">Opsi  <strong>–k</strong>  &gt;&gt;</font>&gt;   adalah untuk melepas lease IP yang sedang berjalan</span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span><font color="#000000">Opsi   <strong>-B<font face="Wingdings">  </font></strong><font face="Wingdings">&gt;&gt;&gt; </font>  adalah untuk meminta lease IP baru pada server DHCP</font></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span><font color="#000000">Opsi  <strong>-d</strong>  </font>&gt;&gt;&gt;  adalah agar <strong>dhcpcd</strong> mengirimkan banyak informasi ke file <strong>/var/log/messages</strong> yang akan berguna untuk mengetahui seriap detail proses yang terjadi, termasuk untuk memudahkan troubleshooting bila ada suatu masalah yang terjadi. File tersebut salah satu file log terpenting dalam Linux yang mencatat hampir semua peristiwa yang terjadi dalam sistem, termasuk semua yang terjadi pada saat koneksi DHCP server &amp; client terbentuk.</span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span><font color="#000000">Gambar berikut adalah menampilkan isi dari file <strong>/var/log/messages</strong> di shell secara dinamis dengan menampilkan terus menerus baris-baris terbaru yang terjadi, dengan menggunakan perintah :</font></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000"><strong># tail –f  /var/log/messages</strong></font></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp3.jpg" title="dhcp3.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp3.jpg" alt="dhcp3.jpg" /></a></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span><font color="#000000">Pada client DHCP yang menggunakan Linux, apabila menggunakan konfigurasi DHCP untuk mendapatkan nama domain dan alamat DNS server dalam jaringan, maka setelah client mendapatkan lease IP baru dari server DHCP, maka otomatis DHCP akan merubah isi file <strong>/etc/resolv.conf</strong> yaitu sebuah file yang berisi konfigurasi nama domain &amp; alamat DNS server untuk komputer yang bersangkutan. Sehingga bila file itu sudah berisi suatu setting tertentu secara manual, maka DHCP akan menghapusnya dan menggantinya dengan konfigurasi yang ada di server DHCP. Sebenarnya hal ini bisa dihindari dengan menambahkan satu opsi lagi dalam command text sewaktu meminta lease IP baru dari server. Opsi-opsi itu dapat dilihat dengan menjalankan perintah :</font></span></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000"><strong># man dhcpcd </strong></font></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <font color="#000000">atau</font></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <strong><span><font color="#000000"># dhcpcd –help</font></span></strong></p>
<p style="margin-left:0.25in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span><font size="2"><font color="#000000">Setelah ada  DHCP client yang meminta lease IP baru ke server DHCP, maka <strong>dhcpd</strong> akan menuliskan setiap penyewaan IP yang terjadi ke sebuah file yang bernama :  <strong>/var/lib/dhcp/dhcpcd.leases</strong> di server DHCP. Isi file tersebut adalah seperti gambar berikut :</font></font></span></p>
<p> 	 	 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp_mdv2.jpg" title="dhcp_mdv2.jpg"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp_mdv2.jpg" alt="dhcp_mdv2.jpg" /></a></p>
<p>Begitulah sedikit share dari aku tentang cara instalasi dan setting Server DHCP menggunakan Linux dg Client DHCP menggunakan platform Linux &amp; Windows. Semoga dapat bermanfaat buat rekan2x Linuxers yg membutuhkan.</p>
<p><strong>-rkh-</strong></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=30&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/07/dhcp-server-di-linux-dg-client-linux-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dhcp1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dhcp2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/client2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">client2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcpclient1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dhcpclient1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcpclient2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dhcpclient2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dhcp3.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/08/dhcp_mdv2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dhcp_mdv2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara DaVinci Code dan Ayat-ayat Setan</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/01/antara-davinci-code-dan-ayat-ayat-setan/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/01/antara-davinci-code-dan-ayat-ayat-setan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Aug 2007 03:49:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Kristologi]]></category>
		<category><![CDATA[Perbandingan agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/01/antara-davinci-code-dan-ayat-ayat-setan/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	
Tulisan ini sebenarnya aku buat hari ini untuk menjawab pertanyaan dari sdr (atau sdri?) Miyaki, yg menulis komentar pada tulisanku sebelumnya tentang “Sir” Salman Rushdie yg juga sedikit menyebut tentang buku The DaVinci Code-nya Dan Brown. Di situ dia bertanya, sebagai buku yg sama2x mengguncang iman pemeluknya, mengapa penulis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=27&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Tulisan ini sebenarnya aku buat hari ini untuk menjawab pertanyaan dari sdr (atau sdri?) Miyaki, yg menulis komentar pada tulisanku sebelumnya tentang <a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/07/16/sir-salman-rushdie-sang-penghujat-islam/" target="_blank">“Sir” Salman Rushdie</a> yg juga sedikit menyebut tentang buku The DaVinci Code-nya Dan Brown. Di situ dia bertanya, sebagai buku yg sama2x mengguncang iman pemeluknya, mengapa penulis The Satanic Verses (ayat-ayat setan), Salman Rushdie sampai dijatuhi hukuman mati, sedangkan The Davinci Code hanya dilarang membacanya, bahkan sukses difilmkan? Mengapa terjadi seperti itu? Karena untuk menjawabnya saya memandang perlu untuk menjelaskan beberapa hal secara detail yg mungkin bisa panjang sekali, maka saya menuangkannya dalam bentuk tulisan ini.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dan tulisan ini adalah juga untuk memberikan penjelasan bagaimana sesungguhnya pandangan &amp; pemahaman umat Kristen &amp; Islam terhadap agamanya, sehingga membuat tidak ada seorang pemuka agama Kristen yg memberikan vonis mati bagi Dan Brown yg telah menulis The DaVinci Code, tidak seperti fatwa mati yg dilontarkan oleh seorang Ayatullah Khomeini pada Salman Rushdie, penulis buku Ayat-ayat setan. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Mohon maaf sebelumnya bila ada yg merasa tidak senang dg penjelasan saya. Saya adalah orang yg sudah sangat sering melakukan diskusi perbandingan agama dg rekan2x yg berbeda agama, bahkan kadang2x sampai dalam perdebatan yg cukup “panas” (debat ilmiah dg logika &amp; ilmu spt yg dilakukan oleh Ahmed Deedat &amp; Zakir Naik, bukan debat kusir/ngawur yg cuma saling menghina spt di milis2x debat kusir&#8230;), tapi sampai sekarang kami masih tetap berhubungan &amp; berteman. <u>Keterbukaan &amp; saling menghargai pendapat orang lain adalah kuncinya. Pada akhirnya semua kembali pada diri masing2x, tidak ada orang yg boleh memaksakan pendapatnya pada orang lain, lebih2x dalam urusan religi yg bersifat sangat pribadi</u>.     <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Dari “gaya bahasa” anda (sdr Miyaki) menurut saya anda adalah seorang Kristen (mohon maaf kalau salah), semoga anda bukan seorang yg beragama dg doktrin, karena bila anda beragama hanya dg berpegang pada doktrin, maka apa yg menjadi pertanyaan anda itu tidak pernah akan anda dapatkan jawabannya, karena mungkin tidak pernah akan anda pahami. Saya adalah orang yg beragama dg logika. Bagi saya agama harus dapat dijelaskan dg logis sampai batas tertentu. Itulah kenapa saya selalu berusaha bersikap kritis tidak hanya terhadap agama lain, bahkan juga terhadap agama saya sendiri, Islam.</font></font></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Komentar sdr Miyaki :</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"><em>S<span><font size="2"><font face="Thorndale AMT, Times New Roman, serif"><font color="#000000">ebelumnya saya sendiri belum membaca karya Salman Rushdie dan tdk ingin berkomentar soal pemberian gelar Sir kepadanya. Saya hanya tergelitik untuk membahas perbandingan perlakuan antara karya Rushdie dan Brown. </font></font></font></span></em></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <em><font color="#000000"><font face="Thorndale AMT, Times New Roman, serif"><font size="2">Dengan asumsi bahwa kedua karya mereka menggoncang hebat iman agama masing-masing, maka kenapa agama satunya sampai memvonis hukuman mati kepada si pengarang, sementara agama lain hanya memberikan anjuran agar tidak membaca karya tersebut. Bahkan novelnya berhasil diangkat ke film dan tidak dibatasi peredaran bukunya.</font></font></font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <em><font color="#000000"><font face="Thorndale AMT, Times New Roman, serif"><font size="2">Dan perkara karikatur, terlepas dari etika, agama Kristen dan &#8220;Tuhan Kristen&#8221; sempat menjadi sasaran &#8220;kreativitas&#8221; kartunis2 semacam itu dan meski menimbulkan sedikit polemik, tapi karya-karya mereka tak lantas dihujat dan si pembuat karya tak serta merta dijatuhi fatwa hukuman mati.</font></font></font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <em><font color="#000000"><font face="Thorndale AMT, Times New Roman, serif"><font size="2">Kenapa bisa begini? Adakah yg bisa menjawab?</font></font></font></em></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0.2in;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2"><strong>Ya. Insyaallah saya bisa menjawabnya</strong>. Tapi mohon maaf kalau harus melalui penjelasan yg panjang lebar dulu.   <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0.2in;" align="justify"><em><span><font size="2"><font color="#ff0000">&gt;&gt;&gt; Dengan asumsi bahwa kedua karya mereka menggoncang hebat iman agama masing-masing, maka kenapa agama satunya sampai memvonis hukuman mati kepada si pengarang, sementara agama lain hanya memberikan anjuran agar tidak membaca karya tersebut.</font></font></span></em></p>
<p style="margin-bottom:0.2in;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong>Menurut anda kedua buku tsb mengguncang hebat iman kedua agama?</strong> Menurut saya , <strong>mungkin ya mungkin tidak</strong>. Kenapa? Karena tidak semua orang Kristen terguncang imannya oleh buku The Davinci Code. Karena mereka tahu kalau itu cuma bohong seperti yg di klaim gereja? Bukan! <strong>Karena sebenarnya tidak semua orang Kristen memandang isi buku itu adalah sebuah hujatan</strong>. Sedangkan tampaknya umat Islam mempunyai satu suara yg menganggap buku Rushdie adalah sebuah hujatan &amp; penghinaan terhadap Islam. Semoga lain waktu nanti saya bisa menuliskan tentang buku The DaVinci Code di blog ini. <u>Inti paling vital dari kontroversi buku Brown itu adalah kesimpulan bahwa Yesus adalah bukan Tuhan dan menjalani kehidupan manusia normal dg menikah &amp; mempunyai anak</u>. Benarkah kesimpulan itu? Tergantung&#8230;   <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		PRE { font-family: "Cumberland AMT", "Courier New", monospace } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Apa anda tahu kalau dalam Kristen itu ada sekitar 20.000 sekte/golongan? (Michael Keene, Agama-agama Dunia). Yg mana dalam setiap golongan itu terdapat banyak sekali perbedaan2x &amp; pertentangan2x yg sering membuat mereka bertikai bahkan saling menyerang? Sekte terbesar (dalam segi jumlah pemeluk) dalam Kristen adalah : Katolik Roma, Protestan, dan Ortodoks, yg masing2x juga masih dibagi lagi dalam banyak sekte. Misalnya dalam Protestan pemeluk terbesarnya adalah sekte gereja Anglikan. Perbedaan2x yg ada antara mereka juga sangat banyak, dari yg menyangkut tata cara ibadah sehari-hari sampai masalah konsep yg fundamental seperti masalah ketuhanan &amp; kitab suci. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Misalnya dalam penentuan tanggal hari Natalpun mereka juga berbeda, misalnya <strong>gereja Ortodoks Rusia merayakan natal pada tanggal 6 Januari</strong>, ada juga sekte yg berhari natal tanggal 1 Januari. Sementara aliran Katolik Roma &amp; Protestan yg ada di Indonesia umumnya Natalan tanggal 25 Desember. Contoh lain yg juga mudah dilihat misalnya jumlah kitab dalam Bible orang Katolik (Duoy version) berbeda dg Bible orang Protestan (banyak memakai King James version). <strong><span style="text-decoration:none;"><span style="font-style:normal;">Penganut Katolik menganggap kitab Tobit s/d Makabe adalah termasuk firman Tuhan dan karenanya disertakan dalam Alkitab. Sedangkan penganut Protestan tidak menggunakan kitab2x itu karena dianggap bukan firman Tuhan</span></span></strong>, dan karenanya kitab2x tsb dikeluarkan dari Alkitab sewaktu revolusi Protestan dulu, dan hingga sekarang tidak dipakai lagi (saya tahu pasti hal ini karena saya juga punya beberapa versi Alkitab dalam bahasa Indonesia &amp; Inggris).</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000"><strong>Tahukah anda bahwa ada sekte2x Kristen yg tidak menganggap Yesus sebagai Tuhan?</strong> Beberapa yg kita tahu ada sekte kristen Saksi Yehovah yg sangat terkenal di Amerika, ada sekte Kristen Unitarian yg banyak di Timur Tengah &amp; Eropa, dan bahkan di Indonesia ada Kristen Tauhid &amp; Kristen Ibrahimik yg mereka semua tidak menganggap Yesus sebagai Tuhan!</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Sedangkan bahkan dalam sekte Kristen yg menuhankan Yesus seperti Katolik Roma &amp; banyak sekte Protestan, sebenarnya juga banyak pemeluknya yg sesungguhnya tidak benar2x percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Hal in terutama terlihat di negara2x barat yg orang2xnya lebih terbuka dalam mengemukakan pendapatnya. Ada banyak angket2x tertutup yg membuktikan hal itu. Kebanyakan dari mereka umumnya memendam saja pertanyaan itu di hati karena takut dibilang kafir atau murtad kalau bertanya ke pendeta/pastur. Beberapa yg bertanya juga hanya dapat jawaban bahwa mereka cuma harus percaya karena iman, sebab dg imanlah mereka akan diselamatkan (inilah yg saya bilang beragama dg doktrin, hanya harus percaya saja, tidak boleh berpikir, berpendapat, apalagi membantah!). </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Juga kalau anda sering jalan2x ke toko buku, lihatlah pada bagian buku2x laris &amp; dalam rak buku2x Kristen, anda akan lihat banyak sekali buku2x dari para ahli teologi yg mengulas tentang bagaimana kekristenan itu sebenarnya, termasuk menyatakan bahwa Yesus memang bukan Tuhan. Hal inilah yg kemudian memunculkan istilah <strong>“Yesus sejarah”</strong> dan <strong>“Yesus dalam iman”</strong> untuk dapat mengakomodir dua pendapat yg berlawanan itu. Di satu sisi, para ahli teologi, ahli sejarah kristen, dan mereka yg mempelajari kekristenan, menyatakan kalau Yesus bukanlah Tuhan, dan mereka berupaya menjelaskan sejarah kekristenan yg sebenarnya yg tidak pernah diberikan di gereja. Mereka selain mempelajari Alkitab secara obyektif, mempelajari sejarah kristen, dan bagi tingkat2x tertentu, mendapat akses membaca salinan naskah tertua kitab2x dalam Bible Kristen (yg tertua berasal dari abad ke 4, abad dimana berlangsung konsili Nicea yg penuh kontroversi itu). </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Sedangkan di sisi lain, para pendeta, pastur, dan misionaris gereja mengajarkan di gereja bahwa Yesus itu adalah Tuhan, Yesus adalah putra Tuhan&#8230;, bahwa yg menulis Bible adalah para murid Yesus yg 12 itu&#8230;, bahwa tidak ada kitab2x lain selain yg tercantum dalam Bible&#8230;, bahwa kitab2x itu hanya ada satu versi yg sudah final dan tidak berubah sejak abad pertama&#8230;, bahwa tidak pernah ada pemaksaan keji oleh kerajaan &amp; gereja terhadap orang untuk menganut agama kasih itu seperti yg terjadi saat peristiwa Inkuisisi di Eropa&#8230;, bahwa tidak pernah ada pembakaran hidup2x sekian banyak wanita dg tuduhan tukang sihir oleh gereja  tanpa diadili&#8230;, bahwa tidak pernah terjadi pembantaian besar2xan thd orang Islam &amp; Yahudi di Yerussalem saat perang salib pertama yg penyerangannya dicetuskan oleh seorang Paus&#8230;, dan lain-lain, dan lain-lain&#8230; <strong><span style="text-decoration:none;">yg semua itu disebutkan berbeda dalam buku2x resmi sejarah kristen</span></strong> yg juga dijual di toko2x buku yg sama! Dan sebagian informasi itu disebutkan dalam buku The DaVinci Code-nya Dan Brown, walaupun memang tidak semuanya akurat. Misalnya, belasan buku yg dibuat untuk menjawab buku itu, ternyata bukan membantah pembakaran hidup2x wanita2x dg tuduhan tukang sihir oleh gereja tanpa diadili, tapi hanya membantah jumlahnya. Mereka mengatakan kalau jumlahnya sebenarnya “hanya” ribuan saja, bukan puluhan ribu seperti yg ditulis Brown. </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Jadi dalam ajaran Kristen, istilah <strong>Yesus sejarah</strong> &amp; <strong>Yesus dalam iman</strong> itu adalah untuk menunjukkan kalau sisi sejarah Yesus &amp; kekristenan memang diakui seperti itu, tapi hanya dalam sejarah. Sedangkan dalam iman, artinya yg harus diimani, adalah Yesus dalam iman, yaitu segala sesuatu tentang Yesus &amp; kekristenan yg sesuai ajaran gereja yg ironisnya bertentangan dg Yesus sejarah. Walaupun kedengarannya sangat aneh, tapi hal ini adalah benar terjadi, dan banyak diulas di buku2x Kristen. Anda bisa buktikan sendiri.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Sebagai sebuah contoh, kalau besok anda berkunjung ke toko buku Gramedia yg cukup besar seperti di Puri Indah, dideretan buku laris mungkin akan anda temui buku best seller dari <strong>Bart D. Ehrman</strong> (kepala fakultas kajian agama di University of Carolina di Chapel Hill – Amerika Serikat) yg berjudul <strong>Misquoting Jesus, kesalahan penyalinan dalam kitab suci Perjanjian Baru, kisah siapa yg mengubah Alkitab dan apa alasannya</strong><span> (judul buku aslinya : Misquoting Jesus, </span>The Story Behind Who Changed the Bible and Why). Saya juga melengkapi “perpustakaan” saya dg buku itu. </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Buku itu dibuka dg kisah menyentuh dari si penulis dalam pertarungan batinnya saat melanjutkan kuliah kependetaannya ke jenjang yg lebih tinggi dg memasuki sebuah sekolah evangelist terkenal di Amerika yaitu Wheaton College di Chicago yg adalah juga almamater dari Billy Graham, seorang penginjil terkenal dari Amerika. Konflik batin yg besar telah mengguncangnya saat menemui kenyataan yg sangat berbeda dg apa yg selama ini ia terima di gereja &amp; sekolah pendeta tentang kekristenan, dimana ia di sana mendapat akses untuk melihat naskah2x tertua (yg sebenarnya hanyalah salinan, sedang yg tulisan asli sudah tidak ada) yg sangat jauh berbeda dg yg ia baca di Bible yg beredar sekarang ini, termasuk dalam topik ketuhanan Yesus. Di buku itu ia mengungkapkan semua yg ia ketahui yg kini telah mengubah semua persepsinya tentang kekristenan, khususnya berdasarkan sejarah penulisan kitab sucinya. Coba saja anda cari, sekitar 2 minggu yg lalu saya masih melihatnya di toko buku.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Jadi pada umat Kristen ada banyak golongan yg mempunyai pandangan berbeda-beda tentang kekristenan, termasuk tentang ketuhanan Yesus. Saat Dan Brown diwawancarai &amp; ditanya, sbg orang kristen, kenapa anda menulis buku seperti itu yg banyak dikecam orang kristen lain? Ia menjawab bahwa <strong>ketika anda bertanya pada 3 orang kristen tentang apa arti kekristenan, maka anda akan mendapatkan 3 jawaban yg berbeda</strong>. Sepertinya yg ia maksudkan adalah : sah-sah saja kalau ia punya pandangan demikian walaupun berbeda dari pandangan sekte2x besar, karena mungkin dalam sekte kristen yg ia anut (banyak yg mengira ia adalah seorang penganut sekte kristen Gnostik yg oleh sekte2x besar seperti Katolik Roma dianggap menyimpang) hal yg ia kemukakan dalam bukunya itu adalah bukan hal yang salah. Apalagi Brown menyatakan kalau sebelum menulis buku itu ia telah mengadakan serangkaian riset yg panjang dg tim-nya &amp; mengadakan perburuan data ke sumber2x yg otoritatif sehubungan dengan topik dalam bukunya itu.</font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Maka dengan kondisi kekeristenan &amp; umatnya yg seperti saya uraikan di atas tadi, sangat wajar kalau tanggapan umat Kristen terhadap buku The DaVinci Code sangat lebih “biasa-biasa” saja dibanding tanggapan umat Islam terhadap buku Ayat-ayat Setan-nya Salman Rushdie. Lagipula walaupun seringkali tampak mirip, sesungguhnya tedapat perbedaan yg jelas antara tulisan yg kritis dan tulisan yg menghujat. Secara intuisi-pun, tanpa harus berbekal ilmu yg cukup, sebenarnya seseorang dapat dengan mudah membedakan mana tulisan yg kritis dan mana tulisan yg menghujat. Dengan melihat latar belakang kekristenan yg seperti itu, sebenarnya buku The DaVinci Code masih dalam batas tulisan kritis, bukan tulisan yg menghujat. Sebaliknya melihat latar belakang Islam dan umatnya, tampaknya tulisan Salman Rushdie itu dianggap sudah berada dalam kriteria sebuah hujatan. Hal inilah yg mendasari adanya perbedaan perlakuan terhadap tulisan Brown dan tulisan Rushdie oleh umat Kristen dan umat Islam.</font></font></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <em><font color="#ff0000"><font face="Thorndale AMT, Times New Roman, serif"><font size="2">&gt;&gt;&gt; Bahkan novelnya berhasil diangkat ke film dan tidak dibatasi peredaran bukunya.</font></font></font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Buku itu tidak dibatasi peredarannya ? Mungkin anda kurang mengikuti berita2x seputar kontroversinya dulu saat sedang booming. Di beberapa negara buku itu sempat diberitakan dilarang beredar, termasuk juga dg filmnya. Pembuatan filmnya diwarnai demostrasi dari gereja Katolik &amp; para susternya. Lokasi pembuatan filmnya dibuat berpindah-pindah dan sembunyi2x untuk keamanan para pemain &amp; kru-nya. Kalau tidak ada kecaman keras dari institusi2x resmi kekristenan seperti misalnya Vatikan, itu karena sebenarnya mereka tahu bahwa banyak hal yg benar tentang sejarah kekristenan yg diungkap di buku itu, hanya saja memang sebenarnya tidak boleh diberikan pada orang awam, dan mereka tidak ingin menimbulkan polemik yg bisa jadi akan merugikan mereka kalau salah menentukan sikap. <strong><span style="text-decoration:none;">Respon dari Vatikan terhadap gelombang “keterbukaan” yg seolah telah “dibuka” pintunya oleh Dan Brown tentang diskusi terbuka kekristenan, adalah menutup selama 3 tahun perpustakaan Vatikan yg berisi ribuan buku dg alasan renovasi</span></strong>. Bisa jadi pada saat dibuka kembali, koleksi buku &amp; katalognya sudah berbeda, dg tidak menutup kemungkinan akan adanya penyensoran terhadap buku2x yg dinilai “berbahaya” untuk bebas diakses umum seperti yg sebelumnya telah terjadi.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Tentang berhasil diangkatnya novel Brown menjadi sebuah film di Holliwood, tentu saja sangat mudah dipahami sebabnya : no.1 adalah : uang! Siapa yg tidak ngiler untuk dapat kecipratan rejeki Dan Brown dari bukunya itu? Secara logis kalau bukunya saja bisa seheboh itu (dan se-efektif itu dalam menghasilkan uang), kenapa tidak dg filmnya..? Untuk yg satu ini tidak perlu diulas panjang lebar, karena sudah amat jelas motifnya. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Alasan berikutnya : apa anda tahu kalau di Holliwood saat ini sudah dikuasai oleh orang2x Yahudi? <strong><span style="text-decoration:none;">Ya, ada daftar yg sangat panjang untuk menyebutkan orang2x berpengaruh di Holliwood yg semuanya didominasi oleh orang2x keturunan Yahudi</span></strong> (semoga lain kali saya bisa menuliskan tentang ini di blog ini). Lantas, apa anda juga tahu kalau dalam agama Yahudi itu bukan hanya tidak mengakui Yesus sbg Tuhan, tapi juga mengingkari kenabiannya? <strong><span style="text-decoration:none;">Kalau dalam Kristen &amp; Islam mengakui kelahiran Yesus yg ajaib dari rahim seorang perawan &amp; mengakui Yesus sebagai nabi (+ sbg Tuhan dalam Kristen), maka dalam agama Yahudi Yesus dinyatakan sebagai anak haram Maria dari seorang tentara Romawi bernama Panthera, dan adalah seorang pembohong yg mengaku sebagai nabi. Hal ini terdapat dalam kitab suci umat Yahudi yg kedua setelah Taurat &#8211; tapi lebih utama pemakaiannya &#8211; yaitu Talmud</span></strong> (Prof. DR. Muhammad asy-Syarqazi, Talmud &#8211; kitab &#8220;hitam&#8221; Yahudi yang menggemparkan). Tentu saja mereka tidak berkeberatan untuk mengangkat ke film sebuah novell yg membuktikan bahwa Yesus bukanlah Tuhan. Apalagi kepercayaan pagan pemujaan dewi yg digambarkan di sana dekat dengan ajaran Kabbalah yg dianut banyak orang Yahudi, yg sebenarnya diambil dari ajaran pagan Mesir kuno (topik ajaran Kabbalah ini sendiri juga bisa jadi satu pembahasan yg panjang). Jadi kalau The DaVinci Code dianggap menyerang Kristen, bukan berarti Islam setuju dg novel itu.</font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <font color="#ff0000"><font face="Thorndale AMT, Times New Roman, serif"><font size="2"><em>&gt;&gt;&gt; Dan perkara karikatur, terlepas dari etika, agama Kristen dan &#8220;Tuhan Kristen&#8221; sempat menjadi sasaran &#8220;kreativitas&#8221; kartunis2 semacam itu dan meski menimbulkan sedikit polemik,</em> </font></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Untuk masalah karikatur, anda harus pahami dulu <strong>ajaran Islam yg tidak memperbolehkan penggambaran fisik dalam bentuk apapun terhadap nabi Muhammad, baik itu gambar, lukisan, patung, dll</strong>. Ini adalah bentuk tindakan preventive yg sangat ketat untuk mencegah segala macam celah untuk membelokkan ajaran Islam dg memanfaatkan gambaran fisik dari nabi Muhammad itu. Hal yg berbeda dg di Kristen yg seakan-akan lebih sah kalau menyertakan gambaran fisik dari Yesus seperti lukisan, patung, dll. terutama untuk beribadah. Bisa dipahami kalau membuat gambar nabi Muhammad saja (sekalipun dalam gambar yg “baik-baik”) sudah akan dikecam orang Islam, apalagi kalau membuat gambar yg melecehkan nabi Muhammad sebagai penghinaan. </font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Misalnya saja, salah satu gambar karikatur itu telah menggambarkan sosok nabi Muhammad dg mengenakan sorban yg terbuat dari bom, yg sangat jelas dimaksudkan bahwa nabi Muhammad telah mengajarkan ajaran terorisme pada umatnya yg menyuruh umatnya melakukan terorisme. Padahal seperti yg saya tuliskan terdahulu dalam tulisan tentang <a href="http://rkhblog.wordpress.com/2007/06/29/jihad/" title="Jihad" target="_blank">Jihad</a>, bahwa Islam tidak pernah mengajarkan terorisme pada umatnya, dan beberapa peristiwa pemboman teroris yg pernah dilakukan oleh orang2x yg mengaku beragama Islam dan berjuang untuk Islam itu sebenarnya adalah rekayasa kelompok2x tertentu di Barat untuk mendiskreditkan Islam sbg agama teroris dg memanfaatkan orang2x lugu yg dapat didoktrin dg mengatasnamakan Islam.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Sedangkan dalam Kristen penggambaran seorang Yesus tidak pernah dipermasalahkan dg serius. <strong>Terbukti Yesus telah digambar &amp; dilukis dalam berbagai macam bentuk &amp; rupa yg berbeda justru oleh kalangan yg otoritatif sendiri yaitu gereja, tapi tidak pernah ada yg memprotes</strong>. Saya pernah mendengar langsung tentang hal ini dari seorang Kristen yg menceritakannya dg ringan &amp; penuh senyum tentang gambar Yesus yg berkulit merah, berambut lurus, &amp; berwajah “indian” di gereja2x Amerika Selatan&#8230;, juga Yesus yg berkulit bule, bermata biru, berambut pirang ikal di gereja2x Amerika Utara &amp; Eropa (ini yg paling banyak beredar)&#8230;, Yesus yg berkulit kuning, berambut hitam lurus, dan bermata sipit di gereja2x Cina&#8230;, bahkan Yesus berkulit hitam, berbibir tebal,  &amp; berambut hitam kriting di gereja2x di Afrika&#8230;! (Ini bukan mengada-ada, saya juga punya gambar2xnya). Sedangkan gambaran umum dari orang Yahudi asli adalah berkulit putih, berambut hitam cenderung lurus, bermata hitam, dg ciri hidung agak membengkok. Tapi tampaknya orang Kristen tidak berkeberatan “Tuhan”-nya diperlakukan seperti itu. Sedangkan menurut saya, bagi orang Islam itu sudah termasuk pelecehan terhadap Yesus yg diakui dalam Islam sbg seorang nabi &amp; rasul.</font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Misalnya saya sedang berdakwah di satu pedesaan terpencil yg dihuni orang2x keturunan Jawa, saya tidak akan pernah menyampaikan bahwa nabi Muhammad adalah seorang keturunan Jawa dan memperlihatkan gambar beliau sedang mengenakan baju jawa, mengenakan kain batik, dan memakai blangkon..! Dalam dunia dakwah Islam tidak akan pernah terjadi yg seperti itu. Tapi rupanya itu bukan suatu hal yg bermasalah dalam dunia dakwah Kristen.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Dari penggambaran itu saja sudah bisa dibayangkan bagaimana sikap umat kedua agama tentang gambar tokoh utama dalam agama mereka. <strong>Ini menggambarkan tingkat kesensitifan yg berbeda tentang gambar Yesus dalam Kristen &amp; gambar nabi Muhammad dalam Islam</strong>. Selain itu saya tidak pernah melihat gambar karikatur Yesus dalam posisi yg dilecehkan sedemikian rupa sehingga bisa membuat marah umat Kristen seperti yg terjadi dg karikatur nabi Muhammad. Kalaupun ada, mungkin saja itu bukan hal yg sensitif bagi umat Kristen mengingat hal yg saya sampaikan diatas tadi tentang gambar Yesus yg “multi ras” tapi tidak pernah dipermasalahkan. <strong>Dari sini sebenarnya bisa dilihat sejauh mana kecintaan umat Kristen terhadap Yesus-nya dan kecintaan umat Islam terhadap nabi Muhammad-nya</strong>.</font></font></span></p>
<p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;widows:0;orphans:0;" align="justify"> <em><font color="#ff0000"><font face="Thorndale AMT, Times New Roman, serif"><font size="2">&gt;&gt;&gt; tapi karya-karya mereka tak lantas dihujat dan si pembuat karya tak serta merta dijatuhi fatwa hukuman mati.</font></font></font></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Kalau ulah dari para kartunis untuk membuat karikatur yg bersifat melecehkan itu anda sebut “kreativitas”, ya itu mungkin sudah menunjukkan seperti apa tingkat penghormatan anda terhadap seorang tokoh agama    <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />     Oh iya, para kartunis itu juga tidak ada yg dijatuhi hukuman mati kok, anda dapat info dari mana kalau para kartunis itu juga dijatuhi hukuman mati..?     <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Jadi untuk masalah karikatur ini kita tidak bisa membandingkan seperti yg anda lakukan, dan kalau anda mempertanyakan hal itu dg pandangan seakan-akan menyalahkan umat Islam yg terlalu sensitif terhadap kasus gambar karikatur nabi Muhammad sedangkan tidak demikian dg umat Kristen terhadap karikatur Yesus, saya harap dg penjelasan saya tadi cukup untuk membuka wawasan anda mengapa bisa terjadi seperti itu&#8230; </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Tentang hukuman mati buat Salman Rushdie oleh imam Ayatullah Khomeini, anda harus bisa melihatnya lebih jeli. Saya bukan orang yg beragama dg doktrin yg akan membela apa saja yg dilakukan seseorang hanya karena orang itu mengaku beragama Islam. Tidak..! Kalau menurut saya tindakannya tidak tepat, ya saya tidak akan mendukungnya. Saya bukan orang yg mendukung apa yg dilakukan oleh  Imam Samudra &amp; Amrozi sbg pelaku bom Bali 1 karena saya tidak menganggapnya sebagai hal yg benar sekalipun mereka mengaku sbg orang Islam dan mengaku berjuang untuk Islam. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Demikian juga dg hukuman mati yg dilontarkan oleh Khomeini tsb sebenarnya saya pribadi juga tidak setuju, mestinya bisa ada tindakan yg lebih baik dari itu. Tapi anda juga harus melihat situasi perpolitikan di Timur Tengah saat itu dimana Khomeini bermain didalamnya. Ada hal2x tertentu yg tampaknya ingin dicapai oleh Khomeini dg fatwanya itu. <u>Buktinya sewaktu beberapa tahun kemarin beredar lagi sebuah buku yg lebih menggemparkan umat Islam yaitu buku <strong>Islamic Invation</strong> karangan <strong>Robert Moorey </strong><span>yg konon membuat buku Rushdie jadi terlihat lebih “ramah”, ternyata tidak ada lagi seorang pemimpin umat sekaliber Khomeini yg memberikan fatwa mati pada Robert Moorey&#8230;</span></u><span> </span></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span><font size="2"><font color="#000000">Hal serupa juga dilakukan oleh Paus yg baru Benedictus XVI yg sesaat setelah pelantikannya langsung membuat masalah dg memancing kemarahan umat Islam dg pidato/ceramahnya di sebuah universitas di Jerman yg menceritakan tentang sejarah agama Islam dg berupaya membentuknya seolah-olah Islam adalah sebuah agama perang, yg langsung menuai demonstrasi besar-besaran menolak sang Paus saat hendak berkunjung ke Turki&#8230; <u>Bedanya kalau yg dilakukan Khomeini adalah sebuah <strong>reaksi</strong> sebagai hasil dari suatu aksi dari Salman Rushdie, maka Benedictus XVI melakukannya sebagai suatu <strong>aksi</strong> seolah-olah itu adalah pesan sponsor dari pihak2x tertentu yg telah mendukung dia untuk bisa naik menjadi Paus.. </u></font></font></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Reaksi adalah sebuah tindakan pasif yg tidak akan terjadi kalau tidak ada aksi. Sedangkan aksi adalah menciptakan suatu tindakan yg akan menuai reaksi. Sebenarnya dapat terlihat mana yg lebih baik dalam masalah ini, yg memberikan reaksi atau yg membuat aksi..?</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Menurut saya memang seharusnya untuk pemimpin keagamaan dg kapasitas seperti itu, mereka tidak seharusnya melakukan hal2x yg memperuncing masalah, tapi sekali lagi lebih jeli-lah dalam melihat permasalahan seperti itu untuk bisa memahami apa sebenarnya yg terjadi dibelakang itu, apa yg ingin mereka capai dg itu, dan mengapa mereka melakukan itu.     <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Maka itulah saya selalu mengajak anda2x semua yg beragama apapun, untuk meninggalkan pola pemahaman &amp; pendidikan agama secara doktrinal, dan memberi kebebasan orang untuk bisa berpikir secara bertanggung jawab dalam memahami agamanya. Dan jika kita menemui seseorang belum dapat untuk memahami agama dg akal budi, kita semua berkewajiban untuk memberikan padanya pemahaman yg benar dengan penjelasan yg logis, karena Tuhan telah memberikan akal pada manusia, dan itu harus digunakan untuk memahami pesan2x-Nya dalam agama, bukannya membuang fungsi akal untuk dapat memahami agama &amp; mengisinya dg doktrin2x yg tidak memberi tempat pada akal manusia untuk mencernanya. Karena Tuhan memberikan agama &amp; kemampuan akal budi pada manusia adalah untuk dapat dimanfaatkan secara maksimal, seimbang, dan saling melengkapi  untuk mendapatkan hidup yg baik &amp; mulia di dunia maupun di akhirat nanti. Karena sekali orang terpola pemahaman agamanya secara doktrinal, ia akan mudah untuk “dikendalikan” oleh pihak2x tertentu untuk bertindak tidak pada tempatnya justru dg menggunakan dalih agama. Hal ini bisa terjadi pada agama apapun, termasuk Islam &amp; Kristen, seperti yg dapat kita saksikan dalam perjalanan sejarah keduanya.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">-rkh-</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><title></title>  	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		PRE { font-family: "Cumberland AMT", "Courier New", monospace } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=27&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/08/01/antara-davinci-code-dan-ayat-ayat-setan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Sir&#8221; Salman Rushdie, sang penghujat Islam</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/07/16/sir-salman-rushdie-sang-penghujat-islam/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/07/16/sir-salman-rushdie-sang-penghujat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2007 03:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Perbandingan agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/07/16/sir-salman-rushdie-sang-penghujat-islam/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	

Sungguh menggelikan sekaligus mengenaskan waktu beberapa waktu lalu melihat berita di TV tentang pemberian gelar bangsawan buat Salman Rushdie (59 tahun), penulis buku “The Satanic Verses” (ayat2x setan), oleh ratu Inggris Elizabeth II pada perayaan hari ulang tahun sang ratu bulan Juni lalu.
Rushdie, warga negara Inggris keturunan India, menulis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=25&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p><title></title><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Sungguh menggelikan sekaligus mengenaskan waktu beberapa waktu lalu melihat berita di TV tentang pemberian gelar bangsawan buat Salman Rushdie (59 tahun), penulis buku “The Satanic Verses” (ayat2x setan), oleh ratu Inggris Elizabeth II pada perayaan hari ulang tahun sang ratu bulan Juni lalu.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><a href="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/07/rushdie.jpg" title="Salman Rushdie"><img src="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/07/rushdie.thumbnail.jpg?w=134&#038;h=140" alt="Salman Rushdie" align="right" height="140" hspace="10" width="134" /></a><font color="#000000"><font size="2">Rushdie, warga negara Inggris keturunan India, menulis bukunya yg kontroversial itu pada tahun 1988 dan sukses menuai kecaman umat muslim seluruh dunia, bahkan dijatuhi hukuman mati oleh pemimpin spiritual Iran saat itu Ayatollah Khomeini dg menghalalkan darahnya bagi siapapun yg dapat membunuhnya. Umat Islam menyatakan kalau buku itu menghina nabi Muhammad, mengejek Al-Qur&#8217;an dan peristiwa pada sejarah awal Islam. Sejak saat itu Rushdie selalu hidup bersembunyi dan berpindah tempat selama sekitar 9 tahun sampai tahun 1998 saat pemerintah Iran secara resmi menjauhkan diri dari fatwa Khomeini. Bahkan presiden Iran Mohammad Khatami pada tahun 2001 juga menyebut masalah dg Rushdie sudah selesai. Akan tetapi perlakuan ratu Inggris itu bagaikan telah membuka luka lama yg sebenarnya telah mulai mengering, dan menghidupkan kembali fatwa Khomeini. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Yayasan Khordad XV, badan kebudayaan, menyediakan hadiah 2,8 juta dolar Amerika Serikat (sekitar 25,2 miliar rupiah) bagi kepala Rushdie dan secara teratur menyatakan fatwa imam Khomeini atas pengarang itu hidup selamanya. Yayasan lain, Markasbesar untuk Penghormatan bagi Pahlawan Gerakan Islam Dunia, telah meningkatkan hadiah awal 2004 senilai 100.000 dolar Amerika Serikat (lebih kurang 900 juta rupiah) untuk kematian Rushdie menjadi 150.000 dolar Amerika Serikat (kira-kira 1,3 miliar rupiah).</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Saat dunia bertanya pada Inggris tentang kejadian kontroversial itu, pihak Inggris mengatakan kalau pemberian gelar kebangsawanan itu adalah hadiah untuk pekerjaan kesusasteraannya, sehingga sebaiknya tidak dipandang sebagai penghinaan terhadap Islam. Pekerjaan kesusastraan? Apa pekerjaan kesusastraan yg telah dilakukan Rushdie? Apakah ada yg pernah mendengar prestasi Salman Rushdie selain “prestasi”nya menuai kecaman dari dunia Islam terhadap tulisannya di penghujung tahun 80-an itu? Pemberian gelar yg sama yg telah dilakukan kerajaan Inggris pada beberapa orang lainnya tidak menimbulkan pertanyaan karena kebanyakan mereka adalah orang2x yg kapasitasnya telah diketahui publik memang sesuai untuk menerima gelar kebangsawanan itu. Sebutlah saja misalnya “Sir” Elton John yg penyanyi kelas dunia yg telah mengangkat nama Inggris di bidang seni. Tapi Salman Rushdie..?? Jelas orang akan bertanya, apa prestasinya..? Bila tidak ada “prestasi kelas dunia” lain dari seorang Salman Rushdie, maka jelas pemberian penghargaan itu adalah tidak beralasan dan semata-mata hanya untuk memancing kemarahan umat Islam sedunia saja. </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Mengapa pula penghargaan serupa tidak diberikan pada seorang Dan Brown, warga Inggis lainnya, penulis buku terlaris di dunia sampai saat ini, The Da Vinci Code, yg juga menimbulkan kontroversi? Jelas2x Dan Brown lebih berprestasi ketimbang Salman Rushdie. Bukunya laris bak kacang goreng di seluruh dunia, bahkan sampai sekarang masih terus dicetak ulang, yg telah menjadikan penulisnya seorang milyuner hanya dari sebuah buku novel. Kontroversi di bukunya itu juga lebih heboh dibanding buku Salman Rushdie. Hanya saja kalau isi buku The Satanic Verses telah menghina umat Islam, buku The Da Vinci Code telah menohok jantung umat Gereja Kristen, khususnya Katolik Roma, dg mengungkapkan sejarah kekeristenan yg dilarang diberikan bagi umat gereja, dan selama ini hanya boleh “hidup” di kalangan para ahli teologi kelas atas dan para pemimpin puncak dalam kekristenan. Mengapa? Apa karena buku Dan Brown dianggap merugikan dunia barat yg notabene mayoritas kristen, sedangkan buku Rushdie dianggap berjasa? Terlihat jelas kan kepicikan &amp; ketidak netralan mereka dalam menilai sesuatu yg hanya berdasarkan untung-ruginya saja buat mereka..</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Seperti juga yg sudah-sudah, terlihat jelas kalau dunia barat tidak perduli dg etika hidup berdampingan dengan damai. Mereka seakan menerapkan prinsip “Musuh dari musuh kita adalah kawan”. Maka pemberian gelar bagi seseorang yg dianggap musuh Islam itu adalah perbuatan provokatif yg jelas2x akan menempatkan pemerintah Inggris sebagai musuh dari dunia Islam. Hal ini cukup ironis mengingat Islam adalah agama terbesar kedua di Inggris. Bahkan ada yg menyatakan kalau sebenarnya separuh dari rakyat Inggris adalah sudah beragama Islam, dan kalau ada negara yg akan menjadi negara Islam pertama di Eropa, negara itu adalah Inggris.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font size="2"><span><font color="#000000">Di beberapa negara Eropa belakangan ini (juga di Amerika) seperti di Inggris memang sedang terjadi pertumbuhan pemeluk agama Islam secara pesat, bahkan ditengah gencarnya propaganda Islamophobia yg dihembuskan sangat kencang oleh amerika &amp; sekutu2xnya. Perkembangan Islam di Perancis lebih hebat lagi. Jumlah pemeluk baru Islam di negara itu jauh lebih banyak daripada di Inggris, Jerman, dan negara-negara Eropa lainnya. Konon Perancis goncang karena Islam “merajalela” di sana. Ada perubahan persepsi kaum non muslim terhadap kaum muslim di negara itu. Seorang muslim yg memasuki restoran biasanya akan ditanya, “<em>Monseur, vous etes Musulman?</em> (Tuan, apakah tuan seorang muslim?)” untuk tidak diberi hidangan yg haram menurut Islam. Juga mungkin tidak banyak yg mengekspos bahwa pemain sepak bola top Perancis yg baru saja pensiun dan baru berkunjung ke Indonesia, Zinadine Zidane, adalah seorang muslim.</font></span></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Bahkan setelah penjungkirbalikan ajaran Islam oleh orang2x seperti Salman Rushdie ini, 20.000 orang Inggris berkulit putih yg memeluk Islam tercatat masuk Islam justru setelah kasus buku The Satanic Verses meledak, padahal sebelumnya hanya sekitar 5000 saja (line, Desember 1993). Rupanya banyak orang yg mulai muak dg kebohongan2x barat dalam upayanya mendiskreditkan Islam, telah mencari informasi yg lebih benar tentang Islam langsung dari sumbernya dan melihat langsung dari komunitas2x Islam di sana. Dan yg mereka temui adalah sebuah agama yg sarat dg kebenaran dan keindahan yg kemudian tidak membuat mereka ragu untuk berbondong-bondong memeluk Islam.  </font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000"><font size="2">Masih segar dalam ingatan kita kasus karikatur nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu yg dilakukan oleh sebuah surat kabar di Denmark. Setelah protes umat muslim sedunia meledak oleh pemuatan karikatur yg menghina nabi Muhammad itu, pemerintah Denmark telah menunjukkan itikad baiknya dg menjaga jarak dg surat kabar itu (meskipun kemudian tetap saja memberi ijin diadakannya lomba karikatur nabi Muhammad yg dilaksanakan setelah itu). Tapi di Inggris justru kerajaan sendirilah yg telah menyulut protes umat Islam dg memberi penghargaan tertinggi di Inggris pada seorang Rushdie. Mereka memang tidak pernah puas dalam menyerang, memfitnah, dan menyakiti umat Islam, apalagi pada saat2x sekarang ini dimana mereka merasa sedang “diatas angin” karena merasa sedang memimpin peradaban di berbagai bidang, dimana sebaliknya umat muslim sekarang ini sedang jadi bulan-bulanan karena sedang berada “dibawah”.</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><font color="#000000">“<font size="2"><span>Sir” Salman Rushdie, yg kalau anda perhatikan wajah &amp; penampilannya, anda akan melihat bahwa ada nuansa aneh di wajahnya yg menurut saya terlihat sangat cocok untuk memerankan seseorang yg merupakan titisan setan dalam film2x horror Holliwood, bahkan tanpa memerlukan make-up lagi, tinggal menambahkan dua buah tanduk di kepalanya..  Seorang kontroversial yg konon kabarnya justru tercantum sbg beragama Islam dalam “KTP”-nya, yg telah membuat gusar umat muslim sedunia, kini bisa menepuk dada dg pemberian gelar itu, ia bisa lebih dekat dg kalangan kerajaan Inggris dan juga mendapatkan perlindungan resmi secara langsung dari kerajaan Inggris sebagai seorang “bangsawan”. Semua itu ia peroleh karena “jasanya” pada pihak barat dg menulis buku yg merupakan penghinaan bagi umat Islam. Begitulah wajah dari “kebijakan” dunia barat sekarang ini. Kita tunggu saja saatnya Allah akan membalikkan semuanya. Masa itu pasti akan tiba.. insyaallah..</span></font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">-rkh-</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=25&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/07/16/sir-salman-rushdie-sang-penghujat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rkhblog.files.wordpress.com/2007/07/rushdie.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Salman Rushdie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana mengucapkan kata “Linux”?</title>
		<link>http://rkhblog.wordpress.com/2007/07/10/bagaimana-mengucapkan-kata-%e2%80%9clinux%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://rkhblog.wordpress.com/2007/07/10/bagaimana-mengucapkan-kata-%e2%80%9clinux%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jul 2007 12:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rkh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rkhblog.wordpress.com/2007/07/10/bagaimana-mengucapkan-kata-%e2%80%9clinux%e2%80%9d/</guid>
		<description><![CDATA[ 	 	 	 	 	 	Aku tidak ingat lagi saat pertama kali mengetahui tentang Linux, mana yg lebih dulu, “membaca” kata Linux atau “mendengar” kata Linux. Saat itu aku masih tinggal di Surabaya, dan bahasa daerah setempat membuat kata Linux diucapkan dg lafal : “Linuk”, membuang bunyi “s” di belakang yg mestinya menyertainya (kecuali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=24&subd=rkhblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><title></title> 	 	 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	-->Aku tidak ingat lagi saat pertama kali mengetahui tentang Linux, mana yg lebih dulu, “membaca” kata Linux atau “mendengar” kata Linux. Saat itu aku masih tinggal di Surabaya, dan bahasa daerah setempat membuat kata Linux diucapkan dg lafal : <strong>“Linuk”</strong>, membuang bunyi <strong>“s”</strong> di belakang yg mestinya menyertainya (kecuali di even2x resmi tentunya..).</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Saat sekarang tinggal di Jakarta, aku baru mendengar kata Linux sering diucapkan dg mengikut sertakan bunyi “s” di belakang seperti semestinya. Seorang dosen yg baru datang dari Malaysia setelah tinggal selama beberapa tahun di sana, mengucapkan kata Linux dg lafal : <strong>“Linaks”</strong>, membuat aku berpikir kalau mungkin di Malaysia orang menyebut kata Linux seperti itu.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Aku pernah berpikir, bagaimana sebenarnya mengucapkan kata Linux yg paling benar. Hal ini mengingat pencipta Linux adalah Linus Torvalds, seorang yg berasal dari sebuah negara skandinavia yaitu Finlandia. Sedangkan kita tahu bahwa dalam bahasa2x orang bule seringkali suatu kata diucapkan sangat berbeda dari cara penulisannya. Seperti dalam bahasa Inggris kata “bus” dibaca “bas”, kata “rule” dibaca “rul”, kata “line” dibaca “lain”, kata “kiss” dibaca “kis”, dll. yg menunjukkan tidak ada pengucapan yg konsisten untuk vocal “I&#8217; maupun “U”. <strong>Jadi bagaimana mengucapkan kata LINUX yg benar..?</strong> Kalau Linus adalah orang Indonesia, aku yakin tidak ada masalah sama sekali, karena dalam bahasa Indonesia vokal diucapkan secara konsisten, “I” ya dibaca “I”, kalau “U” ya dibaca “U”, jadi kata “Linux” pasti mengucapkannya ya “Linux”. Tapi Linus bukan orang Indonesia&#8230;  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Jawabannya terkuak waktu membaca buku <strong>“Linux untuk administrator Windows” </strong><span>(edisi terjemahan)</span> yg ditulis oleh <strong>Mark Minasi &amp; Dan York</strong>, pakar TI dari USA. Di sana kedua penulisnya yg orang amerika pada saat awal 2x mengenal Linux ternyata juga mempertanyakan hal yg sama : bagaimana menyebutkan kata Linux dg benar? Mereka sangat menyadari akan kaidah bahasa2x yg berasal dari belahan Eropa (Inggris, Jerman, Perancis, dll.) seringkali tidak konsisten dalam pengucapan vocal, maka bagaimana dg Linux yg diciptakan oleh seorang pria Finlandia? Di buku itu mereka mengatakan kalau mereka akhirnya mendapatkan jawabannya saat menghadiri sebuah seminar tentang Linux di mana salah satu pembicara utamanya adalah Linus Torvalds sendiri. <strong>Saat berbicara di depan peserta seminar, Linus ternyata mengucapkan operating system ciptaannya itu dg lafal : LINIX!</strong> Ya, ternyata cara mengucapkan kata Linux menurut penciptanya adalah sama dg cara melafalkan beberapa OS yg merupakan Unix clan, yaitu dg akhiran “ix”. Unix, Minix, Aix,&#8230;.. , dan&#8230; Linix. Dan kemungkinan itu bukan disebabkan oleh bahasa atau logat Finlandia dari mana Linus berasal, tapi hanya sebagai penghormatan bagi OS Unix yg merupakan “induk” dari OS ciptaannya.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tapi bagaimanapun itu hanyalah sebagai pengetahuan saja yg mungkin akan berguna saat berbicara dg para pakar yg lebih memahami Linux supaya kita tidak terheran-heran kalau ada yg mengucapkan Linux dg lafal “Liniks” dan mengira ia melakukan kesalahan pengucapan. Yg penting memang bukanlah bagaimana cara mengucapkannya, tapi tentu saja lebih kearah bagaimana dapat menggunakannya dg baik, dan bagaimana agar orang dapat melihat OS ini sebagai software yg dapat menjadi pilihan utama, bukan lagi pilihan alternatif seperti yg terjadi sekarang ini.  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">-rkh-</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rkhblog.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rkhblog.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rkhblog.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rkhblog.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rkhblog.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rkhblog.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rkhblog.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rkhblog.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rkhblog.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rkhblog.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rkhblog.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rkhblog.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rkhblog.wordpress.com&blog=1267280&post=24&subd=rkhblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rkhblog.wordpress.com/2007/07/10/bagaimana-mengucapkan-kata-%e2%80%9clinux%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/66c699e687285a3219e7e0e8b12b00ba?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rkh</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>